Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia adalah penyebab kematian menular terbesar pada anak-anak di seluruh dunia dan membunuh 740.180 anak di bawah usia 5 tahun pada tahun 2019, terhitung 14% dari semua kematian anak di bawah 5 tahun tetapi 22% dari semua kematian pada anak berusia 1 hingga 5 tahun. Indonesia termasuk salah satu dari 30 negara dengan beban pneumonia tertinggi di dunia. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bira Kota Makassar. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita berusia 12-59 bulan dan terdiagnosa pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Bira serta dipilih secara purposive sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji odds ratio. Hasil: Berdasarkan hasil analisis odds ratio ditemukan bahwa jenis kelamin balita (OR=3,27, 95% CI = 1,384-7,758) dan status gizi balita (OR = 4,73, 95% CI = 1,842 - 12,163) merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita. Sedangkan, riwayat ASI eksklusif (OR=1,30, 95% CI=0,597-2,867), riwayat imunisasi (OR=1,76, 95% CI=0,503-6,169), tingkat pengetahuan ibu (OR=1,42, 95% CI=0,66-3,081), kebiasaan merokok anggota keluarga (OR=0,78, 95% CI=0,346-1,795), akses pelayanan kesehatan (OR=1,28, 95% CI=0,485-3,420), dan riwayat asma (OR=1,66, 95% CI=0,422-6,582) bukan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita. Kesimpulan: Jenis kelamin balita dan status gizi balita merupakan faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bira Kota Makassar Tahun 2024. Diharapkan agar ibu balita lebih memperhatikan asupan gizi yang cukup dan seimbang guna mencegah risiko pneumonia.

Keywords

Pneumonia ibu gizi balita imunisasi

Article Details

Author Biographies

Aina Syamira, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Ummu Salmah, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Muhammad Tahir Abdullah, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Syamira, A., Salmah, U., & Abdullah, M. T. (2025). FAKTOR RISIKO KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIRA KOTA MAKASSAR TAHUN 2024. Hasanuddin Journal of Public Health, 6(1), 46–55. https://doi.org/10.30597/hjph.v6i1.36291

References

  1. World Health Organization (WHO). Pneumonia. 2022. https://www.afro.who.int/health-topics/air-pollution
  2. UNICEF.Every Child’s Right to Survive : n agenda to End Pneumonia Deaths. United Nations International Children’s Emergency Fund. 2020.
  3. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Sulawesi Selatan 2021. 2022.
  4. Kemenkes RI. Profil Dinas Kesehatan Kota Makassar 2022. 2022a.
  5. Garina, L. A., Putri, S. F., & Yuniarti. Hubungan Faktor Risiko dan Karakteristik Gejala Klinis Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita. Global Medical and Health Comunnication. 2016;4(1), 26-32.
  6. Mardani, R. A., Pradigo, S. F., & Mawarni, A. Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Anak Usia 12-48 Bulan (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Gombong Ii Kabupaten Kebumen Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2018;6(1), 581-590.
  7. Sutriana, V.N., Sitaresmi, M. N. & Wahab, A. Risk factors for childhood pneumonia: a case control study in a high prevalence area in Indonesia. Clinical and Experimental Pediatrics. 2021;64 (11), 588-595.
  8. Rosmawati, D., indari, F., Anggraini, H., Ningsih, T, R. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Puskesmas Haji Pemanggilan Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2023. Jurnal Ners. 2024;8(2), 1765-1775.
  9. Efni, Y., Machmud, R., & Pertiwi, D. Faktor risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Padang. Andalas Journal of Health. 2016;5(6). 365-369.
  10. Fauziah, M., Cahyaningsih, H., Sofyana, H., & Kusmiati. Hubungan Riwayat Pemberian ASI dengan Kejadian Pneumonia pada Balita. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2021;1(1).
  11. Talarima, B., Lawalata, I. V., & Pantouw, F. F. Systematic Review Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita. Moluccas Health Journal. 2022;4(3).
  12. A’yuni, Z. Q., Mamesah, L. S., & Marhana, I. A. Faktor Risiko Jenis Kelamin Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita di RSUD dr. Soedarso. Jurnal Bidan Cerdas. 2021;4(4).
  13. Husna, M., Pertiwi, F. D., & Nasution, A. S. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia pada Balita di Puskesmas Semplak Kota Bogor 2020. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2022;5(3), 273-280.
  14. Chairunnisa, P., Nugrohowati, N., & Chairani, A. Analisis Faktor Risiko Kejadian Pneumonia pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Cinere Kota Depok Tahun 2018. Jurnal IKRA-TH Humaniora. 2021;5(2), 1-10.
  15. Hartati, S., Nurhaeni, N., & Gayatri, D. Faktor Risiko Terjadinya Pneumonia Pada anak Balita. Jurnal Keperawatan Indonesia. 2012;15(1), 13-20.
  16. Handayani, R., Budhi, K., Setyawan, H., Mexitalia, M., & Adi, S. Beberapa Faktor Risiko Kejadian Pneumonia Pada Balita (Studi di Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo). Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang. 2016.
  17. Budihardjo, S. N., & Suryawan, I. W. B. Faktor-Faktor Resiko Kejadian Pneumonia pada Pasien Pneumonia Usia 12-59 Bulan di RSUD Wangaya. Intisari Sains Media. 2020;11(1), 398-404.

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.