EDUKASI DAN SIMULASI DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BAHAN ECO ENZYME DI DUSUN II DESA RANTELEDA, KECAMATAN PALOLO, KABUPATEN SIGI, PROVINSI SULAWESI TENGAH

Authors

  • Dewi sartika Universitas Widya Nusantara
  • Dinda Nurwidya Putri Universitas Widya Nusantara Palu
  • Nurul Yunita Widya Universitas Widya Nusantara
  • Stefy Anastasya rantesalu Universitas Widya Nusantara
  • Deyrista Universitas Widya Nusantara
  • Melisa Lembang Universitas Widya Nusantara
  • Audrey Maurestha Kawil Universitas Widya Nusantara
  • Nova Firdasari Aburaera Universitas Widya Nusantara
  • Vahria Universitas Widya Nusantara
  • Nilam Sari Universitas Widya Nusantara
  • Abdul Latifh hafid akbar Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.37248

Keywords:

Waste, eco enzyme, liquid organic fertilizer

Abstract

The increasing development of technology today has implications for various things, one of which is the level of human health which is also accompanied by an increase in human population. However, this increase is also directly related to waste production, including increasing household waste, creating major problems in the human environment which to date have not found an effective and efficient solution for managing them. Organic waste such as vegetable and fruit waste rots easily and can pollute the environment and produce dangerous methane gas. One solution to reduce the negative impact of household organic waste is to make Eco Enzyme, a fermented product of organic kitchen waste which provides various benefits for the environment and health. Therefore, this community service activity aims to increase community awareness and skills in waste management through making Eco Enzyme. The method for implementing this community service is carried out through the Socialization of Waste Utilization through Eco Enzyme which was carried out in Dusun II, Ranteleda Village, Palolo District, Sigi Regency on Saturday, August 24 2024. This activity was attended by a number of Ranteleda village communities. In service activities, there are a series of activities carried out, namely 1). Giving a pretest before socialization is carried out using questionnaire media, 2). Socialization about how to make eco enzyme using leaflet media, 3). Providing a Posttest to measure the level of community knowledge. 4). Providing training on making eco enzyme from processed household waste. From the entire series of socialization activities, it was seen that all activity participants were motivated to try making eco enzyme.   ---   Peningkatan perkembangan teknologi dewasa ini berimplikasi terhadap berbagai macam hal, yang salah satu diantaranya adalah derajat kesehatan manusia yang juga dibarengi oleh peningkatan populasi manusia. Namun peningkatan ini juga berbading lurus dengan produksi sampah, termasuk sampah rumah tangga juga meningkat, menciptakan masalah besar dilingkungan manusia yang hingga hari ini belum ditemukan solusi efektif dan efisien dalam pengelolaannya. Sampah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan mudah membusuk dan dapat mencemari lingkungan serta menghasilkan gas metana yang berbahaya. Salah satu solusi untuk mengurangi dampak negatif limbah organik rumah tangga adalah dengan membuat Eco Enzyme, hasil fermentasi limbah dapur organik yang memberikan berbagai manfaat bagi lingkungan maupun kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah melalui pembuatan Eco Enzyme. Metode Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah melalui Eco Enzyme yang dilaksanakan di Dusun II, Desa Ranteleda, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada hari Sabtu, 24 Agustus 2024. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah Masyarakat desa Ranteleda. Pada kegiatan pengabdian, terdapat rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu meliputi 1). Pemberian pretest Sebelum sosialisasi di lakukan menggunakan media kuesioner, 2). Sosialisasi tentang bagaimana pembuatan eco enzyme menggunakan media leaflet, 3). Pemberian Posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan Masyarakat. 4). Memberikan Pelatihan Pembuatan Eco enzyme dari olahan sampah Rumah Tangga. Dari seluruh rangkaian kegiatan sosialiasi, terlihat bahwa seluruh peserta kegiatan termotivasi untuk mencoba membuat eco enzyme.

References

Ariyanti, D., Saputri, N. U. M., Uraidli, K. A., Laksamana, A. B., Mahuluddin, L. D., Maharani, G. S., Setiawan, B. E., Agnesia, L. U., Lasaiva, B., Muhammad, A. N., Kamil, A. Z. (2025). Pemberdayaan Berkelanjutan Melalui Pemanfaatan Limbah Organik Berbasis Eco-Enzyme di Desa Jambekumbu Lumajang. PANRITA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 1-14.

Hakim, S., Himawan, H.S., Geovani, A., Asianingrum, A.H., Wehdawati, Julianti, N.S., Clara, L.C., Putri, B.S., (2023). Go Green Ekonomi Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Media Eco Enzyme Desa Kelampangan Kota Palangkaraya. J. Pengabdi. Kpd. Masy. Indones. 3, 69–78. https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpkmi/article/view/1259

Hikmah Perkasa, D., Susiang, M.I.N., Parashakti, R.D., (2022). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Cairan Eco-Enzyme Pada Masyarakat Kampung Tembong Gunung. J-MAS J. Pengabdi. Masy. 1, 195–204. https://melatijournal.com/index.php/jmas/article/view/69

Hikmatriana, M., Firnadi, N.F., Nurhidayanti, N., (2022). Pembuatan dan Analisis Eco Enzyme dengan Memanfaatkan Limbah Rumah Tangga (Kulit Pisang, Kulit Buah Naga, Kentang, Wortel dan Jagung). Pros. SAINTEK Sains dan Teknol. 1, 479. https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/SAINTEK/article/view/1359

Iswati, R.S., Hubaedah, A., Andarwulan, S., (2021). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Anti Bakteri Berbasis Eco Enzym dari Limbah Buah-Buahan dan Sayuran. Bantenese J. Pengabdi. Masy. 3, 104–112. https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/PS2PM/article/view/4007

Junaidi, M.R., Zaini, M., Hasan, M., Zein, Y., Ranti, B., Firmansyah, M.W., Umayasari, S., Aprilia, R.D., Hardiansyah, F., (2021). ~ Vol. 2 | No. 2 | 2021 2, 118–123.

Octaviani, C.T., Wulandari, Y.O., Rahayuningsih, S., (2024). Sosialisasi Pembuatan Eco-Enzyme dari Sampah Organik Pada Warga Desa Ngawonggo. J. PEDAMAS 2, 386–391. . Sosialisasi Pembuatan Eco-Enzyme dari Sampah Organik Pada Warga Desa Ngawonggo

Rahman, Yuniar Wanditya, Feddy April, Setiawan Hananto, Lia., (2023). Aplikasi Alat Pabrik Mini Kascing Untuk Kelompok Pemanfaatan Limbah Organik Application of Mini Kascing Factory Tool for Organic Waste Utilization Group. PANRITA_ABDI. ~Vol.7.2,229-237 https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/18521

Ronny, Ihsan, M., (2022). Pemanfaatan Sampah Buah dan Sampah Sayuran sebagai Eco Enzyme untuk Penyubur Tanaman. J. Sulolipu Media Komun. Sivitas Akad. dan Masy. Jur. Kesehat. Lingkung. Poltekkes Kemenkes Makassar 22, 61–65. https://journal.poltekkes-mks.ac.id/ojs2/index.php/Sulolipu/article/view/2684

Septiani, U., Najmi, Oktavia, R., (2021). Eco Enzyme : Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serbaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. J. Univ. Muhamadiyah Jakarta 02, 1–7. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/11122

Siliwangi, U., (2024). Kesadaran Akan Pengelolaan Limbah Melalui Eco 5, 904–910. https://jabb.lppmbinabangsa.id/index.php/jabb/article/view/1163

Utami, R.R., Arief, D.R., Saputra, A., Satwikanitya, P., Arifin, U.F., Ellianto, M.S.D., Ratnaningsih, W., Listyalina, L., (2023). Pelatihan Pengolahan Limbah Organik Rumah https://jurnal.unw.ac.id/index.php/IJCE/article/view/326

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Dewi sartika, Putri, D. N., Nurul Yunita Widya, Stefy Anastasya rantesalu, Deyrista, Melisa Lembang, … Abdul Latifh hafid akbar. (2025). EDUKASI DAN SIMULASI DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BAHAN ECO ENZYME DI DUSUN II DESA RANTELEDA, KECAMATAN PALOLO, KABUPATEN SIGI, PROVINSI SULAWESI TENGAH. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(4), 938–945. https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.37248

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.