PENGEMBANGAN MULTI PURPOSE TREE SPECIES DAN INOVASI PRODUK BERBASIS CARBON DARI HASIL HUTAN SEBAGAI PRODUK KREATIF BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN

Authors

  • Andi Detti Yunianti Faculty of Forestry, Hasanuddin University
  • Suhasman Suhasman
  • Budirman Bachtiar Faculty of Forestry, Hasanuddin University
  • Ira Taskirawati Faculty of Forestry, Hasanuddin University
  • Agussalim Agussalim Faculty of Forestry, Hasanuddin University

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v2i2.2877

Keywords:

Pondok pesantren, sumberdaya lokal, produk karbon, lingkungan, enterpreunership

Abstract

Abstrak. Pondok pesantren adalah salah satu wadah pendidikan islam yang menggabungkan ilmu-ilmu keagamaan (islam) dan ilmu-ilmu sains dalam rangka menciptakan generasi yang tangguh serta tanggap dalam perubahan (Shohwatul Is’ad, 2015). Harapan dengan perubahan yang semakin cepat dan cenderung kepada perubahan yang negatif dapat teredam dengan melahirkan generasi robbani yang mampu menjadi panutan di masyarakat untuk lebih mengenal perintah dan larangan Allah SWT dan Rasulullah SWA. Pola pendidikan di pondok pesantren adalah model pendidikan boarding school dengan tujuan menghasilkan generasi muda yang berakhlak  mulia  sekaligus  menguasai  ilmu  pengetahuan  dan  teknologi serta mampu membangun kebersamaan diantara sesamanya. Pondok pesantren yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini, yaitu Pondok Pesantren Bukit Hidayah di Malino Kabupaten Gowa. Bentuk kegiatan yang kami lakukan adalah pembentukan karakter santri yang lebih peduli lingkungan dan berjiwa entrepreneurship. Pembentukan karakter seperti ini penting dikembangkan agar para santri tidak hanya  memiliki nilai lebih dari aspek penguasaan ilmu pengetahuan umum dan keagaamaan tetapi juga pada karakter dan identitas diri, daya kreativitas dalam menemukenali dan mengembangkan potensi sumberdaya yang ada di sekitarnya, serta mampu menghasilkan produk-produk yang bermanfaat sembari berlatih membangun sinergi dengan sesama santri. Untuk membantu membentuk karakter tersebut, maka kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan rangkaian   kegiatan   yang   meliputi;   1)   Pembelajaran dilapangan   untuk meningkatkan penguasaan  ilmu  pengetahuan mitra  mewujudkan pondok pesantren yang berbasis lingkungan, 2). Pelatihan mengembangkan tanaman multy purpose tree (MPTS) sebagai wujud kepedualian terhadap lingkungan sekeliling dan bernilai ekonomi dan 3) Pelatihan inovasi teknologi tepat guna yang sederhana dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan dan dikembangkan di pondok pesantren dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk menghasilkan produk-produk kreatif berbasis karbon. Pada akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, sekolah mitra diharapkan mampu mewujudkan dan mengaplikasikan pemanfaatan limbah dan sumber daya lokal dengan menggunakan teknologi sederhana sehingga dapat terwujud Pondok Pesantren yang berwawasan lingkungan. 

References

Agussalim, 1995. Pembuatan Briket Arang Kombinasi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Tempurung Kelapa Sawit. Laporan Hasil Penelitian Mahasiswa Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin.

Shohwatul Is’ad, 2015. http://www.shohwatulisad.sch.id /index. php?home=bp&id_p=213(Diakses tanggal 18 April 2015).

Downloads

Published

2018-10-08