Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Penerapan K3 di tempat kerja merupakan aspek yang penting bagi perusahaan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada setiap kegiatan proses produksi. Penggunaan HIRADC dapat mengidentifikasi risiko serta memberikan tindakan pengendalian sehingga mencapai produktivitas kerja yang optimal. Tujuan: Mengetahui analisis risiko K3 dengan metode HIRADC pada pekerja operator pembangkit di PT PLN (Persero) UPDK Tello. Metode: Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan mix method research yang menggabungkan dua bentuk penelitian yaitu kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan di PT PLN (Persero) UPDK Tello pada dua area pembangkit yaitu PLTG dan PLTD. Dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2023. Jumlah informan dalam penelitian ini ada 9 pekerja dengan 5 informan utama (pekerja operator), 2 informan kunci (pegawai K3L), dan 2 informan pendukung (rekan kerja). Hasil: Terdapat tingkatan risiko dalam kategori rendah sampai sangat tinggi. Risiko kategori rendah ada 2 dengan skor 4. Risiko kategori sedang ada 6 dengan skala skor 6-9. Risiko kategori tinggi ada 9 dengan skor 12-16. Risiko dengan kategori sangat tinggi ada 1 dengan skor 20. Kesimpulan: Analisis risiko K3 di PT PLN (Persero) UPDK Tello memiliki risiko K3 yang termasuk kategori rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi sehingga diperlukan manajemen K3 untuk dapat menentukan dan melaksanakan pengendalian yang tepat.

Keywords

risiko K3 HIRADC Operator PLN

Article Details

Author Biographies

Vira Ayu, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Awaluddin Awaluddin, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Andi Wahyuni, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

How to Cite
Ayu, V., Awaluddin, A., & Wahyuni, A. (2023). ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE HIRADC PADA OPERATOR PEMBANGKIT DI PT PLNK. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(1), 109–120. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i1.26060

References

  1. Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: 2018.
  2. Yuliandi CD, Ahman E. Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Lingkungan Kerja Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang. Manajerial. 2019;18(2):98–109.
  3. Muhtia SA, Fachrin SA, Baharuddin A. Analisis Risiko K3 Dengan Metode HIRARC Pada Pekerja PT. Varia Usaha Beton Makassar Tahun 2020. Wind Public Heal J. 2020;01(03):166–175.
  4. Balili SSC, Yuamita F. Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Bagian Mekanik Pada Proyek Pltu Ampana (2x3 Mw) Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA). J Teknol dan Manaj Ind Terap. 2022;1(2):61–69.
  5. Ningsih SOD, Hati SW. Analisis Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada Bagian Hydrotest Manual di PT. Cladtek Bi Metal Manufacturing. Journal of Business Administration. 2019;3(1):29–39.
  6. Pranata HD, Sukwika T. Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Freight Forwader Menggunakan Metode HIRADC. J Tek. 2022;20(1):1–13.
  7. OHSAS 18001:2007. Occupational health and safety management systems – Requirements: 2007
  8. Fathoni MZ. Analisis Risiko pada Proyek Pembuatan Lintel Set Point dengan Metode Kualitatif (Studi Kasus : PT. XYZ). Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem & Teknik Industri (PASTI). 2020;14(2):113–126.
  9. Putri FLS, Herjuna SAS. Penerapan Metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC) dalam Mengendalikan Risiko Pada Unit Pembangkit Tenaga Diesel di Mako, Kabupaten Buru. SIAGA. 2022;1(2):15–29.
  10. Cholil AA, Santoso S, Syahrial TR, Sinulingga EC, Nasution RH. Penerapan Metode Hiradc Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Kecelakaan Kerja Pada Divisi Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap. J Bisnis dan Manaj (Journal Bus Manag. 2020;20(2):41–64.
  11. Moniaga F, Rompis VS. Analisa Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment. Jurnal REALTECH. 2019;15(2):65–73.
  12. Giananta P, Hutabarat J, Soemanto. Analisa Potensi Bahaya dan Perbaikan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRARC di PT. Boma Bisma Indra. Jurnal Valtech (Jurnal Mahasiswa Teknik Industri). 2020;3(2):106–110.
  13. Ihsan T, Hamidi SA, Putri FA. Penilaian Risiko dengan Metode HIRADC Pada Pekerjaan Konstruksi Gedung Kebudayaan Sumatera Barat. J Civronlit Unbari. 2020;5(2):67–74.
  14. Putri RN, Trifiananto M. Analisa Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) Pada Perguruan Tinggi yang Berlokasi Di Pabrik. Seminar dan Konferensi Nasional IDEC. 2019:1–10.
  15. Ramli S. Pedoman Praktis Manajemen Risiko Dalam Perspektif K3 OHS Risk Management. Jakarta: Dian Rakyat; 2010.
  16. Chaerunnisa K, Saleh LM, Awaluddin. Identifikasi Hazard dan Risk K3 Unit ARFF Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health. 2022;3(1):32-46
  17. Widiastuti R, Prasetyo PE, Erwinda M. Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Untuk Mengendalikan Risiko Bahaya di UPT Laboratorium Terpadu Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Ind Eng J Univ Sarjanawiyata Tamansiswa. 2019;3(2):51.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

<< < 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.