Kontribusi Teknologi, Modal, dan Keterampilan Petani Terhadap Produktivitas Bawang Merah

Isi Artikel Utama

Abd Fajar
Indriani Indriani
A. Muh. Ayyub Ht
Sadly ashari Said

Abstrak

Kinerja usahatani yang belum optimal mendorong pentingnya telaah terhadap kontribusi adopsi teknologi, permodalan, dan kompetensi petani dalam meningkatkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana adopsi teknologi, ketersediaan modal, serta tingkat keterampilan petani memengaruhi produktivitas usahatani bawang merah di wilayah Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang. Studi ini dilaksanakan pada Februari 2025 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei sebagai teknik pengumpulan data utama. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 60 petani yang dipilih secara acak sebagai responden. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian terhadap asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel adopsi teknologi, permodalan, dan tingkat keterampilan petani memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan produktivitas usahatani bawang merah. Secara parsial, adopsi teknologi memberikan pengaruh positif dan signifikan, sedangkan modal dan keterampilan menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Koefisien determinasi sebesar 37,8% menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan variasi produktivitas secara moderat. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas faktor produksi sangat bergantung pada implementasi dan pengelolaan di tingkat usahatani. Oleh karena itu, kebijakan pertanian yang mendukung peningkatan akses terhadap teknologi, efisiensi pemanfaatan modal, serta peningkatan keterampilan teknis petani menjadi krusial untuk mendorong produktivitas pertanian.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Fajar, A., Indriani, I., Ayyub Ht, A. M., & Said, S. (2025). Kontribusi Teknologi, Modal, dan Keterampilan Petani Terhadap Produktivitas Bawang Merah . Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(1), 49–62. https://doi.org/10.20956/jsep.v21i1.44979
Bagian
Articles

Referensi

Ansar, M., and Paiman. (2023). Keragaan Teknologi untuk Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah Varietas Lembah Palu: Sebuah Review. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(1), 9–16.

Antonio, M. E. R., Faye, A., Corredor, B. B., Baumuller, H., and Braun, J. von. (2025). Productivity effects of agroecological practices in Africa:insights from a systematic review and meta-analysis. Food Security, (17), 207–229.

Awotide, B. A., Karimov, A. A., and Diagne, A. (2016). Agricultural technology adoption, commercialization and smallholder rice farmers’ welfare in rural Nigeria. Agricultural and Food Economics, 4(1).

Ayim, C., Kassahun, A., Addison, C., and Tekinerdogan, B. (2022, December 1). Adoption of ICT innovations in the agriculture sector in Africa: a review of the literature. Agriculture and Food Security, Vol. 11. BioMed Central Ltd.

Badan Pusat Statistik. (2023). Sensus Pertanian 2023. Jakarta.

Bhasker, P., Singh, R. K., Gupta, R. C., Sharma, H. p, and Gupta, P. K. (2018). Effect of drip irrigation on growth and yield of onion (Allium cepa L.). Journal of Spices and Aromatic Crops, 1(27), 32–37.

BPS Enrekang. (2024). Kabupaten Enrekang dalam Angka 2024. Enrekang.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Semarang: Universitas Diponegoro.

Kementerian Pertanian. (2024). Analisis Kinerja Perdagangan Bawang Merah. Jakarta.

Khatun, M. F., and Haider, M. Z. (2016). Impact of Technology Adoption on Agricultural Productivity. In Journal of Agriculture and Crops ISSN (Vol. 2).

Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rahman, F. A. (2021). Preferensi Risiko Petani Padi dan Faktor yang Memengaruhi Keikutsertaan Asuransi Usahatani Padi di Kabupaten Jember. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Salim, R. R. (2024). Pengaruh Modal Intelektual, Likuiditas, Solvabilitas, dan Privitabilitas terhadap Kinerja Perusahaan Sektor Teknologi dengan Ukuran Perusahaan sevagai Variabel Moderasi. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Saputri, Y. (2025). Pengaruh Faktor Modal, Tenaga Kerja, Luas Lahan Dan Teknologi Terhadap Produksi Bawang Merah Di Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Sawitri, B., Iskandar, E., and Suryani. (2019). Kompetensi Teknis Petani Padi dalam Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Agriekstensia, 18(2), 80–95.

Simatupang, R. S., and Pangaribuan, E. B. E. (2022). Teknologi Budidaya dan Arah Pengembangan Tanaman Bawang Merah (Allium ascolanicum L) di Lahan Gambut. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(1), 23–32.

Sobir, Purwito, A., Wiyono, S., Maharijaya Awang, Chozim, M., Suwarto, … Darma, K. Penyediaan dan Komersialisasi Benih Bermutu Varietas Unggul (200% Rata-Rata Produktivitas Nasional) yang didukung Teknologi Produksi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Daya Saing Bawang Merah. , (2023). Bogor.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, D., Syaukat, Y., and Kusnadi, N. (2020). Optimalisasi Produksi untuk Meningkatkan Profitabilitas Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 4(4), 816–817.

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.