EDUKASI KENALI DAN CEGAH BAHAYA RABIES PADA SISWA(I) SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN KATIMBANG, KECAMATAN BIRINGKANAYA, KOTA MAKASSAR

Authors

  • Maghfira Meyghafary Anhariza Dawa Universitas Hasanuddin
  • Dita Natasya
  • Muhamad Gilang Ramadhan Tunggeng
  • Nur Isra Nopianti
  • Pahdila Rezki Annisa
  • Nuurhidayat Jafar a:1:{s:5:"en_US";s:22:"Universitas Hasanuddin";}

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.40106

Keywords:

Education, Bites, Rabies

Abstract

Rabies is a zoonotic disease transmitted through the bite of an animal infected with the rabies virus. It occurs in more than 150 countries and causes nearly 55,000 deaths annually. Infections originating from dogs carry the highest risk, accounting for approximately 95% of rabies-related human fatalities. In Indonesia, rabies remains a critical public health concern due to its 100% case fatality rate. Observations in the Katimbang area revealed a high number of stray dogs, which increases the risk of rabies transmission. According to data from the Paccerakkang Health Center, there were 33 reported rabies cases in 2023. In response to this issue, an educational outreach program was developed to raise awareness about recognizing and preventing the dangers of rabies. The objective of the activity was to provide students with knowledge about rabies, its modes of transmission, and effective prevention strategies. The educational sessions were delivered through PowerPoint presentations, educational videos, and the administration of pre-tests and post-tests to assess learning outcomes. The activity was conducted at UPT SPF SD Negeri Paccerakkang and UPT SPF SD Nusa Harapan Permai, involving a total of 106 students from grades III, IV, V, and VI. The results indicated an increase in students’ knowledge after the educational intervention. It is expected that students will be able to apply the knowledge gained to prevent rabies transmission in their communities.   ---   Rabies merupakan penyakit zoonosis yang menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi rabies. Kasus rabies terjadi dilebih dari 150 negara dan menyebabkan ha mpir 55.000 orang meninggal. Virus rabies yang menginfeksi anjing lebih berisiko tinggi dalam menularkan rabies dan berpotensi menyebabkan 95% kematian pada manusia. Di Indonesia, rabies merupakan permasalahan kesehatan yang dipandang serius, karena telah menimbulkan tingkat kematian 100% pada setiap kasus. Berdasarkan observasi yang dilakukan di Kelurahan Katimbang terdapat banyak anjing liar yang berkeliaran dan  berpotensi menularkan rabies. Hasil wawancara dengan petugas Puskesmas Paccerakkang, pada Tahun 2023 terdapat 33 kasus rabies. Maka dari itu, dibentuklah program kerja mengenai edukasi kenali dan cegah bahaya rabies. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi mengenai rabies dan cara pencegahannya, serta pemahaman akan bahaya penyakit rabies. Metode yang digunakan yaitu penyampaian materi dengan presentasi menggunakan media power point, video edukasi, serta pemberian pre-test dan post-test. Kegiatan dilakukan di UPT SPF SD Negeri Paccerakkang dan UPT SPF SD Nusa Harapan Permai, dengan jumlah peserta 106 siswa(i) dari kelas III, IV, V dan VI. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai edukasi kenali dan cegah bahaya rabies. Dengan adanya peningkatan pengetahuan yang diperoleh dari siswa(i) setelah diberikannya edukasi diharapkan peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan sehingga dapat mencegah penularan penyakit rabies.

References

Dutta, T. K. (2016). Rabies: An overview. International Journal of Advanced Medical and Health Research, 2(1): 39-44.

DOI: 10.4103/2349-4220.147998

Foeh, N. D., Gelolodo, M. A., Toha, L., Laut, M., Sau, A., Baru, M., & Dede, M. (2024). Tanggap rabies tepat dan cepat pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(3), 638-646.

DOI: 10.33474/jp2m.v5i3.21885

Hidayati, F., Sudarnika, E., Latif, H., Lukman, D. W., Ridwan, Y., Zahid, A., & Wicaksono, A. (2019). Intervensi penyuluhan dengan metode ceramah dan buzz untuk peningkatkan pengetahuan dan sikap kader posyandu dalam pengendalian rabies di Kabupaten Sukabumi (in Bahasa). Jurnal Penyuluhan, 15, 65-74.

DOI: https://doi.org/10.25015/15201920979

Ichwan, M., Yuniar, N., & Erawan, P. E. M. (2016). Efektifitas Metode Permainan Edukatif PAPEDA terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan untuk Pencegahan Kejadian Diare pada Murid Kelas V SDN 14 Poasia di Kecamatan Poasia Kota Kendari Tahun 2016. Kendari: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo.

DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1233

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hingga April 2023 ada 11 Kasus Kematian Karena Rabies, Segera ke Faskes jika Digigit Anjing. [Internet]. [dapat diakses di https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230602/3343156/hingga-april-2023-ada-11-kasus-kematian-karena-rabies-segera-ke-faskes-jika-digigit-anjing/].

Maharani, S. A., Hilmi, I. L., & Salman, S. (2023). Efektivitas Vaksin Antirabies pada Manusia dan Cara Pemberantasan Kasus Rabies yang ada di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 473-479.

DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.7684314.

Murtini, Kassaming, Rustam, H. K., & Sudirman. (2022). Peninjauan Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Pencegahan Terhadap Penyakit Rabies di Soppeng. Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 12(2), 52–60.

DOI: https://doi.org/10.47701/infokes.v12i2.1972

Muzammil, W., Zahra, A., & Oktavia, Y. (2021). Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Biota Laut Dilindungi di Kepulauan Riau Melalui Media Buku Saku dan Video. Jurnal Panrita Abdi, 5(3), 356-364.

DOI: https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/11188/6852

Nugraha, E. Y., Batan, I. W., & Kardena, I. M. (2017). Sistem Pemeliharaan Anjing dan Tingkat Pemahaman Masyarakat terhadap Penyakit Rabies di Kabupaten Bangli, Bali. Jurnal Veteriner, 18(2), 274-282.

DOI: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2017.18.2.274

Pancar, F. M. M., Libriani, R., Yaddi, Y., Prasanjaya, P. N., Dhian, P., Qurniawati, Q. & Aprilia, T. (2023). Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Vaksinasi Rabies Hewan Kesayangan pada Hari Rabies Sedunia di Kota Kendari Menuju Indonesia Bebas Penyakit Rabies 2030. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(3), 845-850.

DOI: https://doi.org/10.54082/jamsi.757

Rismayanti, I. D. A., Sundayana, I. M., Antariksawan, I. W. Marthasari, N. K. P., & Astriani, N. M. D. Y. (2024). Pengabdian Masyarakat Tentang Bahaya Rabies Melalui Media Komunikasi Informasi Dan Edukasi Pada Masyarakat Desa Bungkulan Singaraja Bali. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 171-177.

DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i1.12527.

Sarimin, D. S., Wenas, G., Ransun, D., Rondonuwu, R. H. S., Pesak, E., & Dompas, R. (2022). Permainan Golden Dorce Ran sun Rabies Card untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak tentang Rabies. Jurnal Penelitian Kesehatan"SUARA FORIKES”, 13(1), 247-250.

DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf13147

Syahfitri, R. I. (2023). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Terhadap Pencegahan Penyakit Rabies. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(1), 49-53.

DOI: https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i1.310

Wicaksono, A., Ilyas, A. Z., Sudarnika, E., Lukman, D. W., & Ridwan, Y. (2018). Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pemilik Anjing Terkait Rabies di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jurnal Veteriner, 19(2), 230-241.

DOI: https://doi.org/10.19087/jveteriner.2018.19.2.230

Yousaf, M. Z., Ashfaq, U. A., Zia, S., Khan, M. R., & Khan, S. (2012). Rabies Moleculer Virology, Diagnosis, Prevention and Treatment. Virology Journal, 9(50), 1-5.

DOI: https://doi.org/10.1186/1743-422X-9-50

Yulianita, N. L. P., Adisanjaya, N. N., & Wasita, R. R. (2023). Pemetaan Faktor Risiko Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Pada Manusia Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Buleleng Pada Tahun 2021. Healthy Tadulako Journal, 9(1), 1-9.

DOI: http://repository.undhirabali.ac.id/2672

Downloads

Published

2025-07-30

How to Cite

Dawa, M. M. A. ., Dita Natasya, Muhamad Gilang Ramadhan Tunggeng, Nur Isra Nopianti, Pahdila Rezki Annisa, & Jafar, N. (2025). EDUKASI KENALI DAN CEGAH BAHAYA RABIES PADA SISWA(I) SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN KATIMBANG, KECAMATAN BIRINGKANAYA, KOTA MAKASSAR. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(3), 703–711. https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.40106

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.