OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI DETEKSI DINI: SCREENING HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI DESA ALITTA

Authors

  • Husnul Hatima Ahmad Universitas Hasanuddin
  • Nuurhidayat Jafar Universitas Hasanuddin
  • Andi Suheyra Syauki Universitas Hasanuddin
  • Takdir Tahir Universitas Hasanuddin
  • Ariyanti Saleh Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.42054

Keywords:

Hypertension, pregnancy, screening, stunting

Abstract

Hypertension in pregnancy, defined as blood pressure ≥140/90 mmHg after 20 weeks of gestation, is a significant condition that increases the risk of stunting in children by restricting blood flow and oxygen supply to the placenta. This condition can result in impaired fetal growth and other severe complications. Hence, early detection of hypertension in pregnant women is crucial to prevent pregnancy complications and reduce the risk of stunting. This community service program utilized instruments such as a sphygmomanometer, stethoscope, attendance sheet, and blood test result form. The activities were conducted door-to-door over two days, with one blood pressure measurement taken per participant. The procedure began with obtaining informed consent and recording attendance, followed by blood pressure measurement and brief education on hypertension prevention during pregnancy. Among the 7 pregnant women who participated, 5 (71.42%) were aged 20–35 years, while one was under 20 years and another over 35 years. Blood pressure measurements revealed that 6 participants (85.71%) had normal blood pressure, while 1 (14.29%) was classified as pre-hypertensive according to JNC-VIII guidelines. The hypertension screening in pregnant women in Alitta Village was successfully implemented by the 65th cohort of Unhas KKN-PK students, achieving the target of examining 7 participants. This program is expected to lower hypertension rates, prevent stunting, raise awareness about the importance of health checks, and improve maternal health outcomes.   ---   Hipertensi, termasuk pada ibu hamil, merupakan kondisi tekanan darah ≥140/90 mmHg pada kehamilan ≥20 minggu yang dapat meningkatkan risiko stunting pada anak dengan menghambat aliran darah dan oksigen ke plasenta. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan komplikasi serius lainnya. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui deteksi dini hipertensi menjadi penting untuk mencegah komplikasi kehamilan dan stunting pada anak. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan alat ukur berupa spigmomanometer, stetoskop, lembar absensi, dan lembar hasil pemeriksaan darah. Kegiatan dilaksanakan secara door to door selama dua hari dengan satu kali pengukuran per sampel. Proses dimulai dengan informed consent dan pengisian absensi, diikuti pengukuran tekanan darah dan pemberian edukasi singkat terkait pencegahan hipertensi selama kehamilan. Dari 7 ibu hamil yang berpartisipasi, 5 orang (71.42%) berusia 20-35 tahun, sedangkan masing-masing satu orang berusia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun. Pengukuran tekanan darah menunjukkan hasil 6 orang (85.71%) normal dan 1 orang (14.29%) pra-hipertensi berdasarkan klasifikasi JNC-VIII. Screening hipertensi pada ibu hamil di Desa Alitta telah berhasil dilakukan oleh mahasiswa KKN-PK Unhas angkatan ke-65, mencapai target dengan memeriksa 7 ibu hamil. Program ini berhasil secara teknis dan telah mencapai target dengan memeriksa 7 orang ibu hamil, serta program ini menekan angka kejadian hipertensi dan pencegahan stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan di Desa Alitta.

References

Adekayanti, P., Laba, B. S., Safitri, E. L., & Hamid, A. (2023). Edukasi "CERDIK" Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Pada Soswa SMAN 1 Moyo Utara. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, III, 9. https://doi.org/10.55606/jpikes.v3i1.1202

Alatas, H. (2019). Hipertensi pada kehamilan. Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan, 2(2), 27-51. https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/HMJ/article/view/4169/2730

Amiruddin, R. P., Bahar, I., Padjalangi, N. A., Mailoa, J., Jusuf, E. C., Setiawan, S., & Ratnaningsih, A. S. (2024). Peningkatan pengetahuan kader dan ibu hamil tentang hipertensi dalam kehamilan melalui penyuluhan di puskesmas rappokalling makassar. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 8(2), 434-440. https://doi.org/10.20956/pa.v8i2.26148

Anggraini, R. B., & Nurvinanda, R. (2020). Skrining kesehatan tentang hipertensi, kolestrol dan diabetes militus di desa cengkong abang kabupaten bangka. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 3(2), 346-351. https://doi.org/10.33024/jkpm.v3i2.2897

Arikah, T., Rahardjo, T. B. W., & Widodo, S. (2020). Kejadian hipertensi pada ibu hamil. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(2), 115–124. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v1i2.40329

Beech, A., & Mangos, G. (2021). Management of hypertension in pregnancy. Australian Prescriber, 44(5), 148–152. https://doi.org/10.18773/austprescr.2021.039

Braunthal, S., & Brateanu, A. (2019). Hypertension in pregnancy: Pathophysiology and treatment. SAGE Open Medicine, 7, 205031211984370. https://doi.org/10.1177/2050312119843700

Gupta, S., Kumar, R., Kalaivani, M., Nongkynrih, B., & Khant, S. (2020). Prevalence, awareness, treatment, and control of diabetes and hypertension among elderly persons in a rural area of ballabgarh, haryana. Journal of Family Medicine and Primery Care, 9(2), 777–782. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_1057_19

Kementerian Kesehataan Republik Indonesia. (2022). Buku Saku: Hasil Survey Status Gizi Indonesia. Retrieved from https://diskelkan.baliprov.go.id/wp-content/uploads/2023/05/Buku-Saku-Hasil-Survei-Status-Gizi-Indonesia-SSGI-2022.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Retrieved from http://repository.bkpk.kemkes.go.id/3514/1/LaporanRiskesdas2018Nasional.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peta Jalan: Percepatan Pencegahan Stunting Indonesia 2018-2024. Retrieved from https://stunting.go.id/wp-content/uploads/2021/03/RoadMap-Stunting_20112020.pdf

Kementerian Komunikasi dan Informatika Pinrang. (2024). Prevalensi Stutnign Pinrang Turun 3.3%, PLH Bupati Pinrang Apresiasi TPPS. Retrieved from https://pinrangkab.go.id/prevalensi-stunting-pinrang-turun-33/

Lestari, P., Trimawati, T., Sparwati, M., Prabowo, H., & Yarisma, F. W. (2023). Waspada stunting itu penting. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(6), 1233-1236. https://doi.org/10.53625/jpm.v2i6

Luger, R. K., & Kight, B. P. (2020). Hypertension in pregnancy. StatPearls Publishing.

Mulyana, H. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan keteraturan ANC ibu hamil aterm yang mengalami hipertensi. Jurnal Keperawatan BSI, 5(2). https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk

Muzakir, A., & Wulandari, R. A. (2019). Model Data Mining sebagai Prediksi Penyakit Hipertensi Kehamilan dengan Teknik Decision Tree. Scientific Journal of Informatics,3(1), 19-26. https://doi.org/10.15294/sji.v3i1.4610

Posyandu dan Pustu Desa Alitta. (2024). Data Primer: Laporan Penyakit Tertinggi di Desa Alitta Tahun 2024. Pinrang.

Pratiwi, D. (2020). Faktor maternal yang mempengaruhi kejadian preeklamsia pada acces kehamilan. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 402–406. http://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH

Putri, I. M., & Ismiyatun, N. (2020). Deteksi dini kehamilan beresiko. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(1), 40-51. https://doi.org/10.31596/jkm.v8i1.565

Putriningtyas, N. D. (2021). Faktor Rosiko Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil. Indonesian. Journal of Public Health and Nutrition, 1(3), 759–767. https://doi.org/10.15294/ijphn.v1i3.50008

Safitri, A., & Djaiman, S. P. H. (2021). Hubungan hipertensi dalam kehamilan dengan kelahiran prematur: Metaanalisis. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 31(1), 27-38. https://doi.org/10.22435/mpk.v31i1.3881

Setiawan, B. (2018). Faktor-faktor penyebab stunting pada anak usia dini. Bekasi: Yayasan Rumah Komunitas Kreatif.

Suciati, R., & Wijayanti, T. (2022). Hubungan Paritas dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Borneo Studies and Research, 4(1), 9-15. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/issue/view/58

Widowati, D. (2019). Kenali Faktor Resiko, Cegah Penyakit Tidak Menular. Retrieved from https://danurejan2pusk.jogjakota.go.id/detail/index/9898#:~:text=Penyakit%20tidak%20menular%20(PTM)%20merupakan,waktu%20yang%20panjang%20(kronis)

Widyaningsih, W., & Dewi, I. P. (2021). Hubungan tekanan darah tinggi dengan kejadian stunting pada anak. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 1(4), 333-344. https://doi.org/10.33024/mahesa.v1i4.5476

World Health Organization. (2021). Noncommunicable Diseases. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

World Health Organization. (2021). Stunting prevalence among children under 5 years of age (%). Retrieved from https://www.who.int/data/gho/data/indicators/indicator-details/GHO/gho-jmestunting-prevalence

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Ahmad, H. H., Nuurhidayat Jafar, Andi Suheyra Syauki, Takdir Tahir, & Ariyanti Saleh. (2026). OPTIMALISASI PENCEGAHAN STUNTING MELALUI DETEKSI DINI: SCREENING HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI DESA ALITTA. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(1), 162–171. https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.42054

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.