ANGKA KUMAN UDARA SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS UDARA DI RUANG TUNGGU PUSKESMAS

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30597/hjph.v7i2.50308

Keywords:

Angka kuman, kualitas udara dalam ruangan, puskesmas, ruang tunggu

Abstract

Latar Belakang: Kualitas udara dalam ruangan di fasilitas pelayanan kesehatan perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pasien, pengunjung, serta petugas. Ruang tunggu puskesmas merupakan area berisiko mengalami pencemaran mikrobiologis udara karena digunakan oleh banyak orang dalam ruang terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kuman udara sebagai indikator kualitas udara di ruang tunggu Puskesmas Tampapadang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan analisis korelasi eksploratif. Sampel berupa udara ruang tunggu yang diambil selama tiga hari pengukuran pada bulan Juni 2025 pukul 10.00 WITA menggunakan teknik volumetric air sampling dengan microbiological air sampler. Parameter yang diukur meliputi angka kuman udara, suhu, kelembapan, pencahayaan, luas ventilasi, dan kepadatan hunian. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap baku mutu yang berlaku, serta uji Spearman untuk melihat kecenderungan hubungan antarvariabel. Hasil: Rata-rata angka kuman udara adalah 90 CFU/m³ dan masih memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, yaitu kurang dari 180 CFU/m³. Namun, parameter fisik lingkungan belum memenuhi syarat, meliputi suhu 31,2°C, kelembapan 26,67%, pencahayaan 85,6 lux, luas ventilasi 0,27 m², dan kepadatan hunian (luas ruang per orang) 0,28–0,41 m²/orang. Hasil uji Spearman menunjukkan kecenderungan hubungan antara parameter fisik lingkungan dan angka kuman udara, tetapi perlu ditafsirkan hati-hati karena jumlah pengukuran terbatas. Kesimpulan: Angka kuman udara masih memenuhi standar, tetapi kondisi fisik ruang tunggu belum optimal. Perbaikan ventilasi, pengaturan jumlah pengunjung, dan pemantauan kualitas udara secara berkala diperlukan untuk menjaga kualitas udara ruang tunggu puskesmas.

Author Biographies

  • Fahrul Islam, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

    Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

  • Yonan Yonan, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

    Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

  • Abdul Ganing, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

    Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

  • Haeranah Ahmad, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

    Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Mamuju

References

Sulistya AD, Suhartono S, Dharminto D. Studi tentang Angka Kuman Udara di Ruang Operasi RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2017;5(5):451–461. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/19167

Chawla H, Anand P, Garg K, Bhagat N, Varmani SG, Bansal T, et al. A Comprehensive Review of Microbial Contamination in the Indoor Environment: Sources, Sampling, Health Risks, and Mitigation Strategies. Frontiers Public Health. 2023 Nov 23;11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1285393

Tran V Van, Park D, Lee YC. Indoor Air Pollution, Related Human Diseases, and Recent Trends in the Control and Improvement of Indoor Air Quality. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2020;17(8):2927. https://doi.org/10.3390/ijerph17082927

Kumar P, Kausar MA, Singh AB, Singh R. Biological Contaminants in The Indoor Air Environment and Their Impacts on Human Health. Air Quality, Atmosphere & Health. 2021;14(11):1723–1736. https://link.springer.com/10.1007/s11869-021-00978-z

Widodo K, Cahyono T. Pemeriksaan Angka Kuman Udara Ruang di Salah Satu Puskesmas di Kabupaten Banyumas Tahun 2022. Buletin Keslingmas. 2023;42(1):52–58. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v42i1.9699

Handayani E. Analisis Risiko Mikrobiologi Udara dalam Ruang pada Puskesmas di Kota Semarang. Universitas Diponegoro Semarang; 2020. https://arpusda.semarangkota.go.id/uploads/data_karya_ilmiah/20210728130905-2021-07-28data_karya_ilmiah130456.pdf

Alamer A, Alharbi F, Aldhilan A, Almushayti Z, Alghofaily K, Elbehiry A, et al. Healthcare-Associated Infections (HAIs): Challenges and Measures Taken by the Radiology Department to Control Infection Transmission. Vaccines. 2022;10(12):2060. https://doi.org/10.3390/vaccines10122060

World Health Organization. High-level Messaging on The HAI and AMR Burden. 2025. https://www.who.int/campaigns/world-hand-hygiene-day/key-facts-and-figures

Balasubramanian R, Van Boeckel TP, Carmeli Y, Cosgrove S, Laxminarayan R. Global Incidence in Hospital-Associated Infections Resistant to Antibiotics: an Analysis of Point Prevalence Surveys From 99 Countries. PLOS Medicine. 2023;20(6):e1004178.

https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1004178

Ginting DB, Santosa I, Trigunarso SI. Pengaruh Suhu, Kelembaban dan Kecepatan Angin Air Conditioner (AC) Terhadap Jumlah Angka Kuman Udara Ruangan. Jurnal Analis Kesehatan. 2022;11(1):44. https://doi.org/10.26630/jak.v11i1.3183

Islam F, Ahmad H, Askur. Jumlah Bakteri pada Udara Ruang Tunggu Puskesmas. Jurnal Kesehatan Komunitas. 2022;8(2):314–321. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss2.1109

Rahayu EP, Saam Z, Sukendi S, Afandi D. Kualitas Udara dalam Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Swasta Tipe C Kota Pekanbaru Ditinjau dari Kualitas Fisik. Dinamika Lingkungan Indonesia. 2019;6(1):55. https://dli.ejournal.unri.ac.id/index.php/DL/article/view/7203

Mayasari A, Zulkarnain, Agrina. Analisis Lingkungan Fisik Udara Terhadap Angka Kuman Udara di Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Lingkungan. 2020;13(1):81–89. https://jil.ejournal.unri.ac.id/index.php/JIL/article/view/7905

Sriatmi A, Yoga Pramana LD. Faktor Lingkungan Fisik dan Dimensi Tangibles Pelayanan Terhadap Niat Kunjungan Ulang ke Puskesmas di Kabupaten Demak. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2022;21(2):235–244. https://doi.org/10.14710/jkli.21.2.235-244

Rifa Imtinan Sode Ali N. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Lingkungan Fisik (Healthscape) terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap RSUP dr. Tadjuddin Chalid Makassar Tahun 2023. Journal of Aafiyah Health Research. 2024;5(1):16–29. https://www.pasca-umi.ac.id/index.php/jahr/article/view/1572

Aini Q. Pengaruh Suhu dan Waktu Pemanasan Terhadap Viabilitas dan Profil Protein Isolat Staphylococcus Sebagai bahan Vaksin. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang; 2015. http://etheses.uin-malang.ac.id/3227/1/11640022.pdf

Dewi WC, Raharjo M, Wahyuningsih NE. Literatur Review: Hubungan Antara Kualitas Udara Ruang dengan Gangguan Kesehatan pada Pekerja. An-Nadaa Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021 Jun 30;8(1):88. https://dx.doi.org/10.31602/ann.v8i1.4815

Myung H, Joung YS. Contribution of Particulates to Airborne Disease Transmission and Severity: A Review. Environmental Science & Technology. 2024;58(16):6846–6867. https://doi.org/10.1021/acs.est.3c08835

Rai S, Singh DK, Kumar A. Microbial, Environmental and Anthropogenic Factors Influencing the Indoor Microbiome of the Built Environment. Journal of Basic Microbiology. 2021;61(4):267–292. https://doi.org/10.1002/jobm.202000575

Chen X, Kumari D, Achal V. A Review on Airborne Microbes: The Characteristics of Sources, Pathogenicity and Geography. Atmosphere. 2020;11(9):919. https://doi.org/10.3390/atmos11090919

Andriana Y, Widodo ADW, Endraswari PD. A Correlation between the Number of Airborne Bacteria and Fungi using the Settle Plate Method with Temperature and Relative Humidity at the Clinical Microbiology Laboratory of Dr. Soetomo Regional General Hospital Surabaya, Indonesia. Journal of Pure and Applied Microbiology. 2023;17(2):942–950. https://doi.org/10.22207/JPAM.17.2.24

Pala’langan Y, Islam F, Hairuddin MC. Kualitas Mikrobiologi Udara di Ruang Perawatan Rumah Sakit. Banua: Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2023;3(1):7–14. https://doi.org/10.33860/bjkl.v3i1.2407

Pratiwi M, Hidayat, Gafur A. Studi Kualitas Bakteriologis Udara di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Window of Public Health Journal. 2024;5(1):176–186. https://doi.org/10.33096/woph.v5i1.1104

Apriyani A, Wijayanti PEH, Habibi M. Pencahayaan, Suhu dan Indeks Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Rumah Sakit TK. IV Samarinda. Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES”. 2020;11(2):157-159. http://dx.doi.org/10.33846/sf11211

Fatma F, Ramadhani R. Perbedaan Jumlah Angka Kuman Udara Berdasarkan Hari dalam Ruangan di Puskesmas Guguk Panjang. Human Care Journal. 2020;5(3):777. https://doi.org/10.32883/hcj.v5i3.828

Gumiyarna H. Hubungan Suhu, Kelembapan, dan Pencahayaan Ruangan dengan Mikroba Udara di Ruang Perawatan Rehabilitasi Instansi Pemerintah dan Komponen Masyarakat di Lingkungan BNN Kota Cimahi. Jurnal Kesehatan Kartika. 2021;16(2):50-54. https://doi.org/10.26874/jkkes.v16i2.171

Firjatullah MAM, Anggraeni S, Ishak NI. Analisis Lingkungan Fisik Udara dan Angka Kuman Udara di Ruang Rawat Inap Kelas III Rsud Ratu Zalecha Martapura Tahun 2022. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2022;5(12):1653–1658. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i12.2727

Zulfa L, Hidayat H, Syam N. Kondisi Ruangan dengan Kadar Bakteriologis Udara dalam Rawat Inap RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Window of Public Health Journal. 2022;1528–1539. https://doi.org/10.33096/woph.v2i5.716

Kanan M, Intari LD, Bambang D. Analisis Kesehatan Udara di Rumah Sakit Umum Daerah Banggai Kabupaten Banggai Laut. Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal. 2023;14(1):31–40. https://doi.org/10.51888/phj.v14i1.173

Yuliarti OA, Cahyono T, Mulyasari TM. Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kuman Udara di SD Negeri Kecamatan Baturraden. Buletin Keslingmas. 2020;39(1):13–22. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v39i1.4537

Harizon H, Azzahri Isnaeni LM, Lestari RR. Hubungan Kesehatan Lingkungan Rumah terhadap Kejadian TB Paru di UPT BLUD Puskesmas Tambang. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2021;2(4):119–128. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i4.2767

Sikumbang RH, Eyanoer PC, Siregar NP. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru pada Usia Produktif di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Sari Kecamatan Medan Denai. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. 2022;21(1):32–43. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v21i1.196

Nurlaela N, Rudijanto H, Yulianto Y. Faktor Lingkungan Fisik yang Berhubungan dengan Angka Kuman Udara di UPTD Puskesmas Bojongsari Kabupaten Purbalingga Tahun 2022. Buletin Keslingmas. 2022;41(2):92–99. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v41i2.8691

Hidayanti R. Analisis Kualitas Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Global. 2021;4(3):127–134. https://doi.org/10.33085/jkg.v4i3.4902

Vindrahapsari RT. Kondisi Fisik dan Jumlah Bakteri Udara pada Ruangan AC dan Non AC di Sekolah Dasar. Universitas Muhammadiyah Semarang; 2016. http://repository.unimus.ac.id/51/1/FULLTEXT 1.pdf

Savanti F, Hardiman G, Setyowati E. Pengaruh Ventilasi Alami Terhadap Sick Building Syndrome. ARSITEKTURA: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan. 2019;17(2):211-220. https://doi.org/10.20961/arst.v17i2.30440

Rosyid MR, Sakufa M A. Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Tuberculosis di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Jurnal Ilmu Kesehatan. 2023;11(2):76-94. https://doi.org/10.32831/jik.v11i2.457

Syahri A, Nanda M. Hubungan Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bandar Khalifah Deli Serdang. El-Mujtama Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2023;4(2):1226–1239. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i2.5055

Birawida AB, Daud A, Ibrahim E, Sila N, Khaer A. Faktor Risiko Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut Ditinjau dari Kondisi Lingkungan Fisik pada Masyarakat di Kepulauan Spermonde: Penelitian Observasional. Health Information: Jurnal Penelitian. 2023;15(1):67-77. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i1.820

Hefnita H, Budiyono B, Suhartono S. Hubungan Antara Kualitas Udara dengan Gejala Sick Building Syndrome, Bagaimana Penanggulangannya?: Literature Review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung. 2023;15(2):528–540. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i2.2395

Islam F, Ahmad H, Akbar F, Khaer A, Suryadi I, Syukri M, et al. Spatio-Temporal Analysis of Tuberculosis Clusters in a Region of Topographic Diversity: A Case Study from West Sulawesi Province, Indonesia. Journal of Public Health Pharmacy. 2025;5(2):383–393. https://doi.org/10.56338/jphp.v5i2.6762

Minarno B, Peristiowati Y. Pengaruh Perubahan Suhu dan Tekanan Udara terhadap Jumlah Koloni Kuman pada Ruang Kamar Operasi RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD). 2022;8(2):94–99. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jimed/article/view/8215

Larasati DN, Wahyuningsih AS. Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Sick Building Syndrome. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition. 2023;3(2):159–168. https://doi.org/10.15294/ijphn.v3i2.61570

Downloads

Published

2026-06-04

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANGKA KUMAN UDARA SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS UDARA DI RUANG TUNGGU PUSKESMAS. (2026). Hasanuddin Journal of Public Health, 7(2), 125-137. https://doi.org/10.30597/hjph.v7i2.50308

Similar Articles

1-10 of 150

You may also start an advanced similarity search for this article.