Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Angka pengobatan lengkap tuberkulosis yang rendah menunjukkan adanya tantangan dalam penanganan kasus TB. Ketidakpatuhan minum OAT dalam kasus tuberkulosis dapat menjadi salah satu pemicu terhadap kegagalan pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar faktor risiko ketidakpatuhan minum OAT pada penderita TB paru di Puskesmas Batua. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control. Populasi berasal dari seluruh pasien TB di Puskesmas Batua berjumlah 288 dengan sampel terdiri dari kasus dan kontrol sebanyak 140 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan pengambilan data melalui wawancara kepada pasien yang berlangsung dari Desember 2024 hingga Februari 2025. Analisis data yang dilakukan berupa univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa status pekerjaan (OR=2,13; 95% CI: 1,02–4,46), tingkat pengetahuan (OR=4,33; 95% CI: 1,99–9,57), dukungan keluarga (OR=3,18; 95% CI: 1,45–7,09), peran PMO (OR=2,57; 95% CI: 1,22–5,41) dan efek samping OAT (OR=3,76; 95% CI: 1,50–10,00) merupakan faktor risiko terhadap ketidakpatuhan minum OAT pada penderita TB paru di Puskesmas Batua. Kesimpulan: Pada penelitian ini status pekerjaan, tingkat pengetahuan, dukungan keluarga, peran PMO, dan efek samping OAT merupakan faktor risiko yang bermakna secara statistik terhadap ketidakpatuhan minum OAT. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Batua untuk meningkatkan edukasi yang berfokus pada pemahaman pentingnya pengobatan hingga tuntas meski telah merasa sembuh serta meningkatkan peran PMO melalui pelatihan untuk memantau dan mendampingi pasien TB lebih intensif.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2025 by author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Every manuscript submitted to must observe the policy and terms set by the Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH).
- Publication rights to manuscript content published by the Journal of Public Health is owned by the journal with the consent and approval of the author(s) concerned. (download copyright agreement)
- Complete texts of electronically published manuscripts can be accessed free of charge if used for educational and research purposes according to copyright regulations.

Hasanuddin Journal of Public Health Universitas Hasanuddin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- WHO. Global Tuberculosis Report. Geneva: World Health Organization; 2023. https://iris.who.int/.
- Kemenkes RI. Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2023.
- Kemenkes RI. Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020-2024. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2020.
- Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 2020. Makassar: Dinkes Prov Sulsel; 2021.
- Dinkes Kota Makassar. Profil Dinas Kesehatan Kota Makassar. Makassar: Dinas Kesehatan Kota Makassar; 2022.
- Adhanty S, Syarif S. Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya: Tinjauan Sistematis. Epidemiologi Kesehatan Indonesia Artikel Penelitian. 2023;7(1):7-14.
- Pakpahan M, Siregar D, Susilawaty A, Mustar T. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis; 2021.
- Monikasari T, Djajakusumah TS, Muharam A. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan dalam Pengobatan pada Pasien TB Paru di Puskesmas Bojongsoang Kabupaten Bandung Tahun 2017-2019 Bandung: Prodi Pendidikan Dokter Universitas Islam Bandung; 2021.
- Az zahro AM, Sukendra DM. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Kabupaten Klaten. Higeia Journal Of Public Health Research And Development. 2023;7(4):538–549.
- Rahmi U. Analisis Faktor Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru di Bandung. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan. 2020;10(1):23–28.
- Azalla CR, Maidar, Ismail N. Analisis Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Paru Terhadap Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis Di Wilayah Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2020. Jurnal Aceh Medika. 2020;4(2):122–136.
- Putra GW, Pradnyani PE. Determinan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Kota Denpasar Tahun 2021. Indonesian of Health Information Management Journal (Inohim). 2022;10(2):66–72.
- Fitri LD, Marlindawani J, Purba A. Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2018;7(01):33–42.
- Asriati A, Alifariki LO, Kusnan A. Faktor Risiko Efek Samping Obat Dan Merasa Sehat Terhadap Ketidakpatuhan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Perintis. 2019;6(2):134–139.
- Syafruddin, Gobel FA, Arman. Faktor Risiko Ketidakpatuhan Pengobatan Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Journal of Muslim Community Health. 2022;3(3):134–143.
- Yanuarti T. Relationship of Family Support to Medication Compliance in Pulmonary Tubercylosis Patients. Jurnal Keperawatan Komprehensif. 2023;9(special edition):166–174.
- Andriati R, Sudrajat A. Analisis Faktor Kepatuhan Terapi Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Dosis Tetap Pada Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Serpong 1 Kota Tangerang Selatan. Edu Dharma Journal. 2020;4(2):53–77.
- Kusmiyani OT, Hermanto, Rosela K. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Jurnal Surya Medika. 2024;10(1):139–151.
- Kemenkes RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Tuberkulosis. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2020.
- Ana MC, Zuheri. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Berobat Pada Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Kota Banda Aceh. Jurnal Sains Riset. 2021;11(special edition):585–590.
- Zainurridha YA. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Medical Journal of Al Qodiri. 2022;7(1):41–44.
- Dadang AM, Febriani E, Mamlukah M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Melakukan Pengobatan Secara Teratur pada Anak Penderita Tuberkulosis di Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Journal of Health Research Science. 2023;3(1):1–12.
- Salam, Wahyono TYM. Pengaruh Jarak ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terhadap Kejadian Default pada Penderita TB Paru di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2020;3(3):197–203.
- Anggraeni I, Wahyudin D, Purnama D. Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (Pmo) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Paru Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023;4(4):4834–4844.
References
WHO. Global Tuberculosis Report. Geneva: World Health Organization; 2023. https://iris.who.int/.
Kemenkes RI. Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2023.
Kemenkes RI. Strategi Nasional Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia 2020-2024. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2020.
Dinkes Provinsi Sulawesi Selatan. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan 2020. Makassar: Dinkes Prov Sulsel; 2021.
Dinkes Kota Makassar. Profil Dinas Kesehatan Kota Makassar. Makassar: Dinas Kesehatan Kota Makassar; 2022.
Adhanty S, Syarif S. Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya: Tinjauan Sistematis. Epidemiologi Kesehatan Indonesia Artikel Penelitian. 2023;7(1):7-14.
Pakpahan M, Siregar D, Susilawaty A, Mustar T. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis; 2021.
Monikasari T, Djajakusumah TS, Muharam A. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan dalam Pengobatan pada Pasien TB Paru di Puskesmas Bojongsoang Kabupaten Bandung Tahun 2017-2019 Bandung: Prodi Pendidikan Dokter Universitas Islam Bandung; 2021.
Az zahro AM, Sukendra DM. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegagalan Pengobatan Tuberkulosis Paru Di Kabupaten Klaten. Higeia Journal Of Public Health Research And Development. 2023;7(4):538–549.
Rahmi U. Analisis Faktor Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis Paru di Bandung. Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan. 2020;10(1):23–28.
Azalla CR, Maidar, Ismail N. Analisis Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Paru Terhadap Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis Di Wilayah Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2020. Jurnal Aceh Medika. 2020;4(2):122–136.
Putra GW, Pradnyani PE. Determinan Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Kota Denpasar Tahun 2021. Indonesian of Health Information Management Journal (Inohim). 2022;10(2):66–72.
Fitri LD, Marlindawani J, Purba A. Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2018;7(01):33–42.
Asriati A, Alifariki LO, Kusnan A. Faktor Risiko Efek Samping Obat Dan Merasa Sehat Terhadap Ketidakpatuhan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Perintis. 2019;6(2):134–139.
Syafruddin, Gobel FA, Arman. Faktor Risiko Ketidakpatuhan Pengobatan Penderita TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Journal of Muslim Community Health. 2022;3(3):134–143.
Yanuarti T. Relationship of Family Support to Medication Compliance in Pulmonary Tubercylosis Patients. Jurnal Keperawatan Komprehensif. 2023;9(special edition):166–174.
Andriati R, Sudrajat A. Analisis Faktor Kepatuhan Terapi Obat Anti Tuberkulosis Kombinasi Dosis Tetap Pada Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Serpong 1 Kota Tangerang Selatan. Edu Dharma Journal. 2020;4(2):53–77.
Kusmiyani OT, Hermanto, Rosela K. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru di Puskesmas Samuda dan Bapinang Kotawaringin Timur. Jurnal Surya Medika. 2024;10(1):139–151.
Kemenkes RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Tuberkulosis. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P; 2020.
Ana MC, Zuheri. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Berobat Pada Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Kota Banda Aceh. Jurnal Sains Riset. 2021;11(special edition):585–590.
Zainurridha YA. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat pada Pasien Tuberkulosis Paru. Medical Journal of Al Qodiri. 2022;7(1):41–44.
Dadang AM, Febriani E, Mamlukah M. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Melakukan Pengobatan Secara Teratur pada Anak Penderita Tuberkulosis di Kota Tasikmalaya Tahun 2022. Journal of Health Research Science. 2023;3(1):1–12.
Salam, Wahyono TYM. Pengaruh Jarak ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terhadap Kejadian Default pada Penderita TB Paru di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2020;3(3):197–203.
Anggraeni I, Wahyudin D, Purnama D. Hubungan Peran Pengawas Minum Obat (Pmo) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberculosis Paru Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023;4(4):4834–4844.