Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy dengan Volume ASI Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar

THE RELATIONSHIP BETWEEN BREASTFEEDING SELF-EFFICACY AND BREAST MILK VOLUME IN BREASTFEEDING MOTHERS IN THE GALESONG COASTAL AREA OF TAKALAR REGENCY

Authors

  • A. Siti Nurhalizah MS Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Veni Hadju Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Citrakesumasari Citrakesumasari Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar
  • Andi Tenri Ayu Rahman Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30597/jgmi.v15i1.50643

Abstract

Pendahuluan: Pemberian ASI eksklusif masih menjadi tantangan, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kepercayaan diri ibu dalam menyusui (breastfeeding self-efficacy). Rendahnya keyakinan ini dapat memengaruhi produksi dan pengeluaran ASI sehingga berdampak pada kecukupan asupan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara breastfeeding self-efficacy dengan volume ASI pada ibu menyusui di wilayah pesisir Galesong, Kabupaten Takalar. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan sebanyak 88 orang, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Breastfeeding self-efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) dan pengukuran volume ASI secara kuantitatif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (78,4%), berpendidikan SMA/sederajat (52,3%), dan tidak bekerja (89,8%). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki breastfeeding self-efficacy tinggi (64,8%) dengan rata-rata volume ASI 595,53±216,43 ml. Berdasarkan analisis bivariat, volume ASI meningkat seiring kategori self-efficacy (rendah: 309,28±79,93 ml; sedang: 494,22±209,17 ml; tinggi: 686,33±169,21 ml). Uji Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dan volume ASI (p<0,001; r=0,601).  Kesimpulan: Breastfeeding self-efficacy memiliki hubungan yang signifikan dengan volume ASI, sehingga diperlukan upaya peningkatan kepercayaan diri ibu melalui edukasi, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan guna meningkatkan keberhasilan pemberian ASI.

Kata kunci : Efikasi diri menyusui, produksi ASI, ibu menyusui

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

MS, A. S. N., Hadju, V., Citrakesumasari, C., & Ayu Rahman, A. T. (2026). Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy dengan Volume ASI Ibu Menyusui di Wilayah Pesisir Galesong Kabupaten Takalar: THE RELATIONSHIP BETWEEN BREASTFEEDING SELF-EFFICACY AND BREAST MILK VOLUME IN BREASTFEEDING MOTHERS IN THE GALESONG COASTAL AREA OF TAKALAR REGENCY. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition), 15(1). https://doi.org/10.30597/jgmi.v15i1.50643