Kejadian Mild Cognitive Impairement pada Petani Tembakau Pengguna Pestisida di Kabupaten Jember

Authors

  • Reny Indrayani Jember University
  • Prehatin Trirahayu Ningrum Jember University
  • Ellyke Ellyke Jember University
  • Isa Marufi Jember University
  • Anita Dewi Moelyaningrum Jember University
  • Ragil Ismi Hartanti Jember University
  • Rahayu Sri Pujiati Jember University
  • Kurnia Ardiansyah Akbar Jember University
  • Globila Nurika
  • Ana Islamiyah Syamila

DOI:

https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.9042

Keywords:

Mild cognitive impairment, petani, tembakau

Abstract

Mild Cognitive Impairment (MCI) adalah fase prodromal dari penurunan kognitif yang dapat mendahului munculnya Alzheimer’s Disease (AD). Populasi yang paling berisiko adalah petani yang mengaplikasikan pestisida pada tanamannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara usia, masa kerja, dan penggunaan pestisida (frekuensi dan lama penyemprotan) dengan kejadian MCI pada petani tembakau di Kabupaten Jember. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan sampel 200 petani di wilayah Kabupaten Jember, dengan metode stratified sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden paling banyak berusia ≥45 tahun dan sebagian besar responden memiliki masa kerja >10 tahun. Sebagian besar responden melakukan penyemprotan pestisida 3-4 kali dalam 1 bulan dan lama penyemprotan terbagi rata menjadi dua kelompok yakni ≤2 jam dan >2 jam. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pada responden penelitian, tidak terdapat hubungan antara usia, masa kerja, dan frekuensi penyemprotan pestisida dengan MCI, tetapi terdapat hubungan antara lama penyemprotan pestisida (p = 0,026) dengan MCI. Berdasarkan hasil ini, perlu dilakukan edukasi pada petani tembakau khususnya di Kabupaten Jember tentang bahaya pestisida dan untuk memperpendek lama penyemprotan pestisida.

References

FAO-STAT. Pesticides. [Report]. [Diakses pada 28 Januari 2019].

U.S. EPA. FY Annual Report. [Diakses pada 25 Januari 2019].

Irfan B. The Rationales of Vegetable and Rice Farmers in Central and Non-Central Production Areas in West Java on the Use of Pesticides. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor; 2008.

Poulsen MB, Andersen HR, dan Grandjean P. Potential Developmental Neurotoxicity of Pesticided Used in Europe. Environmental Health. 2008;7:50.[Online Journal]. [Diakses pada 28 Januari 2019]. Available at: https://dx.doi.org/10.1186%2F1476-069X-7-50.

Corral S, Angel V, Salas N, Venegas LAZ, Gaspar PA, Pancetti F. Cognitive Impairment in Agricultural Workers and Nearby Residents Exposed to Pesticides in the Coquimbo Region of Chile. Neurotoxicology and Teratology. 2017;62(1):13-19.

Yan D, Zhang Y, Liu L, Yan H. Pesticide Exposure and Risk of Alzheimer’s Disease: a Systematic Review and Meta-analysis. Scientific Reports. 2016;6(322222):1-9.

Kementerian Pertanian. Statistik Perkebunan Indonsia. Jakarta: Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia; 2016.

Ningrum PT, Indrayani R, Ellyke, Marufi I, Moelyaningrum AD, Hartanti RI, Pujiati RS, Akbar KA. Kadar Kolinesterase Darah pada Petani Tembakau yang Terpapar Pestisida. [Laporan Penelitian]. Jember: Universitas Jember; 2018.

Dewi, R.M.V. Penggunaan Pestisida dan Hubungan Terhadap Kejadian Mild Cognitive Impairement (MCI) (Studi pada Petani Jeruk di Desa Sukoreno Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. [Skripsi]. Jember: Universitas Jember; 2017.

Panentu D, Irwan M. Uji Validitas dan Reliabilitas Butir Pemeriksaan dengan Montreal Cognitive Assessment Versi Indonesia (Moca-Ina) pada Insan Pasca Stroke Fase Recovery. Jurnal Ilmiah Fisioterapi. 2013;13(1):55-67.

Istianah, Yuniastuti A. Hubungan Masa Kerja, Lama Menyemprot, Jenis Pestisida Penggunaan APD dan Pengelolaan Pestisida dengan Kejadian Keracunan Pada Petani di Brebes. Public Health Perspective Journal. 2017;2(2):117-123.

Minaka AIDA, Sawitri AAS, Wirawan DN. Hubungan Penggunaan Pestisida dan Alat Pelindung Diri dengan Keluhan Kesehatan pada Petani Hortikultura di Buleleng, Bali. Public Health and Preventive Medicine Archive. 2016; 4(1):94-103.

Entianopa, Santoso E. Faktor yang Berhubungan dengan Paparan Pestisida pada Pekerja Chemis (Penyemprotan). Journal Endurance. 2016;1(2):88-93.

Dwiyanti FL, Darundiati YH, Dewanti NAY. Hubungan Masa Kerja, Lama Kerja, Lama Penyemprotan, dan Lama Frekuensi Penyemprotan terhadap Kadar Kolinesterase dalam Darah pada Petani di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2018;6(6):128-134.

Rahmawati YD. Pengaruh Faktor Karakteristik Petani dan Metode Penyemprotan terhadap Kadar Kolinesterase. The Indonesia Jaurnal of Occupational Safety and Health. 2017;6(3):343-351.

Susilowati DA, Suhartono, Widjanarko B, Adi MS, Suratman. Perilaku Petani Penyemprot yang Berhubungan dengan Kadar Serum Cholinesterase. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2017;13(4):289-294.

Soetedjo D. Cognitive Problem in Elderly. Temu Regional Neurologi Jateng–DIY Ke XIX. Semarang: Badan Penerbit UNDIP; 2002.

Paul J, Lyketsos. 2006. A Clinical Approach to Mild Cognitive Impairment. The American Journal of Psychiatry. 2006;163(11).

Pamungkas OS. Bahaya Paparan Pestisida terhadap Kesehatan Manusia. Jurnal Bioedukasi. 2016;14(1):27-31.

Mahyuni EL. Faktor Risiko dalam Penggunaan Pestisida terhadap Keluhan Kesehatan pada Petani di Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo 2014. KESMAS. 2015;9(1):79-89.

Kurniasih SA, Setiani O, Nugraheni SA. Faktor-Faktor yang Terkait Paparan Pestisida dan Hubungannya dengan Kejadian Anemia pada Petani Hortikultura di Desa Gombong Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2013;12(2):132-137

Kim JY, Park S, Kim SK, Kim CS, Kim TH, Min SH, Oh SS, Koh SB. Pesticide Exposure and Cognitive Decline in a Rural South Korean Population. Plos One. 2019;14(4).

Rustia HN, Wispriyono B, Susanna D, Luthfiah FN. Lama Pajanan Organofosfat terhadap Penurunan Aktivitas Enzim Kolinesterasedalam Darah Petani Sayuran. Makara Kesehatan. 2010;14(2):95–101.

Ma’arif MI, Suhartono, Yunita NA. Studi Prevalensi Keracunan Pestisida pada Petani Penyemprot Sayur di Desa Mendongan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 2016;4(5):35-43.

British Columbia. Pesticide Toxicity and Hazard. Misitry of Agriculture. [Online]. [Diakses pada 28 Januari 2019].

Samosir K, Setiani O, Nurjazuli. Hubungan Pajanan Pestisida dengan Gangguan Keseimbangan Tubuh Petani Hortikultura di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2017;16(2):63-69.

Prijanto TB, Nurjazuli, Sulistiyani. Analisis Faktor Risiko Keracunan Pestisida Organofosfat pada Keluarga Petani Hortikultuta di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2009;8(2):73-78.

Issa Y, Sham’a FA, Nijem K, Espen B, Kristensen P. Pesticide Use and Opportunities of Exposure Among Farmers and Their Families: Cross-sectional Studies 1998-2006 from Hebron Governorate, Occupied Palestinian Territory. Environmental Health. 2010; 9(1):1-10.

Mahmudah M, Wahyuningsih NE, Setyani O. Kejadian Keracunan Pestisida pada Istri Petani Bawang Merah di Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2012;11(1):65-70.

Yuantari MGC, Widianarko B, Sunoko HR. Analisis Risiko Pajanan Pestisida Terhadap Kesehatan Petani. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2015;10(2):239-245.

Downloads

Published

2020-03-31

Issue

Section

Articles