Efektivitas Larutan Bawang Putih dalam Pengendalian Larva Aedes Agypti

Authors

  • muhammad ikhtiar
  • Sitti Patimah
  • Nur Fadhilah Rasyidi
  • Yusriani Yusriani
  • Hidayat Hidayat

DOI:

https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i3.6686

Keywords:

Bubuk abate, bawang putih, larva aedes agypti

Abstract

Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue menggunakan insektisida menimbulkan risiko resistensi pada nyamuk dan tidak ramah lingkungan, sehingga diperlukan metode alternatif pengendalian larva aedes agypti berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektifitas bubuk abate dan larutan bawang putih dalam membunuh larva nyamuk Aedes aegypti dengan berbagai macam konsentrasi, menggunakan design eksperimen murni dengan pendekatan Rancangan Acak Lengkap. Sampel penelitian adalah larva nyamuk Aedes aegypti stadium III dan IV dengan jumlah sampel sebanyak 25 ekor larva yang dimasukkan ke dalam bubuk abate dan larutan bawang putih dengan konsentrasi 20mg/100ml, 40mg/100ml, 60mg/100ml, 80mg/100ml dan 100mg/100ml. Observasi kematian larva dilakukan pada waktu 20 menit, 40 menit, 60 menit dan 24 jam. Kecepatan reaksi bubuk abate lebih cepat (40 menit) dibandingkan larutan bawang putih (24 jam). Jumlah kematian larva berbanding lurus dengan konsentrasi bubuk abate maupun bawang putih, kematian larva tertinggi pada waktu 24 jam. Berdasarkan uji Mann Whitney diperoleh tidak ada perbedaan yang signifikan antara bubuk abate dan larutan bawang putih dalam pengendalian larva aedes agypti pada konsentrasi 100 mg dalam waktu pengamatan 24 jam (p = 1.000). Disimpulkan bahwa bubuk abate dan larutan bawang putih pada konsentrasi 100 mg mempunyai efektifitas yang sama dalam pengendalian larva aedes agypti dalam waktu 24 jam.

References

Goyal M, Shinde L, Bayas R. Study of Chemical Composition and Larvicidal Efficacy of Secondary Metabolites from Aromatic Phytoextracts Against Dengue Vector: Aedes Aegypti (Linn) (Diptera:Culicidae). International Journal of Mosquito Research. 2019;6(1):26–33.

Sanyaolu A, Okorie C, Badaru O, Adetona K, et al. Global Epidemiology of Dengue Hemorrhagic Fever: An Update. Journal of Human Virolology & Retrovirology. 2017;5(6):1-7.

Kemenkes RI. Situasi Penyakit Demam Berdarah di Indonesia tahun 2017. Infodatin: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2018.

Shukla D, Wijayapala S & Vankar PS. Effective Mosquito Repellent from Plant Based Formulation. International Journal Mosquito Research. 2018;5(1):19–24.

Medona MR, Nirmala T. Larvicidal Activity of Five Different Plant Extracts Against Aedes Aegypti (Linn). International Journal of Research & Review. 2016;3(1):65–72.

Rochmat A, Bahiyah Z & Adiati F. Pengembangan Biolarvasida Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Berbahan Aktif Ekstrak Beluntas (Pluchea Indica Less.). Reaktor Chemical Engineering Journal. 2017;16(3):103–108.

Baker, B. P. & Grant JA. Garlic and Garlic Oil Profile. New York State: IPM Progr; 2018.

Muturi, EJ, Ramirez, JL, Zilkowski B, Flor-Weile LB. & Rooney AP. Ovicidal and Larvicidal Effects of Garlic and Asafoetida Essential Oils Against West Nile Virus Vectors. Journal Insect Science. 2018;18(2):1–6.

Martha E. Analisis Efektifitas Penghambat Pertumbuhan Larva Aedes Aegypti dengan Menggunakan Carcia Papaya Linnaeus. Jurnal Kreatif Industri. 2019;3(1):21–26.

Prastha K, Santjaka A. Efektivitas Larvasida Antara Abate, Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata Linn) dan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle Linn) terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti Instar 3 Tahun 2015. Buletin Kesehatan Lingkungan Masyarakat. 34(3):175–179.

Yulidar HZ. Kerusakan Larva Aedes Aegypti (Linn) Setelah Terpapar Temefos pada Fase Larva Instar 3 (L). Jurnal BUSKI. 2014;5(1):23–28.

Sasmiliati U, Pratiwi AD, Saktiawan LOA. Efektivitas Larutan Bawang Putih (Allium Sativum Linn) sebagai Larvasida terhadap Kematian Larva Aedes Agypti di Kota Kendari tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiwa Kesehatan Masyarakat. 2017;2(6):1–7.

Sumampouw SPM, Pijoh VD, Wahongan GJP. Pengaruh Larutan Bawang Putih (Allium Sativum) pada Larva Aedes spp di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal e-Biomedik. 2014;2(2):436–441.

Sulistyoningsih D, Santoso B, Sumanto D. Efektivitas larutan bawang putih dalam membunuh larva. Jurnal Kesehatan. 2009;2(2):38–44.

Susheela P, Radha R, & Padmapriyanga S. Evaluation of Larvicidal Action of Natural Extracts on Mosquito Larvae of Aedes Aegypti (Diptera: Culicidae). International Journal of Mosquito Research. 2016;3(6):26–30.

WHO. Monitoring and Managing Insecticide Resistance in Aedes Aegypti Mosquito Population Interim Guidance for Entomologis. Geneva; 2016.

Nadila I, Istiana, Wydiamala E. Aktivitas Larvasida Ekstrak Etanol Daun Binjai (Mangifera Caesia) terhadap Larva Aedes Aegypti. Berkala Kedokteran. 2017;13(1):61–68.

Downloads

Published

2019-09-07

Issue

Section

Articles