PENYULUHAN TERKAIT MELAWAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT TUBERKULOSIS DI WILAYAH KELURAHAN KLENDER

Authors

  • Farida Tuahuns STIKES IKIFA
  • Marta Halim Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.35929

Keywords:

Stigma, Tuberculosis, Paired sample t-test, Klender Urban Village

Abstract

Controlling Tuberculosis (TB) in Indonesia remains a challenge for the government in its efforts to achieve a TB-free Indonesia by 2030. TB control issues include increased co-infections, management weaknesses, and funding continuity, while negative societal stigma hinders patient treatment and reduces the quality of life for TB patients and their families. The emergence of negative stigma toward TB patients is influenced by the community's inadequate knowledge. Community Service Activities (PkM) aim to increase community knowledge about combating the negative stigma surrounding TB. The PkM activities were conducted in RW 01 of Klender Urban Village, one of the locations with the highest number of TB patients in the area. The activities took place on Wednesday, June 5, 2024, from 09:00 to 11:00 WIB, involving a total of 17 respondents from several RTs. Data collection in the PkM activities utilized a questionnaire consisting of 10 statements with True or False answer choices. Data processing showed an increase in post-test scores for all respondents, with 82.35% (14 out of 17 respondents) scoring above 70 in the post-test. Additionally, the paired sample t-test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.002 < 0.05, proving that there was a significant difference between the average pre-test and post-test scores of the respondents. This indicates that the counseling provided during the PkM activities contributed to an increase in respondents' knowledge. Based on the three indicators used, it can be concluded that the PkM activities in the RW 01 area of Klender Urban Village were successful.   ---  Pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia masih menjadi tantangan bagi pemerintah dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas TB di tahun 2030. Meningkatnya koinfeksi TB, kelemahan manajemen dan kesinambungan pembiayaan program pengendalian TB menjadi permasalahan dalam pengendalian TB. Selain itu stigma negatif yang berkembang di masyarakat turut menyebabkan pengobatan pasien menjadi cukup terhambat dikarenakan pasien malu. Stigma negatif seputar TB juga mempengaruhi kualitas hidup pasien TB dan keluarganya. Timbulnya stigma negatif terhadap penderita TB salah satunya dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat yang belum mumpuni. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait melawan stigma negatif yang berkembang seputar penyakit TB. Lokasi PkM berada di wilayah RW 01 Kelurahan Klender, dimana lokasi ini termasuk salah satu lokasi dengan jumlah penderita TB terbanyak di wilayah Kelurahan Klender. Pelaksanaan kegiatan PkM pada hari Rabu, 5 Juni 2024 pukul 09.00-11.00 WIB dengan jumlah responden sebanyak 17 orang yang berasal dari beberapa RT. Pengumpulan data dalam kegiatan PkM menggunakan kuesioner yang terdiri atas 10 pernyataan dengan pilihan jawaban Benar dan Salah. Pengolahan data menunjukkan terdapat kenaikan skor post-test untuk semua responden, dimana 82,35% (14 dari 17 responden) menunjukkan skor post-test di atas 70. Selain itu, uji Paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05 sehingga terbukti terdapat perbedaan rata-rata nilai pre-test dan post-test responden. Hal ini berarti penyuluhan yang dilakukan pada saat PkM menyebabkan peningkatan pengetahuan responden. Berdasarkan ketiga indikator dalam kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM di wilayah RW 01 Kelurahan Klender berhasil.

References

Administrator Dinas Kesehatan DKI Jakarta. (2022). Mitos Tentang TB di Masyarakat.

https://dinkes.jakarta.go.id/berita/read/mitos-tentang-tb-di-masyarakat

Administrator Yayasan KNCV Indonesia. (2023). Bagaimana Kita Sebaiknya Menyikapi Penderita TBC?.

https://sobattb.id/article/bagaimana-kita-sebaiknya-menyikapi-penderita-tbc_4

Anita, N., Maghfuroh, L., Sutrisno, A.E., Ariasih, RR.A., Arde, A.D., Widoyo, R., Putra, O.F., Stellata, A.G., Handayani, Y., Pattola., Oldfisra, F., Dwijayanti, F., Musafaah., Silawati, V., & Aliansy, D. (2022). Biostatistika Dasar. (pp. 115). Bandung: Kaizen Media Publishing

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2021). Jumlah Kasus Penyakit Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit 2021.

https://jakarta.bps.go.id/indicator/30/504/1/jumlah-kasus-penyakit-menurut-provinsi-kabupaten-kota-dan-jenis-penyakit-.html

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2022). Jumlah Penduduk Menurut Kecamatan di Kota Jakarta Timur 2020-2022.

https://jaktimkota.bps.go.id/indicator/12/332/1/jumlah-penduduk-menurut-kecamatan-di-kota-jakarta-timur.html

Darise, S.M., Yusuf, Z.K., & Basir, I.S. (2023). Pengetahuan masyarakat berhubungan dengan stigma pada penderita TB Paru. Jurnal Keperawatan, 15(2), 473-480.

DOI: https://doi.org/10.32583/keperawatan.v15i2.971

Hariadi, E., Buston, E., Nugroho, N., & Efendi, P. (2023). Stigma masyarakat terhadap penyakit Tuberkulosis dengan penemuan kasus Tuberkulosis BTA Positif di Kota Bengkulu tahun 2022. Journal of Nursing and Public Health, 11(1), 43-50.

DOI: https://doi.org/10.37676/jnph.v11i1.4080

Hidayati, W., Mamlukah., Suparman, R., Iswarawanti, D.N. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien TB di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Kota Cirebon Tahun 2023. Journal of Health Research Science, 3(2), 165-174.

DOI: https://doi.org/10.34305/jhrs.v3i02.929

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Gerakan Bersama Untuk Eliminasi TBC 2030.

https://upk.kemkes.go.id/new/launching-perpres-tentang-penanggulangan-tuberkulosis

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. (2017). Rencana Induk Riset Nasional Tahun 2017-2045.

https://simlitabmas.kemdikbud.go.id/unduh_berkas/RENCANA%20INDUK%20RISET%20NASIONAL%20TAHUN%202017-2045%20%20-%20Edisi%2028%20Pebruari%202017.pdf

Liman, P.B., Devita, A., Fadilah, T.F., & Sudarma, V. (2024). Peningkatan Pengetahuan Pemantauan Pertumbuhan Anak pada Kader dan Guru PAUD. PANRITA ABDI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 294-303.

DOI: https://doi.org/10.20956/pa.v8i2.26633

Marta., Aisyah, A., Savitri, F., Tuahuns, F., & Sari, P.E. (2023). Edukasi Tuberkulosis (TB) kepada kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Duren Sawit. Jurnal Bakti Untuk Negeri, 3(2), 123-133.

DOI: https://doi.org/10.36387/jbn.v3i2.1585

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (2022). Laporan Tahunan Tahun 2022. Kecamatan Duren Sawit Kota Administrasi Jakarta Timur.

https://timur.jakarta.go.id/ppid/files/231002-024744.pdf

Rachmawati, S.D., Barlianto, W., & Ariani. (2019). Pedoman Praktis Imunisasi Pada Anak. Pemberian Imunisasi pada Anak Sehat, Sakit dan Terlambat Jadwal. Malang: UB Press

Ramadhani, A.C. (2019). Stop Stigma, Ini Cara Hidup Berdampingan dengan Pasien TB.

https://ameera.republika.co.id/berita/pp7evl328/stop-stigma-ini-cara-hidup-berdampingan-dengan-pasien-tb

Ramadhani, M., & Fitri, D. (2023). Tuberkulosis Pada Anak Pencegahan & Penanggulangan (pp. 101). Sumatra Barat: Suluah kato Khatulistiwa

Roflin, E., & Pariyana. (2022). Penelitian Kesehatan (pp. 203). Pekalongan: NEM

Rokom Redaksi Sehat Negeriku. (2024). Kasus TBC Tinggi Karena Perbaikan Sistem Deteksi dan Pelaporan.

https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20240129/2644877/kasus-tbc-tinggi-karena-perbaikan-sistem-deteksi-dan-pelaporan/

Santosa, L.W. (2023). Kemenkes: Stigma masih jadi tantangan pasien TB dalam pengobatan.

https://pkm-mengkubang.beltim.go.id/kemenkes-stigma-masih-jadi-tantangan-pasien-tb-dalam-pengobatan/

Sasmita, P. (2022). Punya Teman TBC Gak Boleh Diajak Makan Bareng? Dokter: Aman, Asal ...

https://www.sonora.id/read/423383143/punya-teman-tbc-gak-boleh-diajak-makan-bareng-dokter-aman-asal

Sofiana, L., Adi, M.S., Martini, M., & Raharjo, M. (2023). Quality of Life in Tuberculosis Patients in Yogyakarta. Journal of Health Education, 8(1), 9-18.

DOI: https://doi.org/10.15294/jhe. v8i1.66229

Suni, N.S.P. (2024). Tantangan Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia. Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Setjen DPR RI. Jakarta: Bidang Kesra, Komisi IX DPR RI.

https://berkas.dpr.go.id/pusaka/files/isu_sepekan/Isu%20Sepekan---III-PUSLIT-Maret-2024-1957.pdf

Surati., Priyatno, D., Auliya, Q.A., & Duri, I.D (2023). Edukasi Tuberkulosis (pp. 3-4). Pekalongan: Penerbit NEM

Supinganto, A., Metrib, N.K., Budiana, I., & Suharmanto, S. (2022). Home Contact Support in Prevention of Transmission of Tuberculosis in West Lombok Based on the Theory of the Health Belief Model. Gaceta Médica De Caracas, 130 (5S), 875-881.

DOI: 10.47307/GMC.2022.130.s5.3

Supriatun, E., & Insani, U. (2020). Pencegahan Tuberkulosis (pp.15). Kediri: Lembaga Chakra Brahmana Lentera

World Health Organization. (2021). Tuberkulosis.

https://www.who.int/Health-Topics/Tuberculosis#Tab=Tab_1

World Health Organization South-East Asia Indonesia. (2023). World Tuberculosis Day 2023. Yes! We Can End TB!

https://www.who.int/indonesia/news/events/tb-day/tb-day-2023

Downloads

Published

2025-04-29

How to Cite

Tuahuns, F., & Marta Halim. (2025). PENYULUHAN TERKAIT MELAWAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT TUBERKULOSIS DI WILAYAH KELURAHAN KLENDER. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(2), 343–352. https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.35929

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.