Main Article Content

Abstract





Miopia (rabun jauh) merupakan kondisi dimana mata memiliki kekuatan pembiasaan sinar berlebihan membuat sinar sejajar yang datang jatuh tidak tepat pada retina sehingga objek yang jauh terlihat kabur. Miopia adalah kelainan mata yang paling umum terjadi di dunia dengan tingkat prevalensi yang cukup mengkhawatirkan, di mana diprediksikan pada tahun 2050 menjadi 4,8 miliar atau sekitar 52% dari populasi penduduk bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian miopia pada siswa SMA Negeri 17 Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian analitik observasional desain studi cross sectional yang memiliki jumlah sampel sebanyak 246 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 17 Makassar pada bulan Maret hingga Mei 2022 secara online melalui Google Formulir. Analisis data menggunakan uji Chi-square dengan aplikasi STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat miopia orang tua (p=0,000) dengan miopia siswa. Sedangkan untuk faktor lingkungan yang memiliki hubungan dengan miopia siswa adalah penggunaan gadget (p=0,001), jarak penggunaan gadget (p=0,000), jarak membaca buku (p=0,000), aktivitas luar ruangan (p=0,000), waktu tidur (p=0,049), dan durasi tidur (p=0,011). Durasi membaca buku sendiri ditemukan tidak memiliki hubungan dengan kejadian miopia. Riwayat miopia orang tua, lama penggunaan gadget, jarak penggunaan gadget, jarak membaca buku, aktivitas luar ruangan, waktu tidur, dan durasi tidur merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian miopia. Oleh karena itu, siswa diharapkan untuk lebih memperhatikan dan mengontrol segala aktivitas yang berpotensi menyebabkan terjadinya miopia.



Keywords

Miopia Genetik Lingkungan

Article Details

Author Biography

Kirana Syafa Ramadhani, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin
How to Cite
Ramadhani, K. S., Rismayanti, & Indra Dwinata. (2022). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MIOPIA PADA SISWA SMA NEGERI 17 MAKASSAR: Factor Associated with Myopia Incidents in Students at 17 Senior High School Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(2), 125-134. https://doi.org/10.30597/hjph.v3i2.21508

References

  1. World Health Organization. World report on vision. World Health Organization. 2019;214(14):1–160.
  2. Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2013). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2013.
  3. Avliwani V, Amra AA. Comparison Degree of Myopia in Senior High School Students in Urban and Rural Area. Int J Sci Res Publ. 2018;8(5).
  4. Kemenkes RI. Infodatin Situasi Gangguan Penglihatan. Kementrian Kesehat RI Pus Data dan Inf; 2018;11.
  5. Kemenkes RI. Buku 1 Riskesdas Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2013. 1–255 p.
  6. Gustin RK, Andiny S. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Miopia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr . Adnaan WD Payakumbuh Tahun 2017. J Kesehat Prima Nusant Bukittinggi Vol. 2018;9(1):33–44.
  7. Lestari TT, Anggunan A, Triwahyuni T, Syuhada R. Studi Faktor Risiko Kelainan Miopia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2020;11(1):305–12.
  8. Liu XN, Naduvilath TJ, Wang J, Xiong S, He X, Xu X, et al. Sleeping late is a risk factor for myopia development amongst school-aged children in China. Sci Rep. 2020;10(1):1–11.
  9. Nurjanah. Myopia Screening in Elementary Student At Temanggung District. J Ilmu Kesehat Masy. 2018;9(2):134–40.
  10. Yuliana AR. Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Terjadinya Cacat Mata Miopia pada Siswa SMP Gungwungkal Kabupaten Pati. J Profesi Keperawatan. 2018;5(1):85–102.
  11. Jiang X, Jiang X, Tarczy-Hornoch K, Tarczy-Hornoch K, Cotter SA, Matsumura S, et al. Association of Parental Myopia with Higher Risk of Myopia among Multiethnic Children before School Age. JAMA Ophthalmol. 2020;138(5):501–9.
  12. Aliviana B. Hubungan antara Panjang Aksial Bola Mata dan Derajat Miopia dengan Tekanan Intraokular. Med Heal Sci J. 2020;4(1):13–8.
  13. Lubis RR, Zubaidah TSH. The relationship between the incidence of Myopia with the use of gadgets in students of Bersama Private Middle School Berastagi. ABDIMAS Talent J Pengabdi Kpd Masy. 2020;5(1):88–96.
  14. Khalid N. Pengaruh Penggunaan Gadget Dengan Kejadian Miopia Pada Siswa Smp Negeri 12 Makassar Nur Khalid. Ilm Kesehat Diagnosis. 2019;14(3):325–31.
  15. Eksa DR, Pratiwi P, Marni. Pengaruh Aktivitas Melihat Jarak Dekat Terhadap Angka Kejadian Miopia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2019. J Ilmu Kedokt dan Kesehat. 2019;6(2):81–92.
  16. Martiningsih WR, Devi F, Novitasari A, Ratnaningrum K. Durasi Membaca Buku merupakan Faktor Risiko Terjadinya Miopia pada Siswa Sekolah Dasar : Studi Perbandingan Rural dan Urban Area Duration of Reading Books Is a Risk Factor for Occurring Myopia in Primary School Students : Rural and Urban Area Comparative. Medica Arter. 2019;1(1).
  17. Karim K, Taufiq I. Tingkat Penerangan dan Jarak Membaca Meningkatkan Kejadian Rabun Jauh (Miopia) pada Remaja. J Kesehat Metro Sai Wawai. 2017;10(2):103.
  18. Alifina N, Sayuti K, Fasrini UU. Hubungan Aktivitas Luar Ruangan dengan Miopia Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2019 Universitas Andalas. J Ilmu Kesehat Indones. 2021;2(1):21–8.
  19. Li M, Tan C-S, Xu L, Foo L-L, Yap F, Sun C-H, et al. Sleep Patterns and Myopia Among School- Aged Children in Singapore. Front Public Heal. 2022;10(March):1–10.
  20. Liu XN, Naduvilath TJ, Wang J, Xiong S, He X, Xu X, et al. Sleeping late is a risk factor for myopia development amongst school-aged children in China. Sci Rep. 2020;10(1):1–11.
  21. Zong Z, Wang R. Association Between Sleep Status and Myopia in Children and Adolescents : A Cross-sectional Study in Shenzhen. Res Sq. 2021;1–12.