Hubungan Praktik Kesehatan pada Awal Kehidupan dengan Kejadian Stunting pada Balita

Sutrani Rachmawati, Putri Bungsu Machmud, Ratna Djuwita Hatma

Abstract


Banten memiliki prevalensi stunting tertinggi (29,6%) di pulau Jawa dan terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Praktik kesehatan seperti IMD, ASI eksklusif, MP-ASI, dan vitamin A sangatlah penting selama masa pertumbuhan di awal kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan praktik kesehat- an pada awal kehidupan dengan kejadian stunting pada balita usia 6-23 bulan di Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan data sekunder PSG. Populasi penelitian ini adalah balita yang menjadi sampel PSG Provinsi Banten sebanyak 2438 balita. Sampel diambil secara total sampling dan terpilih 840 balita yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda. Sebanyak 25,36% mengalami stunting. Praktik kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting (p=0,111) setelah dikontrol oleh variabel usia balita, jumlah anggota rumah tangga, pendidikan ibu, dan interaksi praktik kesehatan dengan pendidikan ibu. Namun, hasil uji interaksi menunjukan bahwa balita yang praktik kesehatannya tidak sesuai dan pendidikan ibunya tinggi berisiko 0,63 (95%CI: 0,36-1,11) kali untuk menjadi stunting, dan balita yang praktik kesehatannya sesuai dan pendidikan ibunya rendah berisiko 1,82 (95%CI: 0,90-3,67) kali untuk menjadi stunting. Praktik kesehatan tidak berhubungan dengan kejadian stunting, namun variabel interaksi praktik kesehat- an dan pendidikan ibu berhubungan dengan kejadian stunting. 


Keywords


Stunting, praktik kesehatan

Full Text:

PDF

References


United Nations Children's Fund. Improving child nutrition. New York: United Nations Children's Fund; 2013.

Stewart CP, Iannotti L, Dewey KG, Michaelsen KF, Onyango AW. Contextualising complementary feeding in a broader framework for stunting prevention. Maternal & child nutrition. 2013;9:27-45.

United Nations Children's Fund, World Health Organization, The World Bank Group. Levels and trends in child malnutrition. New York; 2018.

Kementrian Kesehatan, Direktorat Gizi Masyarakat. Pemantauan status gizi tahun 2017. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI; 2017.

World Health Organization [Internet]. Geneva: Cut-off points and summary statistics; [cited 2018 January 10]. Available from:https://www.who.int/nutgrowthdb/about/introduction/en/index5.html.

World Health Organization [Internet]. Geneva: The WHO child growth standards; [cited 2018 January 10]. Available from: https://www.who.int/childgrowth/en/.

United Nations Children's Fund. UNICEF’s approach to scaling up nutrition for mothers and their children. New York; 2015.

Kismul H, Acharya P, Mapatano MA, Hatløy A. Determinants of childhood stunting in the Democratic Republic of Congo: further analysis of Demographic and Health Survey 2013–14. BMC public health. 2018;18(1):74.

Lestari ED, Hasanah F, Nugroho NA. Correlation between non-exclusive breastfeeding and low birth weight to stunting in children. Paediatrica Indonesiana. 2018;58(1):123-7.

Khasanah DP, Hadi H, Paramashanti BA. Waktu pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) berhubungan dengan kejadian stunting anak usia 6-23 bulan di Kecamatan Sedayu. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics). 2016;4(2):105-11.

Simanjuntak BY, Haya M, Suryani D, Ahmad CA. Early Inititation of Breastfeeding and Vitamin A Supplementation with Nutritional Status of Children Aged 6-59 Months. Kesmas: National Public Health Journal. 2018;12(1):107-13.

García Cruz L, Gonzalez Azpeitia G, Reyes Suarez D, Santana Rodríguez A, Loro Ferrer J, Serra-Majem L. Factors associated with stunting among children aged 0 to 59 months from the central region of Mozambique. Nutrients. 2017;9(5):491.

Abeway S, Gebremichael B, Murugan R, Assefa M, Adinew YM. Stunting and Its Determinants among Children Aged 6–59 Months in Northern Ethiopia: A Cross-Sectional Study. Journal of nutrition and metabolism. 2018;2018(1078480):1-8.

Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 10 Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak, (2011).

Laksminingsih E. Can early initiation to breastfeeding prevent stunting in 6–59 months old children? Journal of Health Research. 2018;32(5):334-41.

Utami Hamdany Sakti A, Saifuddin Sirajuddin. Risk factors of stunting case on children aged 24-59 months in slums of makassar city IOSR Journal of Nursing and Health Science. 2018;7(1):17-22.

Paramashanti BA, Hadi H, Gunawan IMA. Pemberian ASI eksklusif tidak berhubungan dengan stunting pada anak usia 6–23 bulan di Indonesia. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics). 2016;3(1):162-74.

Ni’mah K, Nadhiroh SR. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia. 2016;10(1):13-9.

Paramashanti BA, Paratmanitya Y, Marsiswati M. Individual dietary diversity is strongly associated with stunting in infants and young children. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2017;14(1):19-26.

Permadi MR. Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dan Air Susu Ibu Eksklusif Dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-24 bulan di Kabupaten Boyolali [Tesis]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret; 2016.

Rahmad AHA, Miko A. Kajian Stunting pada Anak Balita berdasarkan Pola Asuh dan Pendapatan Keluarga Di Kota Banda Aceh. Kesmas Indonesia. 2016;8(02):63-79.

Fitri L. Hubungan BBLR Dan Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan. 2018;3(1):131-7.

Subandra Y, Zuhairini Y, Djais J. Hubungan pemberian ASI Eksklusif dan Makanan Pendamping ASI terhadap Balita Pendek Usia 2 sampai 5 tahun di Kecamatan Jatinangor. Jurnal Sistem Kesehatan. 2018;3(1).

Sulistyaningsih DA, Panunggal B, Murbawani EA. Hubungan Antara Status Iodium Dan Panjang Badan Pada Anak Stunting Usia 12-24 Bulan [Skripsi]. Semarang: Diponegoro University; 2018.

World Health Organization [Internet]. Geneva: Infant and young child feeding; [cited 2018 January 10]. Available from: https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding.

Joan Webster-Gandy AM, and Michelle Holdsworth. Oxford handbook of nutrition and dietetics. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v15i2.6334

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published By:

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Office : Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Faculty of Public Health, Hasanuddin University,

Tamalanrea, Makassar, South Sulawesi, 90245  View on Google Maps

Email  :  jurnal.mkmi@gmail.com / jurnalmkmi@fkm.unhas.ac.id

Phone : +628114440454

 

INDEXING


width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats