KONSEP FLOATING FISH TERMINAL TENGAH LAUT UNTUK MENEKAN BIAYA OPERSIONAL NELAYAN

Penulis

  • Nur Hikma Universitas Hasanuddin

Abstrak

Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di perairan air laut maupun perairan air tawar. Tentu dalam melakukan aktfitas penagkapan ikan perlu adanya kapal yang digunakan sebagai alat mobiltas para nelayan. Nelayan memerlukan waktu yang cukup lama dan jarak yang jauh untuk sampai kelokasi tangkap, yang dilokasi tersebut terdapat banyak ikan, dan itu memerlukan bahan bakar yang cukup banyak untuk bisa memenuhi kebutuhan kapal, apalagi kapal harus pulang balik ke tempat awal untuk membawa ikan hasil tangkapan yang tentu juga memerlukan operasional yang tidakĀ  sedikit. Ditambah penyusutan stok (biomassa) ikan pelagis di laut akibat peningkatan kapasitas penangkapan yang tak terkontrol diduga menjadi sumber penyebab penurunan produktivitas nelayan yang berlangsung secara simultan sejak tahun 1995 yang berpengaruh terhadap jumlah tangkapan ikan para nelayan. Sehingga cukup merugikan untuk nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Studi Pustaka yang dilakukan dengan mencari referensi baik dari buku, internet, jurnal, dan rules mengenai proses perancangan bangunan terapung, konstruksi, kekuatan, metode perhitungan kekuatan memanjang dan melintang, dan lain lain. Oleh karena itu diperlukan pembangunan terminal ikan terapung yang ada ditengah laut yang di gunakan sebagai tempat singgah para nelayan dan juga digunakan untuk penampungan ikan sementara. Sehingga nelayan tidak lagi pulang kosong yang hanya membawa sedikit ikan dan membuat rugi para nelayan. Kata kunci: Nelayan, Terminal ikan terapung,ikan, penangkapan ikan, biayaoperasional.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-06-22

Terbitan

Bagian

Teknologi Kelautan