PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS SEDERHANA SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI DESA TAMBAKLEKOK

Authors

  • Adila Shabira Nurfaizah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Mochammad Alwi Hidayat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
  • Aisyah Mafazatin Nailiyah UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Ariyanti UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Selman Aryavimo Kurniawan UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Arif Wijaya UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.36490

Keywords:

Training, Simple Composting, Environmental Health, Tambaklekok Village

Abstract

Environmental health issues are a serious concern that cannot be ignored. The amount of accumulated waste continues to increase over time, in line with the expansion of human activities. According to data from the Ministry of the Environment in 2022, the total national waste stockpile reached 21.1 million tons, of which approximately 65.71% (13.9 million tons) was managed, while the remaining 34.29% (7.2 million tons) had not yet been optimally managed. To address this issue, Community Service Research (PKM) has been introduced as a solution to environmental health challenges, particularly waste management problems. The participatory action research method was used to analyze environmental health issues in Tambaklekok Village. Several stages of implementation were carried out, including: Data collection through observations and interviews, Implementation of Multiparty Deliberations or Focus Group Discussions (FGD), Training on Simple Household-Scale Composting, Conducting pre-tests and post-tests for training participants. The goal of this PKM initiative is to raise public awareness about environmental protection, provide references for effective waste management, and enhance environmental health knowledge and skills among the community in Tambaklekok Village. The results of the PKM program indicated a significant improvement in participants’ environmental health knowledge, with pre-test scores increasing from 4.85 to 9.69 in the post-test. This demonstrates that the PKM program, through Training on Simple Household-Scale Composting, has had a significant impact on enhancing knowledge and skills related to community environmental health in Tambaklekok Village.   ---   Isu kesehatan lingkungan menjadi permasalahan serius yang tidak bisa dihindari. Jumlah timbunan sampah dari waktu ke waktu kian meningkat searah dengan perkembangan aktivitas yang dilakukan manusia. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup pada tahun 2022 menyatakan bahwa jumlah timbunan sampah nasional mencapai 21,1 ton, sampah sekira 65,71% (13,9 juta ton) dapat terkelola, dan sisanya 34,295% (7,2 ton) belum terkelola dengan maksimal. Maka dari itu, penelitian berbasis Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini hadir sebagai solusi permasalahan kesehatan lingkungan terutama masalah sampah. Digunakan metode participatory action research untuk menganalisis isu kesehatan lingkungan di Desa Tambaklekok. Kemudian, dilakukan beberapa tahap pengabdian antara lain: (1) pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, (2) pelaksanaan Musyawarah Multipihak atau Focus Group Discussion (FGD), (3) Pelatihan Pembuatan Kompos Sederhana, hingga (4) pelaksanaan pre-test dan post-test kepada partisipan pelatihan. Tujuan dilaksanakannya PKM ini adalah untuk memantik kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, memberi referensi pengolahan sampah secara efektif, dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat akan pengolahan sampah demi peningkatan kesehatan lingkungan di Desa Tambaklekok. Dari PKM yang telah dilakukan, didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan lingkungan partisipan dari nilai pre-test 4.85 menjadi 9.69 saat post-test. Dengan demikian, PKM melalui Pelatihan Pembuatan Kompos Sederhana Skala Rumah Tangga memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait kesehatan lingkungan masyarakat di Desa Tambaklekok.

References

Fadilah, Lutfienzy, A., Kamil, F.E., Shalahuddin, Setiawan, I., Azizah, N., Hanifatul, M., Niffa, A., Rahmatus, S., & Fikri, K. (2019). Perubahan Pola Pikir Masyarakat tentang Sampah melalui Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik di Dusun Pondok, Kecamatan Gedangsari, Kab. Gunungkidul. Prosiding Konferensi Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 239–242.

https://sunankalijaga.org/prosiding/index.php/abdimas/article/view/201

Jumarianta. (2017). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Studi Penelitian di Desa Karang Intan Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar). As Siyasah, 2(2), 118–125.

https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/as.v2i2.1180

kemenkopmk. (2023). 7,2 Juta Ton Sampah di Indonesia Belum Terkelola Dengan Baik | Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kemenko Pmk.

https://www.kemenkopmk.go.id/72-juta-ton-sampah-di-indonesia-belum-terkelola-dengan-baik

Kurniawan, D. A., & Santoso, A. Z. (2020). Pengelolaan Sampah di daerah Sepatan Kabupaten Tangerang. ADIMAS: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 31–36.

https://doi.org/10.34306/adimas.v1i1.247

Muchsin, T., & Saliro, S. S. (2020). Peran Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Sampah Perspektif Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah. Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-Undangan Dan Pranata Sosial, 5(2), 72–90.

https://doi.org/10.22373/justisia.v5i2.8455

Ningsih, F., Harta, H., Yismie, Y., Hartati, D., & Gresya, M. (2023). Pengaruh Metode Focus Group Discussion Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Lansia. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1(3), 392–401.

https://doi.org/10.69693/ijim.v1i3.142

Purba, G., Putri, D. A., Januar, R., & Sari, I. P. (2023). Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu Masyarakat Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Assistence Integrated Waste Management for the Community in Tanjung Pering North Indralaya Regency. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 398–407.

https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v7i2.19161

Putriani, I., Malahayati, E. N., & Sholihah, M. (2022). Pengolahan sampah organik untuk mewujudkan budaya sekolah berwawasan lingkungan di SDN Kanigoro 03 kabupaten Blitar. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(4), 730–731.

https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v6i4.21328

Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model Participation Action Research dalam Pemberdayaan Masyarakat. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 06(01), 62–71.

http://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/AKSARA/index

Rapii, M., Majdi, M. Z., Zain, R., & Aini, Q. (2021). Pengelolaan Sampah Secara Terpadu Berbasis Lingkungan Masyarakat Di Desa Rumbuk. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 19(1), 13–22.

https://doi.org/10.33369/dr.v19i1.13201

Yuniarti, T., Nurhayati, I., Putri, A. P., & Fadhilah, N. (2020). Pengaruh Pengetahuan Kesehatan Lingkungan Terhadap Pembuangan Sampah Sembarangan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 78–82.

https://doi.org/10.52657/jik.v9i2.1233

Downloads

Published

2025-04-29

How to Cite

Nurfaizah, A. S., Hidayat, M. A., Nailiyah, A. M., Ariyanti, Kurniawan, S. A., & Wijaya, A. (2025). PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS SEDERHANA SKALA RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI DESA TAMBAKLEKOK. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(2), 353–363. https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.36490

Similar Articles

<< < 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.