PREDIKSI PERFORMA FLOATING OFFSHORE WIND TURBINE TIPE BARGE FLOATER PASCA KEGAGALAN MOORING LINE

Penulis

  • Fuad Mahfud Assidiq Teknik Perancangan Bangunan Laut Departemen Teknik Kelautan ,Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Abstrak

Potensi energi angin di Indonesia sangat besar, terutama di area lepas pantai Samudera Hindia – Barat Daya PulauJawa dan Laut Arafura berkisar 6,6 – 8,0 m/s pada ketinggian 50 m dari mean sea level. Struktur bangunan FloatingOffshore Wind Turbine (FOWT) tipe barge floater memenuhi kriteria sebagai wahana laut penunjang energi anginyang mengutamakan stabilitas barge sendiri dengan draft yang rendah. Kajian hidrodinamika barge floater dianalisisdalam kondisi intact dan damage setiap mooring line. Dalam kasus tersebut, efek kegagalan pada mooring line sangatberpotensi mengalami ketidakstabilan turbine tower FOWT saat beroperasi. Pemodelan barge floater berlokasi diLaut Arafura yang berdasarkan metode 3D difraksi berbasis time domain untuk memperoleh amplitudo respon darigelombang reguler serta energi respon dari gelombang acak. Karakteristik FOWT masuk dalam kategori baik dimanaamplitudo respon serta frekuensi puncak spektral bernilai minim. Kriteria stabilitas mode rotasi pitch pun diperoleh,dengan rotasi pitch tertinggi dalam kondisi L1 atau L2 damage senilai 0,13880 termasuk dalam kondisi operatingdimana FOWT dapat bekerja dengan normal. Sementara tension maksimum pada mooring line dalam berbagai kondisimenunjukkan safety factor masih dalam batas aman dengan nilai 1,73.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2018-09-17

Terbitan

Bagian

Teknologi Kelautan