Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Salah satu komoditas unggulan dalam sektor kelautan di Indonesia adalah rumput laut yang dalam setiap tahapan budidayanya terdapat risiko para pekerja rumput laut mengalami dermatitis kontak. Dermatitis kontak merupakan respon dari kulit dalam bentuk peradangan yang bisa bersifat akut maupun kronik yang dikarenakan pajanan dari bahan iritan maupun alergen eksternal. Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak akibat kerja pada pekerja usaha rumput laut di Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel berjumlah 100 orang yang pengambilannya menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Nunukan Selatan pada 27 Maret – 27 April 2023. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil: Didapatkan tiga faktor yang berhubungan dengan dermatitis kontak. Analisis uji chi square menunjukkan terdapat hubungan antara faktor usia (p=0,011), masa kerja (p=0,033), dan personal hygiene non APD (p=0,010) dengan kejadian dermatitis kontak. Namun, tidak ditemukan hubungan antara faktor jenis kelamin (p=0,960), lama kontak (p=0,510), dan penggunaan sarung tangan (p=0,188) dengan kejadian dermatitis kontak. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia, masa kerja dan personal hygiene non APD dengan kejadian dermatitis kontak. Saran penelitian ini yaitu pekerja rumput laut agar menggunakan sarung tangan saat kerja dan melakukan kebersihan setelah bekerja. Pemerintah setempat disarankan agar rutin mengawasi, melakukan upaya pencegahan dan penyuluhan terkait dermatitis kontak akibat kerja pada pekerja.

Keywords

Rumput Laut Nunukan Selatan Dermatitis

Article Details

Author Biographies

Wahyuni Wahyuni, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Yahya Thamrin, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

M. Furqaan Naiem, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Wahyuni, W., Thamrin, Y., & Naiem, M. F. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PEKERJA RUMPUT LAUT DI KECAMATAN NUNUKAN SELATAN. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(3), 318–329. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i3.27346

References

  1. Sitompul JS, Susanto A, Setyati WA. Potensi dan Strategi Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Desa Randusanga Kulon, Brebes. Journal of Marine Research. 2022;11(4):641–657.
  2. Andiewati S, Oliveira MS, Bofe J, Sait ML, Roman M. Pengembangan Budidaya Rumput Laut Sebagai Komoditas Unggulan di Perairan Atapupu Untuk Meningkatkan Perekonomian Pada Wilayah Perbatasan RI-RDTL. Jurnal Aquatik. 2022;5(2):24–39.
  3. Thamrin Y, Ramadhani DFA, Nadillah AR, Ediwan IADR. Gambaran Kecelakaan Dan Penyakit Akibat Kerja Pada Petani Rumput Laut Kabupaten Takalar Tahun 2018. JKMM. 2019;2(1):38–43.
  4. Perpres. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Penyakit Akibat Kerja. 2019 p. 1–102.
  5. Thamrin Y. Kelelahan Kerja pada Pekerja Rumput Laut di Kabupaten Takalar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2020;16(2):272.
  6. Saeni NM, Naiem F, Palutturi S, Thamrin Y, Russeng SS, Amiruddin R. Prevention of Asian Multicultural Research for Medical and Health Science Study. Journal of Asian Multicultural Research Medical and Health Science Study. 2020;1(2):94–102.
  7. Sirait RA, Samura ZAP. Penyuluhan Kesehatan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri Untuk Mencegah Penyakit Dermatitis Pada Nelayan. Jurnal Pengmas Kestra. 2021;1(1):53–59.
  8. Hadi A, Pamudji R, Rachmadianty M. Hubungan Faktor Risiko Kejadian Dermatitis Kontak Tangan Pada Pekerja Bengkel Motor Di Kecamatan Plaju. OKUPASI: Scientific Journal of Occupational Safety & Health. 2021;1(1):13.
  9. Rahmansyah SF, Salcha MA, Juliani A, Abuda HAM. Determinan Kejadian Dermatitis Kontak Iritan Pada Petani Rumput Laut. Core Journal. 2022;3(1):11–20.
  10. Kaltaraprov. Geografis Daerah. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Kalimantan Utara. 2022.
  11. Nunukan PK. Sejarah Nunukan. 2021.
  12. Susanty E. Hubungan Personal Hygiene dan Karakteristik Individu Terhadap Kejadian Dermatitis Kontak Petani Rumput Laut di Dusun Puntondo Kabupaten Takalar. [Skripsi]. Makassar. Universitas Hasanuddin; 2015.
  13. Widianingsih K, Basri S. Kejadian Dermatitis Kontak pada Pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk Indramayu. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2017;2(2):45–52.
  14. Asrul R, Naiem MF, Muis M. Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencegahan Dermatitis Kontak Akibat Kerja Pada Pekerja Percetakan Di Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health. 2021;2(1):106–115.
  15. Mashuri A. Hubungan Personal Hygiene, Lama Kontak Dan Riwayat Penyakit Kulit Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Petani Rumput Laut. Mega Buana Journal of Public Health. 2022;1(2):49-54.
  16. Sahabuddin DA. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Akibat Kerja (DKAK) Pada Petani Rumput Laut di Kecamatan Pa’Jukukang, Kabupaten Bantaeng Tahun 2020. [Skripsi]. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar; 2021.
  17. Safriyanti, Lestari H, Ibrahim K. Hubungan Personal Hygiene, Lama Kontak dan Riwayat Penyakit Kulit dengan Kejadian Dermatitis Kontak pada Petani Rumput Laut di Desa Akuni Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah. 2016;1(3): 1-10.
  18. Pratiwi AP, Diah T.A T. Hubungan Personal Hygiene Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kejadian Dermatitis Kontak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada. 2023;12(1):90–97.
  19. Hasanah M, Rifai M. Hubungan Personal Hygiene Dan Penggunaan Apd Dengan Keluhan Dermatitis Kontak Pada Pembatik Warna Sintetis Di Giriloyo Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;9(1):9–20.
  20. Fielrantika S, Dhera A. Hubungan Karakteristik Pekerja, Kelengkapan dan Higienitas APD Dengan Kejadian Dermatitis Kontak (Studi Kasus Di Rumah Kompos Jambangan Surabaya). The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health. 2017;6(1):16–26.
  21. Risal M. Penggunaan Sarung Tangan Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Kontak Iritan pada Petani Rumput Laut. Health Information Jurnal Penelitian. 2020;12(1):23–39.
  22. Janah DL, Windraswara R. Kejadian Dermatitis Kontak Pada Pemulung. Higeia Journal of Public Health Research Development. 2020;4(2):404–414.
  23. Yanti, P., Allo, A.A. Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Kontak Pada Pedagang Ikan di Pasar Sentral, Kota Sorong. Jurnal Dinamika Kesehatan Masyarakat. 2023;1(1): 22–27.
  24. Abbas, H.H., Hikmah. Faktor Risiko Dermatitis Kontak Iritan Pada Petani Rumput Laut di Desa Waemputtang Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Jurnal Kesehatan Bung. 2018;8(2): 384–400.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.