PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KEGIATAN SIKAT GIGI MASSAL PADA ANAK SD DI DESA PATTALLASSANG, KEC. TOMPOBULU, KAB. BANTAENG, SULAWESI SELATAN

Authors

  • Punggawa Gauk Karim Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Hasanuddin
  • Firdaus Hamid
  • Hafsah Katu
  • Irfan Sugianto
  • Andi Abidah Rustam

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.49261

Keywords:

Oral health, health education, mass toothbrushing, primary school children

Abstract

Oral and dental health is an integral part of general health and plays a crucial role in determining an individual’s quality of life. However, the prevalence of oral and dental problems in Indonesia remains high, particularly among elementary school–aged children. Limited knowledge, attitudes, and habits related to proper oral hygiene are considered major contributing factors to this problem. The Dental and Oral Health Education was designed as a promotive and preventive initiative aimed at improving the knowledge and skills of elementary school students in maintaining oral and dental hygiene. This program was implemented in three elementary schools located in Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency, and involved a total of 108 students. The activities included oral health education delivered using flipchart media, interactive question-and-answer sessions to encourage student participation, demonstrations of proper toothbrushing techniques using a dental model, and supervised mass toothbrushing practice. The results showed a high level of enthusiasm among students throughout the activities. The students were able to respond to questions appropriately and demonstrated noticeable improvements in their toothbrushing techniques following the demonstrations and hands-on practice. Observations during the program indicated an increase in students’ understanding and practical skills related to oral and dental health. Therefore, this program has been proven effective in enhancing children’s knowledge and oral hygiene practices, while also emphasizing the importance of early health education as a preventive measure to reduce the risk of dental caries and establish healthy habits that can be sustained in the long term.   ---   Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan umum serta memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Kondisi gigi dan mulut yang sehat dapat mendukung fungsi makan, berbicara, dan kepercayaan diri. Namun demikian, prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia masih tergolong tinggi, terutama pada kelompok anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini dapat disebabkan oleh masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi pada anak. Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa sekolah dasar dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Program ini dilaksanakan di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, dengan jumlah peserta sebanyak 108 siswa. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan gigi menggunakan media flipchart, sesi tanya jawab interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi, serta praktik sikat gigi massal yang dilakukan secara terawasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para siswa selama pelaksanaan program. Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan menunjukkan perbaikan dalam teknik menyikat gigi setelah dilakukan demonstrasi dan praktik langsung. Observasi selama kegiatan mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa terkait kesehatan gigi dan mulut. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan gigi anak, serta menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini sebagai upaya pencegahan untuk menurunkan risiko karies dan membentuk kebiasaan hidup sehat jangka panjang.

References

Andriani., & Istiadah F., (2023). Teh Herbal Lemongrass Citronella Efektif Untuk Menurunkan Kadar Asam Urat Pada Penderita Hiperurisemia.

https://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/PIPK/article/download/279/255

Crisantika, E., Sintia, N., & Wahyuni, C. U. (2024). The Relationship between Purine Consumption and Hypertension Against Recurrent Attacks of Gouty Arthritis in Patients at Puskesmas Kecamatan Krembangan in 2022. Media Gizi Kesmas, 13(1), 214–219.

https://doi.org/10.20473/mgk.v13i1.2024.214-219

Fadhia A., Rini, I., Aulia, N. T., & Rahman, A. D. N. (2022). Edukasi, Deteksi Risiko Jatuh, Dan Latihan Keseimbangan Pada Lansia Di Kabupaten Takalar. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(4), 835–842. https://doi.org/10.20956/pa.v6i4.18643

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. https://www.litbang.kemkes.go.id/riset-kesehatan-dasar-riskesdas/

Kleinman, N. L., Brook, R. A., Patel, P. A., Melkonian, A., Brizee, T. J., Smeeding, J. E., & Joseph-Ridge, N. (2013). Economic burden of gouty arthritis attacks for employees with frequent and infrequent attacks. Journal of Occupational and Environmental Medicine, 55(9), 1041–1047. https://doi.org/10.1097/JOM.0b013e31829f5e5e

Monalisa, N., Dwiharini, P., & Siti R. (2023). Perawatan Keluarga Pada Lansia Penderita Goutarthiritis Di Dusun Sumber Bendo Desa Sumber Tebu Bangsal Mojokerto.

https://ejournal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/MM/article/download/1085/1016/#:~:text=Berdasarkan%20gejala%20gout%20arthritis%20di,%2C%20S.%2C%202020).

Muthia, D. (2021) Pengaruh Konseling Apoteker terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien dalam Penggunaan Allopurinol dan Analgesik di Apotek Wilayah Kota Malang. Universitas Brawijaya. Available at:

http://repository.ub.ac.id/id/eprint/175411

Parisa, N., Kamaluddin, M. T., Saleh, M. I., & Sinaga, E. (2023). The inflammation process of gout arthritis and its treatment. Journal of advanced pharmaceutical technology & research, 14(3), 166–170.

https://doi.org/10.4103/japtr.japtr_144_23

Perhimpunan Reumatologi Indonesia. (2024). Hiperurisemia dan artritis gout. https://reumatologi.or.id/wp-content/uploads/2024/09/ISBN-Hiperurisemia-Artritis-Gout_download.pdf

Rai, S. K., Burns, L. C., De Vera, M. A., Haji, A., Giustini, D., & Choi, H. K. (2015). The economic burden of gout: A systematic review. Seminars in Arthritis and Rheumatism, 45(1), 75–80.

https://doi.org/10.1016/j.semarthrit.2015.02.004

Sueni, S., Haniarti, H., & Rusman, A. D. P. (2021). Analisis penyebab faktor risiko terhadap peningkatan penderita gout (asam urat) di wilayah kerja Puskesmas Suppa Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (JUPKesmas), 4(1). https://ejournal.stikeselisabethmedan.ac.id/index.php/JUPKes/article/view/474

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Karim, P. G., Hamid, F., Katu, H., Sugianto, I., & Rustam, A. A. (2026). PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KEGIATAN SIKAT GIGI MASSAL PADA ANAK SD DI DESA PATTALLASSANG, KEC. TOMPOBULU, KAB. BANTAENG, SULAWESI SELATAN . Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(1), 242–251. https://doi.org/10.20956/pa.v10i1.49261

Similar Articles

<< < 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.