Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Desa Enu Melalui Pelatihan Pembuatan Souvenir dari Batu Alam dan Kelapa

Authors

  • Sriyati Ramadhani Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • Ratnasari Ramlan Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako
  • Cici Rianty K Bidin Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.20956/pa.v10i2.47048

Keywords:

Community empowerment, tourism awareness group, natural stone souvenirs, coconut shell souvenirs, village tourism

Abstract

This Community Service Program was implemented in Enu Village, Sindue Subdistrict, Donggala Regency, with the objective of empowering the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) through training in souvenir production based on local resources, namely natural stone and coconut shells. The program was designed to enhance community technical skills in producing value-added products, strengthen Pokdarwis institutional management, and encourage social participation in the development of village-based tourism. A participatory approach was applied, encompassing program socialization, training in souvenir production skills, finishing and packaging techniques, simple marketing strategies, basic financial bookkeeping, as well as the preparation of standard operating procedures (SOPs) and organizational structures. The results indicate a significant improvement in Pokdarwis members’ ability to produce various types of simple souvenirs made from natural stone and coconut shells, including keychains, wall decorations, and table ornaments. From an institutional perspective, Pokdarwis has implemented basic bookkeeping practices, developed SOPs, and established an organizational structure as a foundation for more professional and sustainable group management. In terms of social outcomes, the program promoted active involvement of youth, women’s groups, and local micro, small, and medium enterprises (MSMEs), contributing to strengthened social cohesion and collective awareness in managing village potential. Overall, this PKM program successfully enhanced production capacity, reinforced Pokdarwis institutional management, and supported the development of an inclusive and competitive creative economy ecosystem based on village tourism as part of a sustainable rural development strategy.

Keywords: Community empowerment, tourism awareness group, natural stone souvenirs, coconut shell souvenirs, village tourism.

 

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Enu, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, dengan tujuan memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui pelatihan pembuatan souvenir berbasis potensi lokal berupa batu alam dan kelapa. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam menghasilkan produk bernilai tambah, memperkuat manajemen kelembagaan Pokdarwis, serta mendorong partisipasi sosial masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi program, pelatihan keterampilan produksi souvenir, teknik finishing dan pengemasan, strategi pemasaran sederhana, pembukuan usaha, serta penyusunan standar operasional prosedur (SOP) dan struktur organisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anggota Pokdarwis dalam memproduksi berbagai jenis souvenir sederhana berbahan batu alam dan kelapa, seperti gantungan kunci, hiasan dinding, dan pajangan meja. Dari aspek kelembagaan, Pokdarwis telah menerapkan pembukuan sederhana, menyusun SOP, serta membentuk struktur organisasi sebagai dasar pengelolaan kelompok yang lebih profesional dan berkelanjutan. Pada aspek sosial, program ini mendorong keterlibatan aktif pemuda, kelompok perempuan, dan pelaku UMKM lokal, yang berkontribusi pada penguatan kohesi sosial dan kesadaran kolektif dalam mengelola potensi desa. Secara keseluruhan, program PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat manajemen kelembagaan Pokdarwis, serta membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis desa wisata yang inklusif dan berdaya saing sebagai bagian dari strategi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Pemberdayaan masyarakat, pokdarwis, souvenir batu alam, souvenir kelapa, desa wisata.

References

Hadi, Z. J., Achban, Lestari, D. E., Pratama, D., Riskika, H., Susilowati, I., Fuady, M. T., Yunus, M., Nabilah, N.,Nurul, W.A., & Herianto, E. (2021). Pemberdayaan remaja milenial berbasis ekonomi kreatif melalui home industry kerajinan bambu. Panrita Abdi – Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(4), 669–680. DOI: https://doi.org/10.20956/pa.v5i4.12368

Hasibuan, P. R., & Ridwan, M. (2024). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Desa Wisata Punden Rejo, Kabupaten Deli Serdang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 3111–3117. DOI: https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16507

Mar’aini, M. (2019). Strategi optimalisasi pelaksanaan program LPMK dalam memberdayakan ekonomi masyarakat Kelurahan Binawidya Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 13(11). DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v13i11.1645

Putra, T. R. (2013). Peran Pokdarwis dalam pengembangan atraksi wisata di Desa Wisata Tembi, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 9(3), 225–235. DOI: https://doi.org/10.14710/pwk.v9i3.6522

Putri, A., & Hidayati, D. A. (2024). Peran Pokdarwis Teluk Kiluan dalam pengembangan desa ekowisata. Journal of Tourism and Creativity, 8(2), 198–204. DOI: https://doi.org/10.19184/jtc.v8i2.49348

Ramlan, R., Kamase, H. P., & Ramadhani, S. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Batu Alam di Desa Enu Pasca Bencana Tsunami untuk Meningkatkan Perekonomian Melalui Pelatihan Pembuatan Tegel Batu Alam. Panrita Abdi-Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 9(4), 847-857. DOI: https://doi.org/10.20956/pa.v9i4.42256

Rusyidi, B., & Fedryansah, M. (2018). Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 155–165. DOI: https://doi.org/10.24198/focus.v1i3.20490

Syahputra, M., & Suryaningsih. (2025). Peran Pokdarwis dalam pengembangan potensi desa wisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Resun. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(1), 31–40. DOI: https://doi.org/10.59025/1drje689

Waryatin, W., Wijarnako, B., Yuspi, L., & Fajar, W. N. (2025). Nilai-nilai kearifan lokal kuliner (studi fenomenologi transformasi makanan tradisional gembus, makna, serta eksistensinya sebagai sumber ekonomi masyarakat). Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(8), 7723–7738. DOI: https://doi.org/10.58344/locus.v4i8

Zalfa., Helmi., & Afandi, A. (2025). Strategi Optimalisasi Potensi Wisata Rawa Indah Almour Melalui Edukasi dan Kolaborasi Perangkat Desa, Bumdes, dan Pokdarwis. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(06), 3114-3130. URL: https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/1532

Downloads

Published

2026-05-02

How to Cite

Ramadhani, S., Ramlan, R., & Bidin, C. R. K. (2026). Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Desa Enu Melalui Pelatihan Pembuatan Souvenir dari Batu Alam dan Kelapa. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 10(2), 377–388. https://doi.org/10.20956/pa.v10i2.47048

Similar Articles

<< < 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.