TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENYARINGAN AIR DALAM UPAYA PENINGKATAN AKSES AIR BERSIH PADA MASYARAKAT DI DESA PEMULUTAN ULU OGAN ILIR

Authors

  • Imelda Gernauli Purba FKM Universitas Sriwijaya
  • Dini Arista Putri FKM Universitas Sriwijaya
  • Rafika Oktivaningrum FKM Universitas Sriwijaya
  • Muhammad Amin Arigo Saci FKM Universitas Sriwijaya
  • Dedi Muliyadi PDAM Tirta Musi Palembang

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.36437

Keywords:

Clean water, Filtration, Appropriate technology

Abstract

Most people in Pemulutan Ulu Village use river water as a source of clean water. However, the quality of river water used is still classified as unqualified because in general it has not been treated first. Based on this problem, community service aimed at increasing community knowledge and skills in treating river water into clean water that meets health requirements in Pemulutan Ulu Village is necessary. The method of service activities carried out is counseling/demonstration which consists of counseling about clean water and counseling on water treatment using appropriate technology. The target audience for this community service is the Pemulutan Ulu Village community aged adults (17-60 years) totaling 30 people in Pemulutan Ulu Village. The results of this service activity are that this counseling and mentoring can increase community knowledge about clean water, and how to process clean water from river water raw materials by filtering methods. There needs to be attention and support from the local government to socialize appropriate technology for water treatment in Pemulutan Ulu Village, especially river raw water sources. There needs to be cooperation with the community health center in socializing appropriate water filtration technology for the community.   ---   Masyarakat di Desa Pemulutan Ulu mayoritas menggunakan air sungai sebagai sumber air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci pakaian dan peralatan rumah tangga, serta air baku untuk air minum. Sebagian rumah tangga mengambil air sungai ke rumah melalui sistem perpipaan dan sebagian secara langsung melakukan aktivitasnya di sungai. Namun kualitas air sungai yang digunakan  masih tergolong tidak memenuhi syarat karena secara umum belum dilakukan pengolahan terlebih dahulu paling tidak dengan penyaringan sederhana. Berdasarkan permasalahan ini perlu dilakukan pengabdian yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah air sungai menjadi air bersih yang memenuhi syarat kesehatan di Desa Pemulutan Ulu. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan/peragaan yang terdiri dari penyuluhan tentang air bersih dan penyuluhan pengolahan air menggunakan teknologi tepat guna. Khalayak sasaran pada pengabdian ini adalah masyarakat Desa Pemulutan Ulu berusia dewasa (17-60 tahun) yang berjumlah 30 orang di Desa Pemulutan Ulu. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penyuluhan dan pendampingan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang air bersih, serta cara pengolahan air bersih dari bahan baku air sungai dengan metode penyaringan. Perlu adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah setempat untuk memasyarakatkan teknologi tepat guna pengolahan air di Desa Pemulutan Ulu, khususnya sumber air baku sungai. Perlu adanya kerjasama dengan pihak puskesmas dalam sosialisasi teknologi tepat guna penyaringan air bagi masyarakat.

References

BTKL & PP Kelas I Palembang. (2017). Pengolahan Air Sederhana.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2018.

Mangidi, U., Firihu, M. Z., Variani, V. I., Fahmiati, Oetama, D., Marhadi, M. A., Armid, & Permatahati, Y. I. (2024). Pendampingan Masyarakat: Rencana Pengunaan Sumber Daya Air Domestik untuk Industri di Mata Air Samaenre Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka. Panrita Abdi, 8(2), 403–409. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v8i2.24178

Oktavia, D., Pramadita, S., & Sulastri, A. (2020). Analisis hubungan Sanitasi Lingkungan dan Penyakit Diare di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak. Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis, 3(2), 1–10.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus per Aqua, Dan Pemandian Umum, (2017).

Purba, I. G., Sunarsih, E., & Trisnainy, I. (2020). The Relationship Between Personal Hygiene, Environmental Sanitation, and the Nutritional Status of Toddlers Age 12–59 Months in the Settlements Wetlands. 142–146. https://doi.org/10.2991/AHSR.K.200612.018

Putri, S. A., & Purba, I. G. (2020). Hubungan Sanitasi Dasar Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. https://repository.unsri.ac.id/50105/

Riski, A., Purnaini, R., & Kadaria, U. (2023). Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air Sungai Menjadi Air Bersih. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 442. https://doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.65742

Syahruddin, M.H., Amiruddin, Halide, H., Sakka, Paharuddin, & Arif, S. (2022). Pemanfaatan Teknologi Konservasi Air Tanah dan Penjernihan Air di Kelurahan Buntu Sugi Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Panrita Abdi, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, LP2M Universitas Hasanuddin, 6(4), 888–899. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v6i4.9453

Trisnaini, I., Purba, I. G., & Rosyada, A. (2021). Basic House Sanitation in Swamp Banks in Pemulutan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 64. https://doi.org/10.20473/jkl.v13i2.2021.64-71

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Purba, I. G., Putri, D. A., Oktivaningrum, R., Saci, M. A. A., & Dedi Muliyadi. (2025). TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENYARINGAN AIR DALAM UPAYA PENINGKATAN AKSES AIR BERSIH PADA MASYARAKAT DI DESA PEMULUTAN ULU OGAN ILIR. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(3), 520–529. https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.36437

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.