Main Article Content

Abstract







Infeksi parasit usus adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang. Kecacingan pada ibu hamil diketahui dapat menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko kecacingan pada ibu hamil di kawasan permukiman kumuh Kecamatan Tallo Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 542 ibu hamil, dengan jumlah sampel sebanyak 70 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan di kawasan permukiman kumuh wilayah kerja Puskesmas Rappokalling dan Puskesmas Kaluku Bodoa Kecamatan Tallo pada bulan Oktober-November 2020 dan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling dengan propotional random sampling terlebih dahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan (p=0,051), memotong kuku (p=0,001), dan memakai alas kaki (p=0,088) serta tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci sayuran mentah dan kepemilikan jamban (p=1,000) dengan kejadian kecacingan pada ibu hamil di kawasan permukiman kumuh Kecamatan Tallo. Terdapat hubungan antara kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan memotong kuku, dan kebiasaan memakai alas kaki dengan kejadian kecacingan, serta tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci sayuran mentah, dan kepemilikan jamban dengan kejadian kecacingan pada ibu hamil di kawasan permukiman kumuh Kecamatan Tallo. Diharapkan bagi masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan sanitasi lingkungan dan personal higine dengan baik. Petugas kesehatan baik perawat, bidan dan dokter dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya menjaga kebersihan atau personal hygiene bagi ibu hamil.





Keywords

Prevalensi Kecacingan Ibu hamil Kumuh

Article Details

Author Biographies

Alifah Nurjannah Triputri, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Ansariadi Ansariadi

Departemen Epidemiologi FKM Universitas Hasanuddin

Rismayanti Rismayanti, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi FKM Universitas Hasanuddin
How to Cite
Alifah Nurjannah Triputri, Ansariadi, A., & Rismayanti, R. (2021). DETERMINAN KECACINGAN PADA IBU HAMIL DI KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KECAMATAN TALLO MAKASSAR: Determinant oDeterminant of Helminths in Pregnant Women in Slum Areas, Tallo Makassar Districtf Helminths in Pregnant Women in Slum Areas, Tallo Makassar District. Hasanuddin Journal of Public Health, 2(1), 42-55. https://doi.org/10.30597/hjph.v2i1.12518

References

  1. WHO. WHO | Deworming: Every Girl and Every Woman Has the Right to Be Treated. WHO. 2018.
  2. Feleke, B. E.; Jember, T. H. Prevalence of Helminthic Infections and Determinant Factors among Pregnant Women in Mecha District, Northwest Ethiopia: A Cross Sectional Study. BMC Infect. Dis. 2018;18(1). https://doi.org/10.1186/s12879-018-3291-6.
  3. Rosyidah, H. N.; Prasetyo, H. Prevalensi Infeksi Cacing Usus pada Anak di Kampung Pasar Keputran Utara, Surabaya Tahun 2017. J. Vocat. Heal. Stud. 2018;01:97–101. https://doi.org/10.20473/jvhs.
  4. Sari, S, D. Hubungan Infeksi Cacing dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Gandus Tahun 2016. J. Kesehat. Abdurahman Palembang. 2019;8(1):15–24.
  5. Samudar, N.; Hadju, V.; Jafar, N. Hubungan Infeksi Kecacingan Dengan Status Hemoglobin Pada Anak Sekolah Dasar Diwilayah Pesisir Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan Tahun. [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2013.
  6. Mengist, H. M.; Zewdie, O.; Belew, A. Intestinal Helminthic Infection and Anemia among Pregnant Women Attending Ante-Natal Care (ANC) in East Wollega, Oromia, Ethiopia. BMC Res. Notes. 2017;10(1):1–9. https://doi.org/10.1186/s13104-017-2770-y.
  7. Mega, R.; Lilly, S.; Yanti Ernalia, H. Hubungan Higien Personal dengan Infestasi Soil Transmitted Helminths pada Ibu Hamil di Kelurahan Sri Meranti Daerah Pesisir Sungai Siak Pekanbaru; 2014; Vol. 1.
  8. Sari, O. P.; Rosanti, T. I.; Susiawan, L. D. Hubungan Perilaku Kebersihan Perorangan dengan Kecacingan pada Siswa SD Susukan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Mandala Heal. 2019;12(1):120. https://doi.org/10.20884/1.mandala.2019.12.1.1454.
  9. Sumolang, P. P.; Anastasia, H.; Widjaja, J.; Samarang. The Prevalence of Helminthiasis Prevalence in Palu, Sulawesi Tengah. 2014:75–80.
  10. Gebrehiwet, M. G.; Medhaniye, A. A.; Alema, H. B. Prevalence and Associated Factors of Soil Transmitted Helminthes among Pregnant Women Attending Antenatal Care in Maytsebri Primary Hospital, North Ethiopia. BMC Res. Notes. 2019;12(1):4–9. https://doi.org/10.1186/s13104-019- 4684-3.
  11. Sinaga, R. J.; Hasanah, N. Determinan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat Tahun 2019. J. Untuk Masy. Sehat. 2019;3(2):179–192.
  12. Ningsi, R. W.; Hasanuddin, A. P.; Risnawati. Identifikasi Infeksi Kecacingan pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bonto Bangun. J. TLM Blood Smear 2021;2(1):12–17.
  13. Nurdin, S. S.; Kresnawati Wahyu Setiono, I. T. Hubungan Kepemilikan dan Kondisi Jamban Terhadap Kejadian Infeksi Cacing Usus pada Anak Usia Sekolah. Cendana Med. J. 2020;1(15):16– 23.
  14. Kurniawati, E. Behavior Relationship Mother and Ownership of Toilet Families With Children Events. J. Endur. 2016;1(2):94–99. https://doi.org/10.22216/jen.v1i2.988.
  15. Wahyuni, D.; Kurniawati, Y. Prevalensi Kecacingan dan Satus Gizi pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Penida (Np) Iii, Klungkung, Bali. J. Ilm. Kesehat. 2019;10(2):130– 136. https://doi.org/10.37012/jik.v10i2.47.