Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Air bersih juga menjadi elemen yang mendasar dalam kehidupan sehari-hari karena digunakan dalam berbagai aktivitas domestik, seperti konsumsi, kebersihan pribadi, persiapan makanan, serta pemeliharaan lingkungan.   Tujuan: Mengetahui pengelolaan air bersih dan kualitas air bersih berdasarkan parameter nitrat, nitrit, dan pH di wilayah Lempake Hulu, Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan uji laboratorium terhadap sampel air sumur bor. Populasi sebanyak 240 orang dan jumlah sampel sebanyak 150 responden, dengan menggunakan teknik random sampling.  Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori baik. Namun, sebanyak 95,3% responden belum melakukan penyaringan air sebelum digunakan. Pada hasil uji laboratorium menunjukan bahwa kualitas air masih memenuhi baku mutu Permenkes No.2 Tahun 2023, dengan parameter yang diuji adalah nitrat, nitrit, dan pH.  Kesimpulan: Masyarakat di Lempake Hulu telah menjalankan pengelolaan air bersih dengan baik (60,7%), terutama dalam menjaga kebersihan. Pada uji kualitas air bersih dengan sumber sumur bor, di dapatkan hasil bahwa pada parameter nitrat, nitrit dan pH masih memenuhi syarat. Disarankan adanya penguatan edukasi masyarakat serta penerapan filtrasi sederhana, sementara penelitian lanjutan perlu memperluas titik sampel dan memasukkan parameter mikrobiologis untuk menghasilkan data yang lebih representatif dalam analisis kualitas air bersih.Latar Belakang: Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Air bersih juga menjadi elemen yang mendasar dalam kehidupan sehari-hari karena digunakan dalam berbagai aktivitas domestik, seperti konsumsi, kebersihan pribadi, persiapan makanan, serta pemeliharaan lingkungan.   Tujuan: Mengetahui pengelolaan air bersih dan kualitas air bersih berdasarkan parameter nitrat, nitrit, dan pH di wilayah Lempake Hulu, Kota Samarinda. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan uji laboratorium terhadap sampel air sumur bor. Populasi sebanyak 240 orang dan jumlah sampel sebanyak 150 responden, dengan menggunakan teknik random sampling.  Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada dalam kategori baik. Namun, sebanyak 95,3% responden belum melakukan penyaringan air sebelum digunakan. Pada hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa kualitas air masih memenuhi baku mutu Permenkes No.2 Tahun 2023, dengan parameter yang diuji adalah nitrat, nitrit, dan pH.  Kesimpulan: Masyarakat di Lempake Hulu telah menjalankan pengelolaan air bersih dengan baik (60,7%), terutama dalam menjaga kebersihan. Pada uji kualitas air bersih dengan sumber sumur bor, di dapatkan hasil bahwa pada parameter nitrat, nitrit dan pH masih memenuhi syarat. Disarankan adanya penguatan edukasi masyarakat serta penerapan filtrasi sederhana, sementara penelitian lanjutan perlu memperluas titik sampel dan memasukkan parameter mikrobiologis untuk menghasilkan data yang lebih representatif dalam analisis kualitas air bersih.

Keywords

Nitrat Nitrit pH Air bersih

Article Details

Author Biographies

Vita Pramaningsih, Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Muhammad Zetyo Dewantoro Halim, Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Ratna Yuliawati, Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

How to Cite
Pramaningsih, V., Halim, M. Z. D., & Yuliawati, R. (2025). ANALISIS PENGELOLAAN DAN KUALITAS AIR BERSIH BERDASARKAN PARAMETER NITRAT, NITRIT, DAN PH. Hasanuddin Journal of Public Health, 6(3), 273–281. https://doi.org/10.30597/hjph.v6i3.46684

References

  1. Permata C, Ayu L, Meira Lalia Ayuningtyas, Azzahra Aulia Kresna Putri, Aurell Valentdava Wahyudi. Analisis Potensi dan Kemajuan dalam Pengelolaan Air Bersih dan Sanitasi Berkelanjutan (SDGs 6) di Indonesia. J Ilm Pendidik Lingkung dan Pembang. 2024;25(01):16–24. https://doi.org/10.21009/plpb.v25i01.40440
  2. Fakhriyah, Yeyendra, Marianti A. Integrasi Smart Water Management Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Konservasi Sumber Daya Air di Indonesia. Indones J Conserv. 2021;10(1):67–41. https://doi.org/10.15294/IJC.V10I1.31036
  3. Daramusseng A, Syamsir S. Studi Kualitas Air Sungai Karang Mumus Ditinjau dari Parameter Escherichia coli Untuk Keperluan Higiene Sanitasi. J Kesehat Lingkung Indones. 2021;20(1):1–6. https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.1-6
  4. Jusuf H, Adityaningrum A, Arsyad C. Analisis Kandungan Nitrat (No3), Nitrit (No2), dan Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) pada Air di Danau Perintis Kabupaten Bone Bolango. Jambura J Heal Sci Res. 2023;5(4):1101–11. Available from: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjhsr/index.
  5. Kurniati E, Huy VT, Anugroho F, Sulianto AA, Amalia N, Nadhifa AR. The effect of pH and temperature on desinfection process using microbubble and pressurized carbon dioxide. J Pengelolaan Sumberd Alam dan Lingkung. 2020;10(2):247–56. https://doi.org/10.29244/jpsl.10.2.247-256
  6. Hargono A, Waloejo C, Pandin MP, Choirunnisa Z. Penyuluhan Pengolahan Sanitasi Air Bersih untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Mengare, Gresik. J Community Engagem. 2022;3(1):1–10. https://doi.org/10.26740/abi.v3n1.p1-10
  7. Arnanda R. Analisis Kadar Nitrat dalam Air Sungai dengan Menggunakan Spektrofotometer UV-Visible. J Kolaboratif Sains. 2023;6(3):181–4. https://doi.org/10.56338/jks.v6i3.3357
  8. Wadu LB, Gultom AF, Pantus F. Penyediaan Air Bersih Dan Sanitasi: Bentuk Keterlibatan Masyarakat Dalam Pembangunan Berkelanjutan. J Pendidik Kewarganegaraan. 2020;10(2):80. https://dx.doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.9318
  9. Susanti N, Khairunnisa P, Uzla S, Clarissa A, Ananda A, Safira W. Gambaran Hasil Pemeriksaan Mikrobiologi Pada Air Bersih Berdasarkan Data Laboratorium Kesehatan Daerah Pada Bulan Oktober Hingga Desember 2023. J Kesehat. 2024;2(3):207–13. https://jurnalkesehatan.joln.org/index.php/health/article/download/117/128/237
  10. Afifudin AFM, Pradiptaadi BPA, Rizqiah Z, Aini HQ, Rofiq A, Sari IK. Teknik Lingkungan Evaluasi Satu Tahun Kualitas Air Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya. J Ilm Tek Lingkung. 2024;16(2):97–103. https://www.researchgate.net/publication/387909528_Evaluasi_Satu_Tahun_Kualitas_Air_Sungai_Jagir_Wonokromo_Surabaya
  11. Hamidah W, Cindramawa C. Analisis Kadar pH, Total Dissolved Solid (TDS) dan Mn pada Air Sumur Gali di Kabupaten Cirebon. Indones J Chem Res. 2020;5(1):8–15. https://doi.org/10.20885/ijcr.vol5.iss1.art2
  12. Harun MK, Anwar S, Putri EIK, Arifin HS. Sifat Kimia dan Tinggi Muka Air Tanah Gambut pada Tiga Tipe Penggunaan Lahan di Fisiografi Kubah Gambut Dan Rawa Belakang Khg Kahayan-Sebagau. J Hutan Trop. 2020;8(3):315. https://dx.doi.org/10.20527/jht.v8i3.9632
  13. Nurjulasti S, Rahma M, Mustika T, Zulkia R. Studi Analisis Ketersediaan Sumber Air Bersih di Pangkalpinang : Tantangan dan Solusi. Semin Nas Penelit dan Pengabdi pada Masy 2024. 2024;24–5. https://doi.org/10.33019/snppm.v8i0.5992
  14. Salsabillah RD, Rusmaniar R. Analisis Kadar Nitrit (NO2-) dan Amonia (NH4+) Pada Instalasi Pengolahan Air Minum dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Paradig J Multidiscip Res Innov. 2023;1(01):1–5. https://doi.org/10.62668/paradigm.v1i01.372
  15. Widiyanto T, Nuryanto N, Suparmin S. Kadar Nitrat dan Nitrit Pada Air Minum Isi Ulang (AMIU). J Kesehat Lingkung Indones. 2025;24(2):163–70. https://doi.org/10.14710/jkli.67995