Perilaku Menyusui pada Ibu dengan HIV-AIDS di Kota Yogyakarta

Pariawan Lutfi Ghazali, Faizia Maulida

Abstract


World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan untuk anak yang lahir dari ibu terinfeksi HIV yang telah mendapatkan terapi ARV. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi, perilaku, dan faktor yang mempengaruhi perilaku menyusui pada ibu dengan HIV-AIDS di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi sebagai metode pengambilan data. Subjek penelitian adalah ibu menyusui dengan HIV-AIDS, keluarga, dan pendamping. Validitas data diuji dengan metode triangulasi sumber. Data penelitian diolah dengan metode perbandingan tetap. Penelitian ini menunjukkan bahwa ibu menyusui dengan HIV-AIDS di Yogyakarta berpendapat proses memberikan asupan gizi kepada bayi merupakan kodrat seorang perempuan yang tidak dapat digantikan oleh siapapun. Perilaku menyusui ibu dengan HIV-AIDS di Yogyakarta terbagi menjadi ibu yang memberikan susu formula, ASI, dan donor ASI. Faktor yang memengaruhi perilaku menyusui ibu dengan HIV-AIDS di Yogyakarta, yaitu faktor internal dan dukungan dari keluarga, pendamping, tenaga kesehatan, serta teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu menyusui dengan HIV-AIDS memiliki alasan terkait risiko penularan HIV dalam memutuskan perilaku menyusui.


Keywords


Perilaku, menyusui, HIV-AIDS

Full Text:

PDF

References


World Health Organization. HIV/AIDS: Data and statistics [Online Report]. 2015. Available at: https://www.who.int/hiv/data/en/

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Komisi Penanggulangan AIDS DIY. Profil Data HIV/AIDS. Yogyakarta: Komisi Penanggulangan AIDS DIY; 2015.

World Health Organization. Indonesia HIV Country Profile: 2014 [Online Report]. 2015. Available at: http://cfs.hivci.org/country-factsheet.html

Kemenkes RI. Pedoman Manajemen Program Pencegahan Penularan HIV dan Sifilis dari Ibu ke Anak. Jakarta: Kementerian kesehatan RI; 2015. Available at: http://siha.depkes. go.id/portal/files_upload/Pedoman_Manajemen_PPIApdf.pdf

IDAI. Indonesia Menyusui. [Edisi 1]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2010.

Suradi R. Tata Laksana Bayi dari Ibu Pengidap HIV/AIDS. Sari Pediatri. 2003;4(4):180–185.

World Health Organization. Guideline on When to Start Antiretroviral Therapy and on Pre-Exposure Prophylaxis for HIV [Edisi 1]. World Health Organization; 2015.

World Health Organization. Mother-to-Child Transmission of HIV [Report Online]. 2015. Available at: https://www.who.int/hiv/topics/mtct/en/

Moeloeng LJ. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2017.

Jalaludin Rakhmat. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2017.

Umeobieri A, Mbachu C, Uzochukwu BSC, Elias A, Omotowo B, Agunwa C, et al. Perception and Practice of Breastfeeding among HIV Positive Mothers Receiving Care for Prevention of Mother to Child Transmission in South-East, Nigeria. International Breastfeeding Journal. 2018;13(50):1–8.

Gejo NG, Gebrehiwot H, Weldearegay, Tesfay K, Ermias D, Mekango, et al. Exclusive Breastfeeding and Associated Factors among HIV Positive Mothers in Northern Ethiopia. PLoS One. 2019;14(1):1-10.

Thaha ILM, Razak R, Ansariadi. Determinants of Exclusive Breastfeeding among Muliparous in Jeneponto. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2015;11(4):247–252.

Haerana BT, Salfiantini, Ridwan M. Increased Comprehensive Knowledge of HIV and AID Through the Peer Group. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2015;11(2):132–138.

Cuinhane CE, Coene G, Roelens K, Vanroelen C. Exploring Perceptions and Practices of Biomedical Norms during Exclusive Breastfeeding among HIV-Positive Lactating Mothers in Mozambique. Journal of AIDS & Clinical Research. 2017;8(4):1-11.

Britton J, Britton H, Gronwaldt V. Breastfeeding, Sensitivity, and Attachment. Pediatrics. 2006;118(5):1436–1443.

ICEA. Skin-to-Skin Contact. [Position Paper]. Raleiigh, North Carolina, USA: International Childbirth Education Association;2015. Available at: https://icea.org/wp-content/uploads/2016/01/Skin_to_Skin_Contact_PP.pdf

Hendarto A, Pringgadini K. Nilai Nutrisi Air Susu Ibu. In: Hegar B, Suradi R, Hendarto A, Partiwi IG. Bedah ASI. [Edisi 1]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2008. pp 45–97.

Hazemba AN, Ncama BP, Sithole SL. Promotion of Exclusive Breastfeeding among HIV-Positive Mothers : an Exploratory Qualitative Study. International Breastfeeding Journal. 2016;11(9):1–10.

Aishat U, David D, Olufunmilayo F. Exclusive Breastfeeding and HIV/AIDS: a Cross Sectional Survey of Mothers Attending Prevention of Mother-to-Child Transmission of HIV Clinics in Southwestern Nigeria. The Pan African Medical Journal. 2015;21(309):1–6.

Elisa, Parwati DM, Iis Sriningsih. Pengalaman Ibu yang Terdeteksi HIV tentang Dukungan Keluarga Selama Persalinan. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2012;8(1):35–41.

Crawley S, Wall S, Serghides L, Dryer M. Feedback-Guided Development for Patient Education Animation : HIV Transmission via Breastfeeding. The Joyrnal of Biocommunication. 2018;42(2).

Ari Yunanto. Masalah Penggunaan Dot pada Bayi. [Article Online]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2013. Available at: http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/masalah-penggunaan-dot-pada-bayi

Sulchan M, Nur E. Keamanan Pangan Kemasan Plastik dan Styrofoam. Majalah Kedokteran Indonesia. 2007;57(2):54–59.

Permenkes Nomor 39 Tahun 2013. Tentang Susu Formula Bayi dan Produk Bayi Lainnya. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

MUI. Seputar Masalah Donor Air Susu Ibu (Istirdla’). Jakarta: Majelis Ulama Indonesia; 2013.

World Health Organization. HIV and Infant Feeding. [Report Online]. 2015. Available at: https://www.who.int/maternal_child_adolescent/topics/child/nutrition/hivif/en/

Besar DS, Eveline P. Air Susu Ibu dan Hak Bayi. In: Hegar B, Suradi R, Hendarto A, Partiwi IG. Bedah ASI. [Edisi 1]. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2008. pp 1–15.

Arbon S, Byrne J. The Reliability of a Breastfeeding Questionnaire. Breastfeeding Review. 2001;9(2):23–32.

Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2011.

Conroy DE, Kaye MP, Fifer A. Cognitive Links between Fear of Failure and Perfectionism. Jornal of Rational Emotive & Cognitive Behaviour Therapy. 2007;25:237–253.

Ramadani M. Family’s Support as the Dominant Factor of Exclusive Breastfeeding. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2017;13(1):34–41.

Nugroho P. Coping Stres pada Orang dengan HIV dan AIDS. [Tesis]. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang; 2009.

Sutriani. The Relationship between HIV/AIDS Care Service Quality and Patient Satisfaction in Labuang Baji Public Hospital, Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia.2013;9(4):212–220.




DOI: http://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v15i4.7931

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published By:

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Office : Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Faculty of Public Health, Hasanuddin University,

Tamalanrea, Makassar, South Sulawesi, 90245  View on Google Maps

Email  :  jurnal.mkmi@gmail.com / jurnalmkmi@fkm.unhas.ac.id

Phone : +628114440454

 

INDEXING


width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats