ANALISA PERBANDINGAN DATA PASANG SURUT DENGAN METODE KOEFISIEN KORELASI DAN RMSE ANTARA DATA IOC SEALEVELMONITORING DAN DATA PROGRAM NAOTID

Penulis

  • Chaidir Chaidir Departemen Teknik Kelautan, Universitas Hasanuddin
  • Natasha Dewanti Tuharea Departemen Teknik Kelautan, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.62012/sensistek.v5i2.24231

Kata Kunci:

Kata kunci: Ioc-Sea level Monitoring, Koefisien Korelasi, Konstanta Pasang Surut, Naotide, Pasang Surut, Tipe Pasang Surut, RMSE

Abstrak

Indonesia termasuk negara maritim karena memiliki kondisi geografis lautan yang sangat luas dengan jumlah pulau lebih dari 17.000 pulau, Pasang-surut laut merupakan hasil dari gaya tarik gravitasi dan efek sentrifugal, yakni dorongan ke arah luar pusat rotasi. Penentuan nilai dari pasang surut (pasang surut) terdapat dua cara yaitu pertama mengukur secara langsung dilapangan menggukaan tide gauge atau menggunakan program pemodelannumerik. Oleh sebab itu penelitian ini bermaksud untuk membandingkan data lapangan menggunakan website ioc-sealevelmonitoring dengan data prediksi pasang surut menggunakan program Naotide dimana titik pengambilan data berada di stasiun pasang surut di Kabupaten Cilacap, Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini akan menghasilkan data konstituen pasang surut dari data tersebut serta akan menghitung nilai RMSE (Root Mead Square Error) dan koefisien korelasi dari data tersebut. Hasil menunjukan bahwa dari kedua variable bisa dikatakan sesuai dimana dibuktikan dari nilai RMSE yang mendekati nilai 0 (nol) serta koefisien korelasi yang berada pada rentang 0,90 - 1,00 yang berarti nilai korelasi sangat tinggi dan dapat dipercaya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Analisis Pemodelan Data pasang surut menggunakan model TPXO 7.1, Retrieved October 24, 2022, from https://www.researchgate.net/publication/345912245.

Analisis Perbandingan data Pasang Surut Hasil Peramalan Dengan data Retrieved October 24, 2022, from https://journal.eng.unila.ac.id/index.php/jrsdd/article/downloadSuppFile/1801/944

Harahap, R., Hendri, A., & Fauzi, M. (2017, October 6). Pengaruh Variasi Awal Data pengamatan TERHADAP Hasil Prediksi Pasang Surut metode admiralty (studi Kasus Perairan Bengkalis). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau. Retrieved October 24, 2022, from https://www.neliti.com/publications/200144/pengaruh-variasi-awal-data-pengamatan-terhadap-hasil-prediksi-pasang-surut-metod

Hasibuan, R. D., Surbakti, H., & Sitepu, R. (2015, January 1). Analisis Pasang Surut Dengan Menggunakan metode least Square Dan penentuan periode Ulang Pasang Surut Dengan metode gumbel di perairan boom baru Dan Tanjung Buyut. Maspari Journal. Retrieved October 24, 2022, from https://www.neliti.com/publications/151070/analisis-pasang-surut-dengan-menggunakan-metode-least-square-dan-penentuan-perio

Musrifin, M. (1970, January 1). Analisis Pasang Surut perairan Muara Sungai Mesjid Dumai. Jurnal Perikanandan Kelautan. Retrieved October 24, 2022,from https://www.neliti.com/publications/296047/analisis-pasang-surut-perairan-muara-sungai-mesjid-dumai

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-12-26

Cara Mengutip

Chaidir, C., & Tuharea, N. D. (2022). ANALISA PERBANDINGAN DATA PASANG SURUT DENGAN METODE KOEFISIEN KORELASI DAN RMSE ANTARA DATA IOC SEALEVELMONITORING DAN DATA PROGRAM NAOTID. Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 5(2), 84-89. https://doi.org/10.62012/sensistek.v5i2.24231

Terbitan

Bagian

Oseanografi dan Keteknik Pantaian