PENYULUHAN PENERAPAN URBAN FARMING DENGAN TEKNIK AKUAPONIK DI KELURAHAN UNTIA, MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.42664Keywords:
Urban Farming, Aquaponic, Sustainable Technology, Urban communitiesAbstract
Urban farming is an alternative solution for utilizing limited land in urban areas in order to support food security and environmental sustainability. This community service carried out in Untia Village, Makassar city integrates aquaponic techniques as a modern agricultural method that combines fish and plant cultivation. This method allows the processing of organic waste from fish into nutrients for plants naturally, thereby reducing the use of chemical fertilizers and supporting environmental sustainability. This service uses a participatory approach with the Participatory Learning and Action (PLA) method to involve groups of housewives, young women and community leaders in counseling, technical training and mentoring. The activity began with preliminary study to identify the challenges of limited land and food needs, followed by interactive counseling about the concept and advantages of aquaponics, as well as training in making an installation as a pilot model. The result of the activity showed an increase in participants’ understanding and skills in applying aquaponic technology independently. The success of the pilot installation proves the effectiveness of this method in optimizing limited space for the production of communities. This service not only reduces waste and pollution, but also changes people’s mindset towards unproductive use of space. This dedication emphasizes that technological innovation is very crucial to overcome space limitations and meet urban food needs. The active participation of the community durig the service significantly increased awareness and confidence in implementing efficient modern agricultural solutions together. --- Urban farming menjadi alternatif solusi untuk pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kota Makassar ini mengintegrasikan teknik aquaponik sebagai metode pertanian modern yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman. Metode ini memungkinkan pengolahan limbah organik dari ikan menjadi nutrisi bagi tanaman secara alami, sehingga mengurangi penggunaan pupuk kimia dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA) untuk melibatkan kelompok ibu rumah tangga, remaja putri dan pemuka masyarakat dalam penyuluhan, pelatihan teknis dan pendampingan. Kegiatan diawali dengan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi tantangan keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan, dilanjutkan dengan penyuluhan interaktif tentang konsep dan keunggulan aquaponik, serta pelatihan pembuatan instalasi sebagai model percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi aquaponik secara mandiri. Keberhasilan instalasi percontohan membuktikan efektivitas metode ini dalam mengoptimalkan ruang terbatas untuk produksi sayuran organik dan ikan air tawar, yang pada gilirannya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Pengabdian ini tidak hanya mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga mengubah pola pikir masyarakat terhadap pemanfataan ruang yang tidak produktif. Pengabdian ini menekankan bahwa inovasi teknologi sangat krusial untuk mengatasi keterbatasan ruang dan memenuhi kebutuhan pangan urban. Partisipasi aktif masyarakat selama pengabdian meningkatkan kesadaran dan kepercayaan diri dalam mengimplementasikan solusi agrikultur modern yang efisien secara signifikan bersama-sama.
References
Referensi
Alfariza, L., Putra, R. E., & Rosmiati, M. (2023). Analisis Kontribusi Urban Farming Dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Pada Pilar Ekonomi dan Sosial. Mimbar Agribisnis, 9(1), 14-23. https://jurnal.unigal.ac.id/mimbaragribisnis/article/view/8134/pdf https://doi.org/10.25157/ma.v9i1.81 34
Armansyah, Soetrisno, A. L., Zaelany, A. A., Setiawan, B., Saputra, D., Haqi, M., Lamijo, Giyarsih, S.R. & Fathurohman, A. (2024). Urban Farming Sebagai Alternatif Mewujudkan Pembangunan Kota Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Kawistara, 14(1), 38-57.
https://journal.ugm.ac.id/kawistara/article/view/84324/39189 /
Fajeriana, N., & Kadir, M.A.A. (2023). Sistem akuaponik ikan lele dan kangkung dalam ember sebagai solusi kemandirian pangan di masa pandemi. panrita_abdi, 7(2), 238-248.
https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18381
Fitriawan, R., & Lestari, A. (2020). Pengaruh Urban Farming Terhadap Ketahanan Pangan Lokal. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 10(2), 78-85.
Harjanti, T. E. (2020). Pengembangan Sistem Aquaponik Berkelanjutan. Jurnal Agroindustri, 12(4), 64-72.
Heriansah, Nursyahran & Fathuddin. (2019). KKN-PPM Melalui Optimalisasi Usaha Mina-Tani Guna Menunjang Pengembangan KPPN di Kecamatan Lanrisang, Provinsi Sulawesi Selatan. Panrita_Abdi, 3(2), 152-160.
https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/5182
Holilah, Andarisa, R., Hadiana, N.F.A., ..., & Kurniasih, Y. (2023). Implementasi Budikdamber Pada Lahan Sempit Dengan Akuaponik di Kelurahan Banjar Agung Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang. Panrita_Abdi, 7(1), 205-213.
https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/17629
Karsiningsih, E., Suwardih, A.M.S., ... Jovanka, M.F. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Cendewan 31 Melalui Peningkatan Produksi Sayuran dan Pendapatan di Kota Pangkalpinang. Mestaka, 3(2), 221-227.
https://orcid.org/0000-0003-4026-9250
Madinawati, R. (2011). Urban Farming Sebagai Solusi Ketahanan Pangan. 102-110.
https://doi.org/10.22146/kawistara.84324
Mulyani, A. E. (2019). Efektivitas Pelatihan Aquaponik untuk Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(3), 45-55.
Ningrum, T.H.T.W., Cahyany, A.E., Anggraini, T.M., & Yuhanna, W.L. (2021). Teknologi Vertiminaponik : Solusi Agribisnis Modern. JEMS, 9(2), 227-235.
https://doi.org/10.25273/jems.v9i2.10267
Pratama, D. E. (2019). Manfaat Aquaponik untuk Pertanian Perkotaan. Jurnal Teknologi Pangan dan Pertanian, 8(1), 32-40.
Putri, N., & Haryanto, A. (2020). Model Penerapan Aquaponik pada Lahan Sempit. Jurnal Pertanian Perkotaan, 9(3), 48-56.
Sari, R. E. (2019). Peran Urban Farming Dalam Mengurangi Dampak Pemanasan Global. Jurnal Teknologi Hijau, 6(3), 50-60.
Subangkit, A., Yanti, D.F., Kusnadi, L.M., & Sonuari, M.I. (2019, Desember). Modal Sosial Dalam Pengembangan Urban Farming Di Kampung Hidroponik Kelurahan Pengadegan, Jakarta Selatan. Empati, 8(2), 154-160.
https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/empati/article/view/14691
Syabrina, Rosmaina, Dani, R., Purwati & Nadya. (2022). Persepsi dan Minat Masyarakat Terhadap Urban Farming di Kota Pekanbaru. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis), 7(5), 166-172.
https://ejournal.agribisnis.uho.ac.id/index.php/JIA/article/view/100
Wahyuni, R. E. (2017). Teknologi Aquaponik di Perkotaan. Jurnal Teknologi Pertanian, 4(1), 65-73.
Wijaya, D., & Kurniawati, S. (2020). Pemanfaatan Limbah Organik dalam Sistem Aquaponik. Jurnal Pertanian Terapan, 12(2), 25-33. http://ejournal.um-sorong.ac.id/index.php/median/article/view/178/98
Wijaya, R. (2018). Hasil dan Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Dalam Sistem Akuaponik Ikan Nila, Ikan Lele dan Ikan Pelangi. Median, X(3), 14-22.
Wulandari, T., & Santoso, R. (2016). Kontribusi Urban Farming pada Mitigasi Perubahan Iklim. Jurnal Lingkungan dan Kehutanan, 8(4), 30-40.
Yuliana, E. (2020). Urban Farming di Era New Normal. Jurnal Ketahanan Pangan, 7(3), 44-52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andi Muhammad Arif Haris Haris, Achsan Saeruddin Mandra, Nuvida RAF, Mario, Andi Nurlela, Musrayani Usman, Isnaeni Nursukmawati, M. Zainul Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







