Main Article Content

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu merupakan akibat dari proses komplikasi dari tiga determinan utama yakni determinan dekat (gangguan obstetri), determinan antara (pelayanan kesehatan) dan determinan jauh (faktor sosial-demografi). Akumulasi dari ketiga determinan ini menghasilkan determinan utama yakni yang menjadi akar dari permasalahan kematian ibu adalah pelayanan Antenatal care (ANC). ANC merupakan salah satu pilar utama dalam mencapai tujuan SDGs dalam hal penurunan rasio kematian ibu. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan kejadian tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study yang berlangsung selama bulan Mei – Juni 2023 di Puskesmas Kaluku Bodoa. Populasi pada penelitian ini sebanyak 260 ibu hamil trimester 3 dengan sampel minimal sebanyak 130 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling, adapun uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil: hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan terkait tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC dengan nilai p=0,010 < 0,05. Selanjutnya terdapat hubungan pengetahuan dengan kunjungan ANC signifikan berdasarkan umur (tidak berisiko p=0,020), pendidikan (rendah p=0,014), paritas (multigravida p=0,033), jarak kehamilan (tidak berisiko p=0,008) dan keterpaparan media (kurang p=0,004). Adapun variabel kejadian tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC tidak berhubungan secara statistik baik berdasarkan umur, pendidikan, paritas, jarak kehamilan dan keterpaparan media. Kesimpulan: kunjungan ANC ibu hamil berhubungan secara statistik dengan pengetahuan terkait tanda bahaya kehamilan dan tidak berhubungan dengan kejadian tanda bahaya kehamilan.  Ibu hamil sebaiknya menambah wawasan terkait tanda bahaya kehamilan dan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan.

Keywords

Tanda Bahaya Kehamilan ANC paritas pengetahuan

Article Details

Author Biographies

Milka Murua, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Apik Indarty Moedjiono, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

A. Ummu Salmah, Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

Departemen Biostatistik/KKB, FKM Universitas Hasanuddin

How to Cite
Murua, M., Moedjiono, A. I., & Salmah, A. U. (2023). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEJADIAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN ANC IBU HAMIL. Hasanuddin Journal of Public Health, 4(2), 192–207. https://doi.org/10.30597/hjph.v4i2.27712

References

  1. WHO. Maternal Mortality Ratio (per 100 000 live births). World Health Organization. 2015.
  2. Susiana S. Angka Kematian Ibu : Faktor Penyebab dan Upaya Penanganannya. Info Singkat, Pus Penelit Badan Keahlian DPR RI. 2019;11(24):13–8.
  3. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2021. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2022.
  4. Darsini, Fahrurrozi, Cahyono EA. Pengatahuan ; Artikel Review. J Keperawatan. 2019;12(1):95-107.
  5. Rachmawati AI, Puspitasari RD, Cania E. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil. Majority. 2017;7(1):72–6.
  6. Kemenkes RI. Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir di Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.
  7. Dinkes Sulsel. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan; 2021.
  8. Amini A, Harahap AP. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Kunjungan ANC Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule. Midwifery J. 2019;2(2):21–3.
  9. Kurniasih E. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kepatuhan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Geneng Kabupaten Ngawi. J Chem Inf Model. 2020;
  10. Oktavia L. Kunjungan Antenatal Care (ANC) ditinjau dari Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan. J Aisyah J Ilmu Kesehat. 2018;3(1):95–100.
  11. Bancin DR, Sitorus F, Anita S. Hubungan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan dengan Kejadian Tanda Bahaya di Desa Tanjung Morawa A Deli Serdang. J Delima Harapan. 2022;9(1):1–5.
  12. Mahendra AD, Hidajaturrokhmah NY, Anggraeni S. Analisis Kepatuhan Antenatal Care (ANC) Terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan. J Ilm Ilmu Keperawatan Indones. 2019;9(4):673–80.
  13. Rini IN, Sriyono GH, Supriyadi B. Hubungan Frekuensi Kunjungan Antenatal Care K6 dengan Terjadinya Komplikasi Kehamilan. J Penelit Perawat Prof. 2022;5(3):1219–26.
  14. Fitrina YR, Kamil H, Agustina. Hubungan Ibu Hamil Risiko Tinggi Dengan Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care (ANC). J Aceh Med. 2020;4(2):150–61.
  15. Kusumastuti I. Hubungan Karakteristik Ibu, Paritas dan Sumber Informasi dengan Pengetahuan Ibu tentang Tanda Bahaya Kehamilan. J Ilm Kebidanan Indones. 2018;8(3):124–32.
  16. Budiart V, Putri R, Amelia CR. Hubungan Karakteristik Ibu dan Dukungan Suami dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. J Issues Midwifery. 2018;2(1):1–8.
  17. Nurmawati, Indrawati F. Cakupan Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil. Higeia J Public Heal Res Dev. 2018;2(1):113–24.
  18. Dinkes Sulsel. Renstra Perubahan. Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel; 2021. p. 1–182.
  19. Shamanewadi AN, Pavithra MB, Madhukumar S. Level of Awareness of Risk Factors and Danger Signs of Pregnancy Among Pregnant Women Attending Antenatal Care in PHC, Nandagudi. J Fam Med Prim Care. 2020;9(9):4717–22.
  20. Sulistyowati AN, Hakim R, Renate SE. Hubungan Pengetahuan tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Kepatuhan Ibu Hamil Melakukan Pemeriksaan ANC di Puskesmas Siriwini Kabupaten Nabire Tahun 2022. J Ilm Obs. 2022;14(4):111–7.
  21. Terefe N, Nigussie A, Tadele A. Prevalence of Obstetric Danger Signs during Pregnancy and Associated Factors among Mothers in Shashemene Rural District, South Ethiopia. Hindawi J Pregnancy. 2020;1–7.
  22. Pattiasina JA, De Lima FVI, Polpoke SUM. Hubungan Keteraturan Antenatal Care dengan Tingkat Kehamilan Risiko Tinggi pada Ibu Hamil di Dusun Kampung Baru, Desa Kawa. Molucca Medica. 2019;12(1):39–48.
  23. Pegiatarian C, Salmah AU, Sarake M. Studi Meta-Analisis: Determinan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasanuddin J Public Heal. 2021;2(3):228–37.

Similar Articles

<< < 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.