Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Sulawesi Selatan menempati urutan ke 11 provinsi dengan jumlah pengguna narkoba kelompok pernah pakai terbanyak pada tahun 2020. Tahun 2022, sebanyak 56 kelurahan yang termasuk pada status waspada kawasan rawan narkoba dan sebanyak 97 kelurahan lainnya berstatus siaga. Tujuan: Mengetahui sebaran kawasan rawan narkoba berdasarkan indikator tingkat pendidikan, tingkat perceraian, kepadatan penduduk, jarak ke terminal, kawasan pesisir, dan permukiman kumuh di Kota Makassar Tahun 2022. Metode: Penelitian epidemiologi deskriptif dengan ecological study. Unit analisis dalam penelitian ini adalah 153 kelurahan dan 15 kecamatan di Kota Makassar. Analisis data yang digunakan adalah analisis spasial dan statistik bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Terdapat korelasi positif antara tingkat pendidikan yang rendah (sig 2-tailed: 0.202), tingginya angka perceraian (sig 2-tailed: 0.006), tingginya kepadatan penduduk (sig 2-tailed: 0.000), dan keberadaan kawasan kumuh (sig 2-tailed: 0.405) dengan tingkat kerawanan narkoba di suatu kawasan. Korelasi yang signifikan ditemukan pada variabel angka perceraian dan tingkat kepadatan penduduk. Setiap titik terminal mencakup setidaknya dua kawasan berstatus waspada narkoba. Sebanyak 48 dari 56 Kelurahan berstatus waspada narkoba termasuk dalam jangkauan 3000 meter dari garis pantai. Kesimpulan: Kawasan rawan narkoba tersebar pada 153 kelurahan dengan berbagai kriteria, ada yang memiliki persentase pendidikan rendah yang tinggi, angka perceraian yang tinggi, angka kepadatan penduduk yang tinggi, dekat dari titik terminal, memiliki akses ke kawasan pesisir, dan memiliki kawasan kumuh. Sebanyak 6 kelurahan berstatus siaga berisiko rawan narkoba berdasarkan seluruh indikator yang diteliti. BNNP Sulawesi Selatan sebaiknya melaksanakan upaya P4GN di kelurahan berstatus siaga yang berisiko berdasarkan karakteristik orang dan tempat.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2025 by author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Every manuscript submitted to must observe the policy and terms set by the Hasanuddin Journal of Public Health (HJPH).
- Publication rights to manuscript content published by the Journal of Public Health is owned by the journal with the consent and approval of the author(s) concerned. (download copyright agreement)
- Complete texts of electronically published manuscripts can be accessed free of charge if used for educational and research purposes according to copyright regulations.

Hasanuddin Journal of Public Health Universitas Hasanuddin is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- United Nations Office on Drug and Crime. Global overview: drug demand. In: World Drug Report 2. Global Overview: Drug Demand Drug Supply. 2022.
- Fathurrohman, Rizal A, Aditya R, Isnaini M, Isnaini F. Bunga rampai - War On Drugs: Menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR) [Internet]. 2022. Available from: www.bnn.go.id
- Badan Narkotika Nasional. Survei prevalensi penyalahgunaan narkoba 2019. Pusat Penelitian, Data, dan Informasi (PUSLITDATIN), Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia [Internet]. 2020. Available from: https://puslitdatin.bnn.go.id/konten/unggahan/2022/07/7.Survei-Prevalensi-Penyalahgunaan-Narkoba-Kuantitatif-2019.pdf
- Humas BNN. Press release akhir tahun BNNP Sulawesi Selatan [Internet]. BNNP Sulsel; 2020. Available from: https://sulsel.bnn.go.id/press-release-akhir-tahun-bnnp-sulawesi-selatan/
- Pusat Penelitian Data dan Informasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Survey prevalensi 2018 [Internet]. 2019. Available from: www.bnn.go.id
- Supriadi IO, Rahmadi E, Dewi C. Penentuan daerah rawan penyalahgunaan narkoba di Kota Bandar Lampung menggunakan sistem informasi geografis (SIG). 2022;1:1–6.
- Putri SS, Budyanra. Determinan status penyalahgunaan narkoba pada remaja usia 15-24 tahun di Indonesia tahun 2017. Seminar Nasional Official Statistics. 2020;1:571–81. Available from: https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.421
- Bolstad P. GIS fundamentals: a first text on geographic information system. 5th ed. In: Manual of Geospatial Science and Technology. 2nd ed. 2016.
- Zenbaba D, Yassin A, Abdulkadir A, Mama M. Geographical variation and correlates of substance use among married men in Ethiopia: spatial and multilevel analysis from Ethiopian Demographic and Health Survey 2016. BMJ Open. 2022;12(9):1–11. Available from: https://doi.org/10.1136/bmjopen-2022-062060
- Edwards AC, Larsson Lönn S, Sundquist J, Kendler KS, Sundquist K. Associations between divorce and onset of drug abuse in a Swedish national sample. Am J Epidemiol. 2018;187(5):1010–8. Available from: https://doi.org/10.1093/aje/kwx321
- Kurniadi YU, et al. Faktor-faktor penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Nusantara: J Ilmu Pengetahuan Sosial. 2020;7(2):408–20.
- Hikmat MM, Thaha ILM, Dwinata I. Faktor yang memungkinkan penyalahgunaan narkoba pada siswa SMAN akreditasi A se-Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health. 2020;1(1):1–8. Available from: https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph
- Edwart AO, Azhar Z. Pengaruh tingkat pendidikan, kepadatan penduduk dan ketimpangan pendapatan terhadap kriminalitas di Indonesia. J Kajian Ekonomi Pembangunan. 2019;1(3):759–68. Available from: https://doi.org/10.24036/jkep.v1i3.7703
- Widjiyati N, Utami E, Pramono E. Sistem informasi geografis penyebaran pasien narkoba. J Teknologi Informasi. 2019;14(2):88–95. Available from: https://doi.org/10.35842/jtir.v14i2.292
- Isnaini F, Pramudhiarta N. Geographic information system (GIS) for mapping of drug abuse using spatial correlation analysis in North Sumatra Province. Jurnal Pertahanan. 2020;6:416–28. Available from: http://jurnal.idu.ac.id/files/journals/16/articles/145/attachment/145-367-1-AT.pdf
- Randa RB. Strategi komunikasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba terhadap pelajar di Kota Makassar. Jurnal Ilmu Komunikasi. 2019;8:75–88.
- Faiza B, Mehmood H, Naz S, Naz S. Prevalence and determinants of substance abuse among slum dwellers in Islamabad-Pakistan. IJTMRPH. 2019;3(2):107–13. Available from: https://doi.org/10.21106/ijtmrph.85
References
United Nations Office on Drug and Crime. Global overview: drug demand. In: World Drug Report 2. Global Overview: Drug Demand Drug Supply. 2022.
Fathurrohman, Rizal A, Aditya R, Isnaini M, Isnaini F. Bunga rampai - War On Drugs: Menuju Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR) [Internet]. 2022. Available from: www.bnn.go.id
Badan Narkotika Nasional. Survei prevalensi penyalahgunaan narkoba 2019. Pusat Penelitian, Data, dan Informasi (PUSLITDATIN), Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia [Internet]. 2020. Available from: https://puslitdatin.bnn.go.id/konten/unggahan/2022/07/7.Survei-Prevalensi-Penyalahgunaan-Narkoba-Kuantitatif-2019.pdf
Humas BNN. Press release akhir tahun BNNP Sulawesi Selatan [Internet]. BNNP Sulsel; 2020. Available from: https://sulsel.bnn.go.id/press-release-akhir-tahun-bnnp-sulawesi-selatan/
Pusat Penelitian Data dan Informasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Survey prevalensi 2018 [Internet]. 2019. Available from: www.bnn.go.id
Supriadi IO, Rahmadi E, Dewi C. Penentuan daerah rawan penyalahgunaan narkoba di Kota Bandar Lampung menggunakan sistem informasi geografis (SIG). 2022;1:1–6.
Putri SS, Budyanra. Determinan status penyalahgunaan narkoba pada remaja usia 15-24 tahun di Indonesia tahun 2017. Seminar Nasional Official Statistics. 2020;1:571–81. Available from: https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.421
Bolstad P. GIS fundamentals: a first text on geographic information system. 5th ed. In: Manual of Geospatial Science and Technology. 2nd ed. 2016.
Zenbaba D, Yassin A, Abdulkadir A, Mama M. Geographical variation and correlates of substance use among married men in Ethiopia: spatial and multilevel analysis from Ethiopian Demographic and Health Survey 2016. BMJ Open. 2022;12(9):1–11. Available from: https://doi.org/10.1136/bmjopen-2022-062060
Edwards AC, Larsson Lönn S, Sundquist J, Kendler KS, Sundquist K. Associations between divorce and onset of drug abuse in a Swedish national sample. Am J Epidemiol. 2018;187(5):1010–8. Available from: https://doi.org/10.1093/aje/kwx321
Kurniadi YU, et al. Faktor-faktor penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja berdasarkan Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Nusantara: J Ilmu Pengetahuan Sosial. 2020;7(2):408–20.
Hikmat MM, Thaha ILM, Dwinata I. Faktor yang memungkinkan penyalahgunaan narkoba pada siswa SMAN akreditasi A se-Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health. 2020;1(1):1–8. Available from: https://journal.unhas.ac.id/index.php/hjph
Edwart AO, Azhar Z. Pengaruh tingkat pendidikan, kepadatan penduduk dan ketimpangan pendapatan terhadap kriminalitas di Indonesia. J Kajian Ekonomi Pembangunan. 2019;1(3):759–68. Available from: https://doi.org/10.24036/jkep.v1i3.7703
Widjiyati N, Utami E, Pramono E. Sistem informasi geografis penyebaran pasien narkoba. J Teknologi Informasi. 2019;14(2):88–95. Available from: https://doi.org/10.35842/jtir.v14i2.292
Isnaini F, Pramudhiarta N. Geographic information system (GIS) for mapping of drug abuse using spatial correlation analysis in North Sumatra Province. Jurnal Pertahanan. 2020;6:416–28. Available from: http://jurnal.idu.ac.id/files/journals/16/articles/145/attachment/145-367-1-AT.pdf
Randa RB. Strategi komunikasi Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan dalam menyosialisasikan dampak narkoba terhadap pelajar di Kota Makassar. Jurnal Ilmu Komunikasi. 2019;8:75–88.
Faiza B, Mehmood H, Naz S, Naz S. Prevalence and determinants of substance abuse among slum dwellers in Islamabad-Pakistan. IJTMRPH. 2019;3(2):107–13. Available from: https://doi.org/10.21106/ijtmrph.85