ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL
ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL
DOI:
https://doi.org/10.30597/jgmi.v15i1.49246Abstract
Latar belakang. Tingginya prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia mendorong perlunya pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jawawut dan ikan kembung berpotensi dikembangkan menjadi tepung karena kandungan zat besi dan kalsium yang berperan dalam pencegahan anemia serta pembentukan tulang ibu dan janin. Tujuan. Menganalisis kandungan air, zat besi, dan kalsium pada tepung jawawut dan tepung ikan kembung untuk sebagai alternatif bahan makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Metode. Penelitian deskriptif analitik dengan dua sampel, yaitu tepung jawawut dan tepung ikan kembung. Kandungan air dianalisis menggunakan metode thermogravimetri, zat besi dengan spektrofotometri UV-Vis, dan kalsium dengan titrasi kompleksometri. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa Kandungan air tepung jawawut (7,44%) dan tepung ikan kembung (7,26%) berada di bawah batas maksimum SNI. Kandungan zat besi tepung jawawut (5,8 mg/100 g) memenuhi standar SNI, sedangkan tepung ikan kembung (4,3 mg/100 g) masih di bawah standar. Kandungan kalsium tepung jawawut (170 mg/100 g) dan tepung ikan kembung (450 mg/100 g) memenuhi ketentuan BPOM. Kesimpulan. Tepung jawawut dan tepung ikan kembung memiliki mutu penyimpanan yang baik dan kandungan kalsium sesuai standar. Tepung jawawut memenuhi standar zat besi, sedangkan tepung ikan kembung memerlukan perbaikan proses untuk meningkatkan kandungan zat besinya, sehingga keduanya berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bergizi bagi ibu hamil KEK.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

