EDUKASI PENCEGAHAN NEGLECTED TROPICAL DISEASE PADA ANAK DAN REMAJA DI PESANTREN YAYASAN ISLAM SYAFIAN HAFIYYA DESA MUARA PENIMBUNG ULU, OGAN ILIR

Authors

  • Dini Arista Putri Fakultas Kesehatan masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indralaya
  • Ditia Fitri Arinda Fakultas Kesehatan masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indralaya
  • Amrina Rosyada Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indralaya
  • Yeni Yeni Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indralaya
  • Ery Erman Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indralaya

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.42132

Keywords:

Neglected tropical disease, Children, cutaneous larva migrans

Abstract

Neglected Tropical Disease called neglected tropical disease because NTD was an infectious disease that receives less attention when compared to other infectious diseases such as HIV/AIDS, Tuberculosis and Malaria. The purpose of this community service is to encourage mothers as cadres in a family to be more aware and pay attention to their health and the health of all family members, especially children from hookworm infection (cutaneous larva migrans). This community service activity was carried out at the Yayasan Islam Hafiyya Islamic boarding school, Muara Penimbung Ulu Village, Ogan Ilir Regency. The target of this community service activity was the parents of students at the Yayasan Islam Hafiyya Islamic boarding school, Muara Penimbung Ulu Village, Ogan Ilir Regency, totaling 34 people. This activity focused on counseling regarding the prevention of neglected tropical diseases in children, especially hookworm infection (cutaneous larva migrans). The method used in this community service activity was empowering the target audience through education on the prevention of neglected disease in children. The media used in the community service activity was Flashcard. Counseling was carried out once with a 2-way communication model. In the community service activities, an evaluation was also carried out on the knowledge and attitudes of guardians of students regarding neglected tropical diseases in this case cutaneous larva migrans. The results of measuring knowledge before and after community service activities showed that flashcard media was quite effective in increasing the knowledge of guardians of students regarding neglected tropical diseases, especially cutaneous larva migrans.   ---   Neglected Tropical Disease disebut sebagai penyakit tropis terabaikan karena NTD merupakan penyakit menular yang kurang mendapatkan perhatian jika dibandingkan dengan penyakit menular lainnya seperti HIV/AIDS, Tuberkulosis dan Malaria. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendorong ibu sebagai kader dalam sebuah keluarga agar lebih sadar dan memperhatikan kesehatan dirinya dan kesehatan seluruh anggota keluarga khususnya anak-anak dari infeksi penyakit cacing tambang (cutaneous larva migrans). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di pesantren Yayasan Islam Hafiyya Desa Muara Penimbung Ulu Kabupaten Ogan Ilir. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah orang tua dari santri pada pesantren Yayasan Islam Hafiyya Desa Muara Penimbung Ulu Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 34 orang. Kegiatan ini fokus pada penyuluhan mengenai pencegahan penyakit tropis terabaikan pada anak-anak khususnya infeksi cacing tambang (cutaneous larva migrans). Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyakarat ini adalah pemberdayaan para khalayak sasaran melalui edukasi pencegahan neglected disease pada anak-anak. Media yang digunakan pada kegiatan pengabdian adalah Flashcard. Penyuluhan dilakukan sebanyak 1 kali dengan model komunikasi 2 arah. Pada kegiatan pengabdian juga dilakukan evaluasi terhadap pengetahuan dan sikap wali santri mengenai penyakit tropis terabaikan dalam hal ini cutaneous larva migrans. Hasil pengukuran terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa media flashcard cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan wali santri terhadap penyakit tropis terabaikan khususnya cutaneous larva migrans.

References

Hadiwiardjo, Y.H., Maria, I., Savitri, P.M., & Saputra, D.A.Y. (2024). Peningkatan Pengetahuan Kecacingan pada Orang Tua Siswa Sebagai Upaya Pemberantasan Kecacingan di SDN Mampang 2 Depok. Panrita Abdi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(4), 890–899.

https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/31814?articlesBySimilarityPage=6

Montgomery, S. M., & Kamb, M. (2023). Cutaneous Larva Migrans : CDC Yellow Book 2024 Travel-Associated Infections & Diseases. National Center for Emerging and Zoonotic Infectious Diseases (NCEZID) Division of Global Migration Health (DGMH). https://wwwnc.cdc.gov/travel/yellowbook/2024/infections-diseases/cutaneous-larva-migrans

Notoadmodjo. (2010). Perilaku Kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.

Novita, S., & Buhari, B. (2018a). Cutaneous Larva Migrans (Vol. 45).

Novita, S., & Buhari, B. (2018b). Cutaneous larva migrans : Laporan Kasus.

Pramawati, A., & Sari, N. (2021). Promosi Kesehatan Mempengaruhi Pengetahuan Siswa Sd Negeri. Public Health and Safety International Journal, 1(01), 1–6. https://doi.org/10.55642/phasij.v1i01.1

Rosdiana, A. I., Raharjo, B. B., & Indarjo, S. (2017). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Higeia Journal of Public Health Research and Developmen, 1(3)(3), 140–150.

Sari, O. P., Wisesa, S., Dwianasari, L., Harini, I. M., & Setiawati, S. (2023). Optimalisasi Pengetahuan Orangtua Dalam Pencegahan Infeksi Soil Transmitted Helmiths (STH) Pada Siswa SDN Ciberem, Sumbang, Kabupaten Banyumas. LINGGAMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 34–42. https://doi.org/https://doi.org/10.20884/1.linggamas.2023.1.1.9378

Shrestha, A., Kusha K.C, Baral, A., Shrestha, R., & Shrestha, R. (2024). Cutaneous larva migrans in a child: a case report and review of literature. 86(1), 530–534. https://doi.org/10.1097/MS9.0000000000001512

Sigalingging, G., Sitopu, S. D., & Daeli, D. W. (2019). Pengetahuan tentang Cacingan dan Upaya Pencegahan Kecacingan. Jurnal Darma Agung Husada, 6(2), 96–104.

Sumanto, D. (2010). Faktor Risiko Infeksi Cacing Tambang Pada Anak Sekolah. Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

Thadchanamoorthy, V., & Dayasiri, K. (2021). Clinical Profile, Risk Factors and Outcomes of Children With Cutaneous Larva Migrans Infection: A Hospital-Based Study. Cureus, 13(4). https://doi.org/10.7759/cureus.14416

Topik, M. M., & Marpaung, R. A. N. (2024). Cutaneous Larva Migrans. Jurnal Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan (KLINIK), 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.55606/klinik.v3i1.2257

Universitas Gadjah Mada. (2024). Apa itu NTD? https://Tropmed.Fk.Ugm.Ac.Id/2020/02/19/Apa-Itu-Ntd/.

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Dini Arista Putri, Ditia Fitri Arinda, Amrina Rosyada, Yeni, Y., & Ery Erman. (2025). EDUKASI PENCEGAHAN NEGLECTED TROPICAL DISEASE PADA ANAK DAN REMAJA DI PESANTREN YAYASAN ISLAM SYAFIAN HAFIYYA DESA MUARA PENIMBUNG ULU, OGAN ILIR . Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(4), 1006–1013. https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.42132

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.