RUSUN BERDAYA DAN BERAKSI: PEMBERDAYAAN IBU DALAM PEMBERIAN BEKAL GIZI SEIMBANG DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI RUSUN 23 ILIR KOTA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.20956/pa.v9i3.40284Keywords:
Stunting, Balanced nutrition, Fill my plate, Empowering mothers, FlatsAbstract
Stunting is a chronic nutritional issue that impedes children's growth and development and remains a significant public health challenge both globally and nationally. In Indonesia, efforts to reduce stunting have yet to meet the national targets set in the National Medium-Term Development Plan (RPJMN). To address this issue, effective interventions involving multiple stakeholders are essential. Given the vital role of mothers in maintaining child health, empowering them to prepare nutritious meals based on the "My Plate" concept (Isi Piringku) is a promising strategy. The community service program titled “Empowered and Proactive Public Housing” (Rusun Berdaya dan Beraksi) aimed to empower mothers in providing balanced nutrition to prevent stunting in children. The program included a series of activities such as educational sessions, interactive games, the development of informational pocket books, cooking demonstrations, balanced meal competitions, and dissemination of the program's outcomes through media articles and official booklets. These materials were shared with policymakers, including the Chairperson of the Palembang City PKK Team. The results indicated a significant improvement in mothers' knowledge and attitudes toward providing balanced nutrition, as evidenced by statistical analysis (p < 0.05). This community-based empowerment initiative proved effective in enhancing mothers’ awareness, knowledge, and practical skills in preparing nutritious meals for children, thereby contributing to stunting prevention efforts in the 23 Ilir Public Housing Complex, Palembang. --- Stunting merupakan masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak yang merupakan tantangan kesehatan masyarakat di tingkat global dan nasional. Upaya penanggulangan stunting di Indonesia belum dapat mencapai target penurunan stunting yang ditetapkan dalam RPJMN. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan intervensi efektif yang melibatkan berbagai pihak. Mengingat peran krusial ibu dalam menjaga kesehatan anak, pemberdayaan ibu dalam penyiapan makanan bergizi sesuai konsep Isi Piringku dapat menjadi sebuah strategi penting. Kegiatan pengabdian masyarakat "Rusun Berdaya dan Beraksi" bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu di rumah susun 23 Ilir Palembang dalam pemberian bekal gizi seimbang sesuai konsep Isi Piringku guna mencegah stunting pada anak. Kegiatan ini mencakup serangkaian kegiatan berupa edukasi, permainan, penyusunan buku saku, demo masak, lomba masak bekal gizi seimbang hingga diseminasi hasil kegiatan melalui artikel berita di media massa dan diseminasi buku hasil pengabdian kepada masyarakat ke pengambil kebijakan yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap positif ibu-ibu terhadap pemberian bekal gizi seimbang setelah mengikuti kegiatan ini. Peningkatan ini dibuktikan dengan hasil uji statistik yang signifikan (p<0,05) pada tingkat pengetahuan dan sikap ibu-ibu. Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan berbasis komunitas ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta kemampuan ibu-ibu dalam menyediakan makanan bergizi seimbang bagi anak dan turut berkontribusi pada upaya pencegahan stunting di rumah susun 23 Ilir Palembang.
References
Amirah, A., Harahap, J., & Ichwansyah, R. (2022). Situation Analysis as a Effort to Accelerate Stunting Reduction in Labuhan Batu Regency in 2022. Journal of Universal Community Empowerment Provision, 2(2), 31–38.
https://doi.org/10.55885/jucep.v2i2.141
Anggraini, Y., & Rachmawati, Y. (2021). Preventing Stunting in Children. Proceedings of the 5th International Conference on Early Childhood Education (ICECE 2020), 538, 203–206.
https://doi.org/10.2991/assehr.k.210322.044
Aprilina, H. D., Nurkhasanah, S., & Hisbulloh, L. (2021). Mother’s Nutritional Knowledge and Behavior to Stunting Prevalence Among Children Under Two Years Old: Case-Control. Bali Medical Journal, 10(3), 1211–1215.
https://doi.org/10.15562/bmj.v10i3.2868
BKPK Kemenkes. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4855/3/Buku%20Saku%20SSGI%202022%20rev%20270123%20OK.pdf
Hadiyanto. (2024). Edukasi Stunting dan Dampak Kesehatan Pada Anak Usia Dini Pada Orang Tua PAUD se-Kelurahan Cengkareng Barat. Panrita Abdi, 8, 567–573.
https://doi.org/https://doi.org/10.20956/pa.v8i3.26985
Huriah, T., & Hermawan, A. (2022). The Effect of Providing Early Childhood Education Program Integration to Prevent Stunting (PAUD-Incasting) Through Audiovisual Media for Improving Preschool Child Nutrition Status. Proceedings of the International Conference on Sustainable Innovation on Health Sciences and Nursing (ICOSI-HSN 2022), 150–157.
https://doi.org/10.2991/978-94-6463-070-1_19
Huriah, T., Lestari, A. A., Rahmawati, A., & Prasetyo, Y. B. (2021). The Integrated Intervention of Early Childhood Education and Stunting Prevention Program in Increasing Pre-School Age Children’s Food Intake. Bali Medical Journal, 10(3), 1329–1332.
https://doi.org/10.15562/bmj.v10i3.2914
Kemenkes. (2021). Rencana Aksi Intervensi Spesifik dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting. https://repository.kemkes.go.id/book/118
Kemenkes RI. (2019). Buku Panduan Untuk Siswa: Aksi Bergizi, Hidup Sehat Sejak Sekarang Untuk Remaja Kekinian. Kementerian Kesehatan RI.
https://www.unicef.org/indonesia/media/2806/file/aksi-bergizi-siswa-019.pdf
Margatot, D. I., & Huriah, T. (2021). The Effectiveness of Women Empowerment in Preventing Stunting in Children Aged 6-59 Months. Bali Medical Journal, 10(3), 1230–1234.
https://doi.org/10.15562/bmj.v10i3.2852
Muksin, M., Perwiraningrum, D. A., Amareta, D. I., & Purwoko, D. (2022). The Main Activities of Community-Based Maternal Empowerment for Stunting Recovery. Proceedings of the 2nd International Conference on Social Science, Humanity and Public Health (ICOSHIP 2021), 645, 291–295.
https://doi.org/10.2991/assehr.k.220207.051
Nadirawati, N., Suryaningsih, C., Bangun, A. V, & Rosa, R. D. D. (2023). Prevention and Intervention of Stunting in Indonesia: A Scoping Review. Journal of Scientific Health, 2(1), 14–28.
https://doi.org/10.56943/jsh.v2i1.219
Purbandini, N. (2023). Nutritional Supplementation for Pregnant Women to Prevent Stunting Among Children: A Scoping Review. Jurnal Aisyah Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 581–590.
https://doi.org/10.30604/jika.v8i2.1934
Ruminem, R., & Mayusef, M. S. (2022). Assessment of Stunting Status and Stunting Prevention Efforts in Toddlers in Penajam District, North Penajam Paser Regency. Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 949–955.
https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i2.1507
Sahdani, F., Isaura, E. R., & Sumarmi, S. (2021). Association Between Exclusive Breastfeeding Practice, Taburia Supplementation, and Stunting Prevalence Among Children Aged 24–60 Months in Sidotopo Wetan, Surabaya. Media Gizi Indonesia, 16(2), 175–181.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risa Nur Amalia, Najmah, Nur Alam Fajar, Ferenadia Apriliani, Putri Hervilanti, Riama Claudia Christine LG, Dwi Dianaulina, Devy Yuliantari, Jevin Anugrah Saputra, Ruth Evita Gloria LG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







