Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Tingginya angka kejadian DM kemungkinan terjadianya komplikasi juga akan besar, kondisi tersebut dapat menyebabkan berkurangnya usia harapan hidup penderita, kelumpuhan, dan meningkatkan beban ekonomi. Tujuan: untuk mengetahui faktor risiko kejadian komplikasi diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kota Makassar tahun 2022. Metode: Analitik observasional dengan desain studi case control. Pupulasi dalam penelitian ini seluruh pasien diabetes dengan komplikasi dan tanpa komplikasi yang terdaftar di RSUD Kota Makassar. Sampel berjumlah 140 responden dengan 70 responden untuk kelompok kasus dan 70 responden untuk kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan aplikasi Stata. Hasil: Jumlah responden yang berhasil diwawancarai pada penelitian ini yaitu 140 dari 152 responden. Pengumpulan data tersebut dilakukan dengan beberapa metode yaitu via telepon (75%), wawancara langsung di RS (24%), dan kunjungan rumah (1%).  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa lama menderita DM berisiko 7,1 kali mengalami komplikasi DM (OR=7,1; 95% CI 3,0-17,5); IMT kategori obesitas berisiko 3,9 kali mengalami komplikasi DM (OR=3,9; 95% CI 1,7-9,1); keteraturan kontrol gula darah berisiko 2,9 kali mengalami komplikasi DM (OR=2,9; 95% CI 1,3-6,5) dan kepatuhan pengobatan berisiko 2,3 kali mengalami komplikasi DM (OR=2,3; 95% CI 1,0-4,8). Kesimpulan: Lama Menderita, IMT Kategori obesitas, keteraturan kontrol gula darah, dan kepatuhan pengobatan merupakan faktor risiko kejadian komplikasi diabetes melitus. Bagi pasien diabetes maupun komplikasi diabetes diharapkan dapat menerapkan perilaku hidup sehat, jaga berat badan, teratur mengontrol gula darah, dan patuh terhadap pengobatan.

Keywords

Komplikasi DM faktor risiko kontrol gula darah kepatuhan pengobatan

Article Details

Author Biographies

Putri Apriyanti Ilman, Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Wahiduddin Wahiduddin, Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin.

Andi Selvi Yusnita Sari, Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Epidemiologi, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Ilman, P. A., Wahiduddin, W., & Sari, A. S. Y. (2023). FAKTOR RISIKO KEJADIAN KOMPLIKASI DM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MAKASSAR. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(2), 148–158. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i2.26347

References

  1. Nasruddin NI, Ali A, Tien, Aritrina P, Adellya, Tendean FHAL. Faktor Risiko Kejadian Ulkus Diabetik Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Kabupaten Muna. Arimaswati J Nurs Updat. 2022;13(4):301–9.
  2. Pangribowo S. Infodatin 2020 Diabetes Melitus. Kementerian Kes. 2020;1–10.
  3. Meilani N, Azis WOA, Saputra R. Faktor Resiko Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Poltekita J Ilmu Kesehat. 2022;15(4):346–54.
  4. Riskesdas. Laporan Provinsi Sulawesi Selatan Riskesdas 2018 [Internet]. Vol. 110, Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. 2018. 129 p. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3658
  5. Suardana IW, Mustika IW, Utami DAS. Hubungan Perilaku Pencegahan dengan Kejadian Komplikasi Akut pada Pasien Diabetes Melitus. JPPNI. 2019;04(01):51–8.
  6. Cheema S, Maisonneuve P, Zirie M, Jayyousi A, Alrouh H, Abraham A, et al. Risk factors for microvascular complications of diabetes in a high-risk middle east population. J Diabetes Res. 2018;2018:1–7.
  7. Anugrah C, Purwandari A, Wirjatmadi RB, Mahmudiono T, Masyarakat IK, Masyarakat K. Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia. Available from: https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/download/19970/22226. 2022; 6(3):262–71.
  8. Musyafirah D, Rismayanti, Ansar J. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi DM pada Penderita DM di RS Ibnu Sina. J Kesehat Masy. 2017;1–12.
  9. Nadyanti F, Himayani R, Putri GT, Yusran M. Hubungan Durasi Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kejadian Katarak di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2018. Essent Essence Sci Med J. 2019;17(1):1–4.
  10. Mildawati, Diani N, Wahid A. Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Lama Menderita Diabetes dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabateik. Caring Nurs J. 2019;3(2):31–7.
  11. Hidhayah DA, Kamal S, Hidayah N. Hubungan lama sakit dengan kejadian luka pada penderita Diabetes Melitus di Kabupaten Magelang tahun 2020. Borobudur Nurs Riview. 2021;1(1):1–11.
  12. Suyanto, Andreawan, Susanto. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian neuropati perifer diabetik. J Keperawatan dan Pemikir Ilm. 2016;2(6):1–7.
  13. Roza RL, Afriant R, Edward Z. Artikel Penelitian Faktor Risiko Terjadinya Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Mellitus yang Dirawat Jalan dan Inap di RSUP Dr . M . Djamil dan RSI Ibnu Sina Padang. J Kesehat Andalas. 2015;4(1):243–8.
  14. Yusnita, Djafar MHA, Tuharea R. Risiko Gejala Komplikasi Diabetes Melitus Tipw II di UPTD Diabetes Center Kota Ternate. Media Publ Promosi Kesehat Indones Indones J Heal Promot. 2021;4(1):60–73.
  15. Febrinasari RP, Sholikah TA, Pakha DN, Putra SE. Buku saku diabetes melitus untuk awam. 1st ed. Pebrinasari RP, editor. Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia: UNS (UNS Press); 2020. 1–79.
  16. Kadar H, Darah G, Gangguan D, Perifer N, Penderita P. Hubungan Kadar Gula Darah dengan Gangguan Neuropati Perifer Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. J Keperawatan Muhammadiyah. 2022;7(4):12–6.
  17. Prasetyani D. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Neuropati Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. J Kesehatan, Kebidanan, dan Keperawatan. 2019;12(1):40–9.
  18. Bunaiya P, Teuku T, Hajjul K. Determinan Faktor Risiko Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Besar. J Kesehat Cehadum. 2021;3(1):1–11.
  19. Rahmawati A. Pengaruh Keteraturan Berobat dan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Neuropati Diabetik Tipe 2. J Wiyata. 2019;6(2):80–7.
  20. Lathifah NL. Hubungan durasi penyakit dan kadar gula darah dengan keluhan subyektif penderita diabetes melitus. J Berk Epidemiol. 2017;5(2):231–9.
  21. Yulianti T, Anggraini L. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD Sukoharjo. Pharmacon J Farm Indones. 2020;17(2):110–20.
  22. Lilmawati, Wahiduddin, Rismayanti. Hasanuddin Journal of Public Health. Hasanuddin J Public Heal. 2022;3(3):235–46.

Similar Articles

<< < 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.