PERMINTAAN (DEMAND) MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN ASURANSI KESEHATAN DI PT. ASURANSI JIWA INHEALTH MAKASSAR

Authors

  • Muhammad Rizki Ashari
  • Nurhayani Nurhayani

DOI:

https://doi.org/10.30597/mkmi.v9i1.439

Keywords:

Permintaan, asuransi kesehatan

Abstract

Salah satu indikator pengembangan sistem asuransi kesehatan adalah jumlah atau proporsi tenaga kerja yang bekerja di sektor formal. Makassar mempunyai porsi tenaga kerja sektor formal yang cukup tinggi, yaitu di atas 70% dari semua tenaga kerja. Namun, cakupan atau kepesertaan masyarakat terhadap berbagai jaminan kesehatan masih sangat rendah, masyarakat (tenaga kerja) yang tercakup jaminan pembiayaan kesehatan hanya 11,35% yang sebagian besar tercakup dalam askes, kartu sehat, Jamsostek dan askes lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan permintaan (demand) masyarakat terhadap pemanfaatan asuransi kesehatan di PT. AsuransiJiwa InHealth. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel adalah karyawan PT. Catur Putra Harmonis sebanyak 95 responden yang ditentukan dengan simple random sampling. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan premi asuransi (p=0,020), tingkat pendapatan (p=0,000), besar kerugian finansial (p=0,022), persepsi terhadap risiko sakit (p=0,002), perilaku terhadap risiko sakit (p=0,025) dengan permintaan (demand) asuransi kesehatan di PT. Asuransi Jiwa InHealth. Kesimpulan dari penelitian bahwa ada hubungan antara premi asuransi, tingkat pendapatan, besar kerugian finansial, persepsi terhadap risiko sakit dan perilaku terhadap risiko sakit dengan permintaan (demand) asuransi di PT.Asuransi Jiwa InHealth.

References

Adisasmito W. Sistem Kesehatan. Jakarta: Rajagrafindo; 2010.

Pujiyanto. Strategi Pemasaran dalam Iklan. Malang: Universitas Negeri Malang; 2005.

LKPK. Program Sistem Penjaminan Biaya Pelayanan Medik Seharusnya Menjadi Fokus Kegiatan Depkes 5 Tahun Mendatang. Jakarta: Lembaga Kajian Pembangunan Kesehatan. 2009.

UUD 1945. Jaminan Sosial. Jakarta : Republik Indonesia

Bappenas. Deputi Bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. 2007.

Rabiah. Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Demand Masyarakat Terhadap Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2002.

Ahmad R. Analisis Permintaan Asuransi Kesehatan Oleh Peserta Asuransi Kesehatan PT. Asuransi Takaful Per-wakilan Makassar [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2007.

Inhealth. Media Inhealth. [online] 2011. [diakses 20 November 2011] di http://www. inhealth.co.id

Ashidiqi MFF. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Asuransi pada PT. Prudential Life Assurance [Skripsi]. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga; 2011.

Littik S. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Asuransi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2007;2(2):63-73.

Murti B. Dasar - Dasar Asuransi Kesehatan. Yogyakarta: Kanisius; 2000.

Hermawan A, Septiwi CAC. Analisis Faktorfaktor yang Berhubungan dengan Masyarakat Berobat di Puskesmas Kecamatan Buayan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. 2011;7(2).

Mukti AG. Mencari Alternatif Model Sistem Pembiayaan Kesehatan Berbasis Asuransi Kesehatan Sosial di Era Desentraslisasi. Manajemen Pelayanan Kesehatan. 2003;06(02):45-50.

Downloads

Published

2016-06-21

Issue

Section

Articles