Manfaat dan Hambatan Pengembangan Jaringan Inovasi bagi Peningkatan Daya Saing UKM Perikanan

Authors

  • Ophirtus Sumule Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddi
  • Wisman Indra Angkasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
  • Herni Widya Retno Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional

Abstract

Saat ini pengembangan UKM perikanan perlu dilakukan agar memiliki daya saing tinggi sebagai konsekuensi dari perkembangan perekonomian global yang berlangsung sangat cepat dengan tingkat persaingan antar pelaku ekonomi yang sangat ketat. Daya saing UKM perikanan sangat ditentukan oleh kemampuan teknologi dan daya inovasi yang dimilikinya. Untuk itu diperlukan pengembangan jaringan inovasi sebagai media untuk menjembatani kebutuhan teknologi dari UKM perikanan. Di Indonesia, jaringan inovasi diposisikan sebagai wahana untuk membangun keterkaitan dan kemitraan antar aktor, serta mendinamisasikan aliran pengetahuan, inovasi, difusi, dan pembelajaran sebagai bagian dari penguatan sistem inovasi. Dengan adanya jaringan inovasi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kehadiran jaringan inovasi dalam UKM Perikanan secara umum melingkupi (1) memperluas basis pelanggan; (2) para pemangku kepentingan dapat membagi beban baik untuk biaya maupun resiko karena melakukan inovasi; (3) percepatan kemampuan penguasaan teknologi.Kata kunci: UKM perikanan; jaringan inovasi; daya saing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Freeman C. 1995. The National System of Innovation. in Historical Perspective. Cambridge Journal of Economics. Page 5-24.

Freidheim Jr., Cyrus. (1999). The Battle of the Alliances. Management Review. September 1999. V. 88, N. 8 pp. 46-51.

Kautz, Judith. (2000). Strategic Alliances: A Key Business Tool for Entrepreneurs. Dari http://entrepreneurs.about.com/library/weekly/n061500.htm.

Nelson, R., (ed). (1993). National Innovation Systems: A Comparative Analysis. New York (NY): Oxford University Press.

Pricewaterhouse Coopers. (2000). Trendsetter Barometer.

Rahayu. 2005. Analisis Pernan Perusahaan Modal Ventura dalam Mengembang-kan UKM di Indonesia. Badan Pengkajian Ekonomi, Keuangan dan Kerjasama Internasional. Jakarta.

Tambunan T. 2006. Development of Small & Medium Enterprises in Indonesia from the Asia-Pacific Perspective, LPFE-Usakti. Jakarta.

Tambunan T. 2004. Ukuran Daya Saing Koperasi dan UKM. Pusat Studi Industri. Universitas Trisakti. Hlm 4-6. Jakarta.

Tambunan T. 2000. Development of Small-Scale Industries during the New Order Government in Indonesia, Aldershot: Ashgate.

Taufik, T. A. 2009. Kebijakan Inovasi di Indonesia. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta.

Taufik, T. A. 2005. Pengembangan Sistem Inovasi Daerah: Perspektif Kebijakan. P2KTPUDPKM-BPPT. Jakarta.

Taufik, T. A. 2000. Sistem Inovasi. Kedeputian Pengkajian Kebijakan Teknologi. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta.

Downloads

Published

2020-07-22

How to Cite

Sumule, O., Angkasa, W. I., & Retno, H. W. (2020). Manfaat dan Hambatan Pengembangan Jaringan Inovasi bagi Peningkatan Daya Saing UKM Perikanan. Prosiding Simposium Nasional Kelautan Dan Perikanan, (7). Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/proceedingsimnaskp/article/view/10816